URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
MENDOAKAN ORANG TUA MENDATANGKAN REZEKI 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/3/2021]
   
ANTARA MAKAN DAN SHALAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/3/2021]
   
TIPS DICINTAI OLEH ALLAH & MANUSIA  
  Penulis: Pejuang Islam  [9/3/2021]
   
TERGESA ITU AJARAN SETAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/3/2021]
   
BENCANA ALAM AZAB ATAU UJIAN ? 
  Penulis:  [7/3/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Senin, 12 April 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 367 users
Total Pengunjung: 5308908 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
DUA GOLONGAN YANG DIMURKAI ALLAH 
Penulis: Pejuang Islam [ 30/1/2021 ]
 
DUA GOLONGAN YANG DIMURKAI ALLAH

Luthfi Bashori


Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Sayyidina Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dua macam orang yang kelak di hari Qiamat, Allah tidak mau memperhatikannya, yaitu orang yang memutuskan tali silaturrahim dan tetangga yang jahat. (HR. Ad-Dailami).

Maksudnya, Allah SWT tidak mau memberikan rahmat-Nya kepada kedua golongan ini dan Allah SWT murka terhadap keduanya.

Dalam hadits lain disebutkan bahwa Allah SWT berfirman, “Aku akan berhubungan dengan orang yang mau menghubungkanmu, dan memutuskan hubungan dengan orang yang memutuskanmu.” Demikianlah firman Allah SWT kepada orang yang ahli bersilaturrahmi. Dalam hadits lainnya disebutkan, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, maka hendaknya dia menyambung tali persaudaraan”.

Untuk pembahasan terkait tetangga yang jahat, maksudnya apabila ada orang yang berbuat jahat kepada tetangganya, berarti ia melanggar perintah Allah, dan barang siapa yang melanggar perintah Allah, maka di hari Qiamat kelak ia akan dijauhkan dari rahmat-Nya dan didekatkan pada siksaan-Nya.

St. Aisyah menceritakan, bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Malaikat Jibril senantiasa berwasiat kepadaku untuk berbuat baik kepada tetangga, sampai-sampai aku menyangka bahwa Malaikat Jibril akan menuliskan atau menetapkan warisan bagi tetangga.” (HR. Bukhari no. 6.014 dan Muslim no. 2.624).

Padahal umat Islam tentu sudah tahu jika tetangga itu bukanlah ahli waris bagi seseorang yang wafat. Maksudnya, jika ada orang kampung yang  meninggal dunia, maka sedekat apapun hubungannya dengan  tetangga kanan- kirinya,  namun tetap saja para tetangga itu tidak dapat bagian harta waris dari si mayit.

Akan tetapi, karena sedemikian seringnya Malaikat Jibril mewasiatkan kepada Rasulullah SAW untuk berbuat baik kepada tetangga, sampai-sampai Rasulullah pernah menyangka bahwa tetangga itu memiliki jatah bagian harta waris dari si mayit..

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam