URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [29/7/2019]
   
WAJIB TAQLID BAGI SELAIN MUJTAHID 
  Penulis: Pejuang Islam  [28/7/2019]
   
MANFAAT QISHAS DALAM ISLAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/7/2019]
   
BUKTI EMPAT MADZHAB BANYAK DIMINATI ULAMA SALAF 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/7/2019]
   
DALAM URUSAN MAKAN PUN DILARANG SOMBONG 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/7/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 21 Agustus 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 504 users
Total Pengunjung: 4544293 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
DOSA PENGANGGURAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/9/2016 ]
 
DOSA PENGANGGURAN

Luthfi Bashori

Shahabat Ibnu Masud  berkata, Nabi Musa AS melihat seorang lelaki sedang duduk di bayangan Arsy, maka Nabi Musa berkata, Ya Tuhanku, siapakah ini?

Allah menjawab, Ini hambaku, ia tidak dengki  terhadap orang-orang yang telah diberi karunia oleh Allah, ia berkata lembut kepada kedua orang tuanya, dan tidak berjalan melakukan namim (adu domba).

Nabi Musa melihat lelaki  itu bertanya, Ya Tuhanku, amalan apakah yang Engkau paling sukai untuk aku kerjakan?

Allah menjawab, Engkau ingat Aku dan tidak melupakan Aku.

Lelaki  itu bertanya lagi, Hamba-Mu yang mana paling baik amalanya?

Allah menjawab, orang yang lisanya tidak berdusta, hatinya tidak jahat, kemaluannya tidak berzina, dan ia seorang mukmin yang baik akhlaknya.

Orang itu bertanya lagi, Hamba-Mu  yang mana paling jelek amalanya?
 
Allah menjawab, Seorang durjana yang buruk akhlaknya, di waktu malam ia seperti bangkai (tidur tanpa henti) dan di waktu siang ia menjadi pengangguran.

Pengangguran adalah sifat yang buruk, bahkan para ulama salaf pun ikut berkomentar tentang buruknya peranagi pengangguran.

Diriwayatkan bahwa Sy. Umar bin Khatab RA pernah mengatakan:

إني لأرى الرجل فيعجبني، فأقول: له حرفة؟ فإن قالوا: لا؛ سقط من عيني

Sungguh kadang aku melihat seorang lelaki yang membuatku terkagum. Lalu aku tanyakan, Apa pekerjaannya? Jika mereka menjawab, Pengangguran. Orang itu langsung jatuh wibawanya di hadapanku. (Kanzul Ummal, no. 9858).

Dalam menyikapi pengangguran, ternyata Sy. Umar bin Khatthab ternyata tidak tinggal diam, bahkan beliau bisa murka jika menemukan para pengangguran, sebagaimana tersebut di atas, minimal beliau tidak simpatik jika bertemu para penganguran.

Demikian pula yang disampaikan shahabat yang lain, yaitu Sy. Ibnu Masud RA. Beliau mengatakan:

إني لأمقت أن أرى الرجل فارغا لا في عمل دنيا ولا آخرة

"Sungguh aku marah kepada orang yang nganggur, yang tidak melakukan amal dunia maupun amal akhirat". (HR. Thabrani dalam Mujam al-Kabir, 8539).
 

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
1.
Pengirim: faizin  - Kota: sby
Tanggal: 8/3/2015
 
subhanallah
semoga kita semua tidak menjadi orang yang pengangguran. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Aamiiiiin.

 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam