URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
BERHARAP KEBAIKAN DI DUNIA & AKHIRAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/6/2021]
   
USAHA BAIK SEORANG HAMBA  
  Penulis: Pejuang Islam  [6/6/2021]
   
MAU DIBANTU ATAU DILAKNAT ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [4/6/2021]
   
KIRIMAN ALLAH UNTUK PENGUASA 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/6/2021]
   
HUKUM MENGGAMBAR DALAM ISLAM  
  Penulis: Pejuang Islam  [2/6/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 24 Juni 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 85 users
Total Pengunjung: 5370746 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
ANTARA MAKAN DAN SHALAT 
Penulis: Pejuang Islam [ 10/3/2021 ]
 
ANTARA MAKAN DAN SHALAT

Luthfi Bashori


Setiap orang itu pasti memerlukan makan demi memenuhi kebutuhan perutnya. Di antara pengaruh perut yang kelaparan adalah tidak dapat berkonsentrasi dalam mengerjakan kewajiban-kewajibannya.

Ajaran Islam itu sangatlah luas cakupannya, hingga urusan perut lapar pun tidak luput dari pembahasannya dalam ajaran syariat. Terutama yang ada keterkaitannya dengan urusan ibadah kepada Allah terutama shalat.

Saat seseorang tidak berniat puasa, yang puasa itu sendiri adalah salah satu bentuk ibadah, maka urusan isi perut ternyata lebih diprioritaskan daripada mendahulukan ibadah shalat.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila waktu shalat didirikan, sedangkan makanan malam telah terhidang, maka makan malam-lah terlebih dahulu.”

Hadits ini adalah shahih yang diriwayat oleh Assyaikhain, Imam Bukhari dan Muslim.

Maksudnya, bilamana waktu shalat telah masuk, sedangkan menu makanan dan minuman juga telah dihidangkan, maka dianjurkan agar memulai dengan makan terlebih dahulu, kemudian barulah melaksanakan shalat.

Dianjurkan demikian ini, karena umumnya orang yang mengerjakan ibadah dalam keadaan perut lapar, akan menghilangkan konsentrasi ibadah, apalagi jika masakannya itu berbau sedap, hingga pikiran yang mencium aromanya akan terfokus kepada hidangan tersebut.

Namun, dalam Islam dianjurkan, agar di saat makan & minum dalam keadaan seperti itu, hendaknya diniatkan untuk persiapan beribadah dan taat keadaan-Nya. Agar saat makan itu tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam