URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 23 Mei 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 180 users
Total Pengunjung: 4415866 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
AL-IMAM AHMAD BIN HANBAL SAJA MEMOHON KEBERKAHAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/9/2016 ]
 
AL-IMAM AHMAD BIN HANBAL SAJA MEMOHON KEBERKAHAN

 Luthfi Bashori


Biarkan saja anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Biarkan saja Wahhabi menggonggong, warga Sunni Asyari akan tetap saja eksis dengan amalannya. 

Warga Sunni Asyari adalah penganut Ahlus sunnah wal jamaah yang beraqidah Asyariyah-Maturidiyah, dengan pengamalan fiqih mengikuti 4 madzhab: Hanafi, Maliki, Syafii dan Hanbali, serta bertashawwuf mengikuti Imam Junaid Albaghdadi.

Sejatinya, semua amalan yang diajarkan oleh para ulama Sunni Asyari adalah berdasarkan dalil-dalil syari yang berlaku di kalangan para ulama Salaf, yang mana para ulama salaf itu pada hakikatnya telah melestarikan ajaran para Tabiin, ajaran para Shahabat yang otomatis berdasarkan ajaran baginda Rasulullah SAW.

Contohnya, warga Sunni Asyari menyakini adanya keberkahan pada beberapa peninggalan dari orang-orang shalih, terlebih jika peninggalan itu berasal dari baginda Rasulullahi SAW. Berbeda dengan kaum Wahhabi yang meningkari adanya keberkahan tersebut, bahkan menghukumi para pencari keberkahan itu sebagai pelaku syirik.

Padahal Syeikh Abdullah putra Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan:
Saya melihat ayah (Imam Ahmad bin Hanbal) mengambil sehelai rambut dari rambut Nabi SAW lalu meletakkan pada mulutnya seraya menciumi rambut tersebut. Saya pernah melihat ayah meletakkan rambut itu pada matanya, mencelupkan rambut tersebut ke dalam air dan meminumnya serta memohon kesembuhan dengannya. Saya juga lihat ayah mengambil mangkuk Nabi SAW lalu membasuhnya dalam sebuah wadah kemudian meminumnya. Saya lihat ayah juga minum air zam-zam guna memohon kesembuhan dengannya dan mengusapkannya pada kedua tangan dan wajahnya.

Imam Addzahabi berkata, Dimanakah orang yang ekstrem dan berani mengingkari amalan Imam Ahmad bin Hanbal, padahal telah terbukti bahwa Abdullah bertanya kepada ayahnya tentang orang yang menyentuh mimbar Nabi SAW dan menyentuh kamar Nabi SAW (Al-Hujrah Al-Nabawiyyah)? Lalu ayahnya menjawab, Saya menilai hal ini tak apa-apa.

Semoga Allah melindungi kita dan kalian dari pandangan kaum khawarij maupun tuduhan bidah. (Siyaru Alami Al-Nubalaa. Vol.11 hlm 212).

Catatan ini, tentunya hanyalah sekelumit dari apa yang diamalkan para ulama Salaf Ahlus sunnah wal jamaah, yang tidak dapat dipungkiri oleh siapapun, kecuali oleh golongan yang hatinya ditutup oleh Allah dari cahaya keberkahan.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
1.
Pengirim: Rabiatul  - Kota: Rantau kalsel
Tanggal: 14/3/2015
 
Benar.kami juga punya majelis ta,lim,yang guru kami mengajarkan seperti yang pengarang tulis. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Semoga bisa diamalkan oleh umat Islam, tanpa takut dituduh bid-ah atau syirik oleh kaum Wahhabi.

 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam