URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
SYIRIK DOSA TAK TERAMPUKAN  
  Penulis: Pejuang Islam  [19/2/2021]
   
DANA HALAL vs DANA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/2/2021]
   
BENCANA YANG MENIMPA ORANG SHALIH 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/2/2021]
   
AROGAN & SOMBONG 
  Penulis: Pejuang Islam  [7/2/2021]
   
SINKRETISME `GADO-GADO` AGAMA 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/2/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 3 Maret 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 58 users
Total Pengunjung: 5274631 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
BENCANA YANG MENIMPA ORANG SHALIH 
Penulis: Pejuang Islam [ 13/2/2021 ]
 
BENCANA YANG MENIMPA ORANG SHALIH

Luthfi Bashori


Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia memberinya cobaan, agar Allah mendengar tadharru’nya (rintihan meminta kepada-Nya). Hadits Nabi (SAW) riwayat Imam Baihaqi melalui Sayyidina Abu Hurairah RA.

Dalam hadits ini, cobaan yang dimaksud adakalanya terjadi bencana alam seperti banjir, gempa, kebakaran atau musibah yang menimpa perorangan seperti kecelakaan lalu lintas, atau sakit yang tak kunjung sembuh, dan lain sebagainya, yang ternyata dapat membersihkan atau untuk meninggikan derajat hamba yang bersangkutan di hadapan Allah.

Bilamana Allah menyukai seorang hamba, maka Allah akan mengujinya dengan mendatangkan musibah, agar orang itu merintih dan mengadu kepada Allah. Karena Allah sangat senang mendengar rintian para hamba-Nya yang beriman, dan semakin sabar seseorang dalam menghadapi cobaan hidup, dan ia tidak mengeluh kepada siapapun selain hanya merintih kepada Allah, maka semakin sayang pula Allah terhadap orang tersebut.

Pengertian inilah sesuai dengan firman Allah yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan beritakanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengatakan, inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 155-157).

Bahkan seringkali terjadi adanya beberapa orang yang shalih ahli ibadah, tiba-tiba secara serentak meninggal dunia karena sama-sama terjangkit virus yang menular misalnya. Maka kejadian seperti itu, hakikatnya bahwa Allah merindukan bertemu dan berjumpa dengan para hamba-Nya yang shalih ahli ibadah itu, maka dipanggillah mereka dengan diberi sebab musibah yang menimpa mereka.

Berbeda dengan musibah yang melanda kaum kafir, munafiq dan fasiq ahli maksiat, maka karena kemurkaan Allah, lantas terhadap orang-orang tersebut dikirim bencana yang menyengsarakan, bahkan dapat mematikan agar Allah segera menyiksa mereka atas kedurhakaannya.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam