URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
ALANGKAH BAHAGIA MASUK SURGA (2) 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/9/2020]
   
ALANGKAH BAHAGIA MASUK SURGA (1) 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/9/2020]
   
MUSUH-MUSUH ASWAJA YANG HARUS DIWASPADAI 
  Penulis: Pejuang Islam  [6/9/2020]
   
MAYORITAS MUSLIM INDONESIA BERMADZHAB SYAFI`I 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/9/2020]
   
MENJARING PAHALA DENGAN RAGA 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/9/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 27 September 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 299 users
Total Pengunjung: 5142448 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MENJARING PAHALA DENGAN RAGA 
Penulis: Pejuang Islam [ 1/9/2020 ]
 
MENJARING PAHALA DENGAN RAGA

Luthfi Bashori


Raga atau badan atau tubuh atau jasmani atau jasad manusia itu dapat difungsikan oleh setiap orang semasa hidup di dunia, terutama sebagai wasilah atau perantara dalam mengumpulkan pundi-pundi pahala, yaitu dengan cara memperbanyak amal shaleh melalui gerakan dan aktifitas tubuhnya.

Contohnya, orang yang sehat jasmani, tidak akan mendapatkan pahala shalat, jika badannya tidak dipergunakan untuk berdiri bertakbiratul ihram, rukuk, sujud dan seluruh gerakan shalat yang lazim disebut sebagai rukun fi’li (rukun perbuatan secara fisik).

Karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk terus memperbanyak amal kebaikan yang melibatkan jasadnya, seperti membaca Alquran, menghafal hadits, hadir majelis ta’lim, membersihkan kotoran di tempat ibadah, menyalurkan sedekah dengan tangannya, berinfaq dengan hartanya, mewaqafkan tanah dan menyerahkannya untuk tempat ibadah, dan masih banyak sekali jenis ibadah badaniyah lainnya.  

Imam Al-Ghazali berkata, “Badan manusia itu ibarat jaring untuk dirinya. Seseorang itu dapat menghasilkan amal-amal shaleh dengan badannya. Apabila orang tersebut mendapatkan kebaikan kemudian mati, maka itu sudah cukup baginya dan tidak memerlukan jaring sesudahnya, yaitu badan yang ditinggalkannya saat mati. Tidak diragukan lagi bahwa saat orang itu mati, maka terputuslah nafsunya dari kehidupan dunia, dan jiwanya lebih menyukai amal shaleh, karena menjadi bekalnya di dalam kubur. Apabila amal itu menyertainya, ia merasa cukup dengannya. Tapi, jika amal shalehnya tidak menyertai dirinya, maka orang itu akan minta hidup kembali ke dunia agar dapat (menambah) dan menjadikan amal shalehnya sebagai bekal di alam kubur. Sayangnya hal itu terjadi setelah jaringnya diambil. Maka dikatakan: Mustahil, waktunya sudah lewat. Maka ia tetap menyesal atas kelalaiannya.”

Sayangilah tubuh ini, peliharalah sebaik mungkin, dan perbanyaklah mempergunakannya untuk amal kebaikan, demi mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, agar kelak tidak menyesal saat tubuh telah merengang nyawa.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam