URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
SYIRIK DOSA TAK TERAMPUKAN  
  Penulis: Pejuang Islam  [19/2/2021]
   
DANA HALAL vs DANA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/2/2021]
   
BENCANA YANG MENIMPA ORANG SHALIH 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/2/2021]
   
AROGAN & SOMBONG 
  Penulis: Pejuang Islam  [7/2/2021]
   
SINKRETISME `GADO-GADO` AGAMA 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/2/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 3 Maret 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 6 users
Total Hari Ini: 106 users
Total Pengunjung: 5274694 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
YANG BODOH MENENTANG ALLAH 
Penulis: Pejuang Islam [ 28/1/2021 ]
 
YANG BODOH MENENTANG ALLAH

Luthfi Bashori


Dari Sayyidina Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Hai Ibnu Adam, taatlah kepada Rabbmu, maka kalian termasuk orang berakal, dan janganlah mendurhakai-Nya karena kalian akan dinamai sebaagai seorang jahil (bodoh).”  (HR. Abu Na’im).

Orang yang taat kepada Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya, dinamakan sebagai orang berakal (pandai). Sedangkan orang yang durhaka kepada-Nya, dinamakan sebagai orang jahil (bodoh), karena durhaka kepada Allah akan menyebabkan kebinasaan, dan hanya orang yang bodoh yang yang mau menjerumuskan dirinya ke dalam kebinasaan.

Di antara bentuk menentang Allah itu, saat ini sering diperagakan oleh kalangan islamophobia (anti Islam). Entah itu dari kalangan orang-orang kafir musuh Islam, seperti yang sering terjadi di negera-negara barat, maupun dari kalangan umat Islam sendiri, yaitu orang yang beridentitas Islam, namun  memusuhi Islam dan umat Islam, seperti merasa khawatir dan ketakutan yang berlebihan jika Islam semakin berkembang di dunia, hingga kalangan ini merasa jatuh iba terhadap keberadaan orang-orang kafir yang akan semakin termarginalkan menurut prasangka mereka.

Islamophobia model yang terakhir ini, yaitu mereka yang ber-KTP Islam tapi anti terhadap Islam, dan tidak menghendaki Islam itu berkembangan di dunia. Kelompok ini sudah banyak terjadi di tanah air. Bahkan tak jarang mereka secara vulgar memusuhi eksistensi umat Islam yang ingin berpegang teguh terhadap ajaran agamanya, dan tidak malu-malu secara terang-terangan membela kepentingan kaum kafir demi melestarikan kekafiran tersebut.

Kalangan Islamophobia seringkali terlalu berlebih-lebihan dalam menyikapi keberadaan dan kepentingan umat Islam, hingga merasa ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan serta tidak terbukti sama sekali, seperti kerap memberi stigma negatif terhadap umat Islam dengan tuduhan radikal, ekstrem, teroris dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan hanya dengan mengada-ada saja.

Kalangan Islamophobia umumnya hanya berdasarkan asumsi dangkal semata, lantas sudah berani menilai hakikat Islam dan umat Islam, hingga argumentasinya sangat mudah dipatahkan. Namun jika mereka kalah dalam berargumentasi, niscaya tidak akan segan-segan untuk melancarkan serangan fisik, karena ketidakmampuannya dalam menutupi kebohongan demi kebohongan yang mereka lakukan terhadap umat Islam.

Kalangan Islamophobia ini jika ditimbang-timbang dari kaca mata hadits Nabi SAW di atas, maka mereka adalah tergolong orang-orang yang jahil alias bodoh.   

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam