URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 23 Mei 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 3 users
Total Hari Ini: 178 users
Total Pengunjung: 4415863 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
DOSA YANG TIDAK MENCELA PELAKUNYA 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/9/2016 ]
 
DOSA YANG TIDAK MENCELA PELAKUNYA

Luthfi Bashori

Allah telah menerangkan dalam firman-Nya, bahwa hakikatnya jin dan manusia itu diciptakan hanyalah untuk menyembah kepad-Nya. Tentunya kewajiban manusia sebagai hamba yang diciptakan hanyalah untuk beribadah, maka sedetik saja seseorang itu melupakan ibadah kepada Allah, adalah termasuk perbuatan dosa.

Padahal, dalam kehidupan nyata apalagi di akhir zaman ini, siapa kiranya yang dapat mengisi kehidupannya hanya untuk beribadah kepada Allah? Adakah hati dan pikiran manusia di jaman sekarang yang lebih banyak ingat Allah dibanding ingat pekerjaan untuk kehidupan duniawi?

Bahkan di saat seseorang sedang melaksanakan shalat sekalipun, adakah di atara mereka yang benar-benar sejak takbiratul ihram hingga tahiyyatul akhir, yang secara sempurna melupakan urusan duniawi, dan hanya ingat kepada Allah?

Kalaupun ada, tentunya sangat jarang sekali terjadi, atau hanya ada satu dari sejuta orang.
Semacam inilah barangkali pertanyaan yang sering timbul pada setiap orang yang sadar terhadap pentingnya beribadah demi mempersiapkan dirinya untuk menghadap kepada Allah, namun hatinya masih sangat terikat dengan kehidupan duniawi.

Karena ternyata, dalam kehidupan nyata, kebanyakan manusia itu lebih dominan berbuat dosa dan lalai terhadap Allah, dari pada melaksanakan kewajibannya sebagai hamba yang dituntut terus menerus beribadah dan ingat kepada Allah.

Namun, bersyukurlah umat Islam yang memiliki Tuhan yang Maha Pemurah dan Penyayang, karena dengan sifat Pemurah-Nya, maka Allah berkenan mengampuni para hamba yang mempunyai keinginan selalu mendekatkan diri kepada-Nya, sekalipun jiwa mereka itu penuh berlumuran dosa.

Sebagaimana diriwayatkan bahwa shahabat Anas ibnu Malik RA berkata:
Rasulullah SAW Bersabda, Tidak seorang pun, kecuali ia mempunyai berbagi dosa dan kesalahan yang pernah ia lakukan. Barang siapa yang selalu berpikir positif dengan penuh keyakinan,  maka dosa-dosanya tidak akan menyebabkannya mendapat malapetaka.
Tanya para shahabat, Ya Rasulullah, bagaimana yang demikian itu?

Sabda Beliau SAW:  Setiap kali ia berbuat dosa, maka ia segera bertaubat dan menyesali dosa-dosanya, sehingga dosa-dosanya dihapuskan, dan ia akan dimasukkan ke dalam surga karena kemurahan Allah.

(Hadis di atas disebutkan oleh Imam Al-Amili dalam kitab Al-Mikhlah).



   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam