URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
MERAJUT PERSAUDARAAN YANG DIKOYAK POLITIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/10/2020]
   
KERJA KERJA KERJA IBLIS 
  Penulis: Pejuang Islam  [7/10/2020]
   
KELEBIHAN vs KEKURANGAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/10/2020]
   
CARA ALLAH MENCINTAI HAMBANYA  
  Penulis: Pejuang Islam  [4/10/2020]
   
ALIM, BERHATI BERSIH VS BERHATI KOTOR 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/10/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 21 Oktober 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 7 users
Total Hari Ini: 85 users
Total Pengunjung: 5164400 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
BERATNYA DOSA MINUM ARAK 
Penulis: Pejuang Islam [ 11/10/2020 ]
 
BERATNYA DOSA MINUM ARAK

Luthfi Bashori


Arak, Miras, Narkoba, Khamer, Ganja dan yang sejenisnya termasuk induk  dari semua kejahatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan, jika seorang lelaki itu mabuk berat karena mengkonsumsi arak, bisa saja ia dalam keadaan tidak sadar lantas memperkosa ibu kandungnya, atau orang-orang wanita dari kalangan keluarganya. Betapa nista perbuatannya itu. Karena itu pula Rasulullah SAW mengistilahkan arak itu dengan Ummul Khabaits (induk dari segala kejahatan).

Sy. Abdullah bin Amr meriwayatkan, bahwa Nabi SAW bersabda, "Arak adalah induk dari segala kejahatan, barang siapa meminumnya, maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari, apabila ia mati sementara ada arak di dalam perutnya, maka ia mati sebagaimana matinya orang Jahiliyyah.” (HR ath-Thabrani).
Disebutkan dalam suatu riwayat, “Tidaklah seorang hamba membelanjakan satu dirham untuk membeli arak, melainkan Allah Tabaraka wa Ta’ala mencabut dari rezekinya 70 dirham. Allah menjadikan setiap dirham yang dibelanjakannya untuk membeli arak, rantai di lehernya dari api jahanam dan menjadikannya seekor ular yang memakannya di dalam kuburnya hingga Hari Qiamat.

Apabila ia keluar dari kuburnya, keluar pula ular itu bersamanya. Maka ular itu tidak meninggalkannya hingga melemparkannya ke dalam neraka jahanam. Lebih besar dari ini ialah peminum arak tidak di tulis baginya satu kebaikan oleh malaikat di sebelah kanan dan Allah tidak melihat kepadanya.

Akan tetapi hanya malaikat di sebelah kiri yang mencatat dosanya. Karena pokok dari semua ibadah adalah shalat. Kebaikan seseorang diterima hingga diterima shalatnya , sedangkan peminum arak tidak diterima shalatnya.

Apabila ia bertaubat, Allah menerima taubatnya dan mengahapus dari lembaran catatan amalnya setiap dosa yang dikarenakannya ketika ia meminum arak dan menulis baginya setiap kebaikan yang dikerjakannya dan dulunya tidak diterima. Allah SWT menetapkan kebaikan itu. Apabila ia mati pada saat itu, maka ia mati dalam keadaan tidak berdosa.”

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam