URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
GARIS LURUS vs GARIS BENGKOK 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/1/2021]
   
SEDEKAH JASA 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/1/2021]
   
BENCANA UMAT YANG TERBESAR  
  Penulis: Pejuang Islam  [10/1/2021]
   
BODOH ITU BAHAYA (1) 
  Penulis: Pejuang Islam  [8/1/2021]
   
BODOH ITU BAHAYA (2) 
  Penulis: Pejuang Islam  [4/1/2021]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 28 Januari 2021
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 110 users
Total Pengunjung: 5249879 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
NONGKRONG & CANGKRUAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 6/12/2020 ]
 
NONGKRONG & CANGKRUAN

Luthfi Bashori


Bagi siapa saja yang ingin ikut nongkrong-nongkrong bersama dengan kawan-kawan sejawat, maka perlu sekali untuk mengetahui apa pesan Rasulullah SAW terkait dengan dunia cangkruan.

Sebagaimana shahabat Abu Hurairah RA mengemukakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tiada suatu kaum yang duduk pada suatu majelis (pertemuan) dengan tanpa mengingat Allah dan tidak membaca shalawat untuk Nabi SAW, melainkan mereka pasti jauh dari rahmat. Jika Tuhan berkehendak, maka Dia akan mengadzab mereka, sebaliknya, apabila Tuhan mengehendaki, maka mereka akan diampuni oleh-Nya.” (HR. Imam Tirmidzi).

Ternyata ikut kongkow-kongkow itu ada resiko yang seringkali tidak disadari oleh umat Islam. Karena ngobrol bersama kawan-kawan yang rasanya sangat menyenangkan, ada akibat yang kelak harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah.

Jika yang diobrolkan saat nongkrong itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan urusan agama, apalagi jika ada unsur kemaksiatan, maka Allah kelak akan menyiksa para pelakunya, walaupun tetap ada harapan jika bernasib baik, maka mudah-muhan saja Allah berkehendak untuk mengampuni mereka.  

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa duduk pada suatu majelis yang tiada melakukan dzikir kepada Allah, maka ia akan mendapat ancaman dari Allah, dan seseorang yang pergi ke suatu tempat yang tiada dilakukan dzikir di tempat itu, niscaya orang itu akan mendapat ancaman dari Allah.” (HR. Imam Abu Dawud).

Apalagi jika dalam tongkrongannya itu dipenuhi dengan unsur kemaksiatan, baik itu maksiat fisik seperti minum miras, mengganggu pihak lain, bermulut jorok dan usil, atau maksiat aqidah seperti ikut menghadiri kongkow-kongkow yang diadakan oleh kalangan orang kafir, yang dalam acaranya itu terdapat ritual agama lain.  

Tentu cangkruan yang demikian ini sangat beresiko untuk disiksa oleh Allah kelak di hari pembalasan. Karena itu umat Islam hendaklah selalu berhati-hati serta pandai-pandailah jika ingin mengadakan atau menghadiri suatu perkumpulan, agar selamat dari siksa Allah SWT.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2021 Oleh Pejuang Islam