URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
ALANGKAH BAHAGIA MASUK SURGA (2) 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/9/2020]
   
ALANGKAH BAHAGIA MASUK SURGA (1) 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/9/2020]
   
MUSUH-MUSUH ASWAJA YANG HARUS DIWASPADAI 
  Penulis: Pejuang Islam  [6/9/2020]
   
MAYORITAS MUSLIM INDONESIA BERMADZHAB SYAFI`I 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/9/2020]
   
MENJARING PAHALA DENGAN RAGA 
  Penulis: Pejuang Islam  [1/9/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Jumat, 25 September 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 256 users
Total Pengunjung: 5140589 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
GEGARA RUU HIP RAWAN GEMPA DAHSYAT AGAMA  
Penulis: Pejuang Islam [ 28/6/2020 ]
 
GEGARA RUU HIP RAWAN GEMPA DAHSYAT AGAMA

Luthfi Bashori


Imam Ibnu Abi Dunya menerangkan bahwa Syah Syuriah berkata, “Aku kadang terkena musibah kecelakaan, dan ketika aku tertimpa musibah itu, aku malah bersyukur kepada Allah empat kali.
- Pertama, aku bersyukur karena hanya sedemikian itu musibah yang aku alami, padahal Allah mampu menimpakan musibah yang jauh lebih besar.
- Kedua, aku bersyukur karena diberi oleh Allah kesabaran.
- Ketiga, aku diilhami oleh Allah bisa mengucap Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun sehingga aku dapat pahala.
- Keempat, aku bersyukur kepada Allah karena musibahnya bukan masalah agama dan keyakinan."

Di antara musibah yang terbesar bagi seseorang adalah musibah dalam agamanya. Musibah ini adalah musibah dunia dan akhirat yang terbesar, kerugiannya juga sangat besar, sedikit pun tidak ada keuntungan sama sekali.

Apa itu musibah agama? Yaitu hilangnya keimanan kepada Allah atau sesatnya keyakinan dan lunturnya keislaman.

Jadi, jika RUU HIP disahkan, maka Indonesia bakal terkena musibah yang terbesar, karena adanya RUU HIP ini sangat rawan membangkitkan lagi Komunisme di tengah masyarakat. Padahal musibah komunisme itu adalah musibah agama. Karena Komunisme itu sendiri adalah aliran anti agama dan anti Tuhan.

Belum lagi Komunisme di Indonesia, yang pernah mengelompok dalam sebuah partai, yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI), tercatat dalam sejarah sebagai kelompok pengkhianat bangsa. Maka kebangkitan PKI sama halnya dengan kebangkitan para pengkhianat bangsa.

PKI itu sendiri adalah partai terlarang di Indonesia lewat Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 Tahun 1966:

“PEMBUBARAN PARTAI KOMUNIS INDONESIA, PERNYATAAN SEBAGAI ORGANISASI TERLARANG DISELURUH WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA BAGI PARTAI KOMUNIS INDONESIA DAN LARANGAN SETIAP KEGIATAN UNTUK MENYEBARKAN ATAU MENGEMBANGKAN FAHAM ATAU AJARAN KOMUNIS/MARXISME-LENINISME.”

Ketetapan inilah yang oleh oknum PKI, dari masa ke masa sering diotak-atik, bahkan sudah berkali-kali diupayakan agar dicabut dari undang-undang negara, entah itu lewat lembaga DRP/MPR, atau lewat lembaga kepresidenan. Namun, Alhamdulillah bangsa Indonesia terutama umat Islam tetap waspada, dan selalu bergejolak bila mana ada tangan-tangan jahat yang akan berkhianat untuk mencabut atau menghapus larangan PKI dari undang-undang negara.



   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam