URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
RESPON ALLAH LEBIH CEPAT DARI AMAL KITA 
  Penulis: Pejuang Islam  [15/10/2020]
   
ILMU AGAMA ITU SANGAT KOMPLIT & UNIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/10/2020]
   
BERATNYA DOSA MINUM ARAK 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/10/2020]
   
MERAJUT PERSAUDARAAN YANG DIKOYAK POLITIK 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/10/2020]
   
KERJA KERJA KERJA IBLIS 
  Penulis: Pejuang Islam  [7/10/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Jumat, 30 Oktober 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 3 users
Total Hari Ini: 132 users
Total Pengunjung: 5174069 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
BAHAYA LATEN KOMUNIS 
Penulis: Pejuang Islam [ 20/5/2020 ]
 
BAHAYA LATEN KOMUNIS

Taushiah: KH. Luthfi Bahsori
Transkrip video: Rizal Affandi

Umat Islam Indonesia tentunya harus selalu waspada, terhadap kemungkinan munculnya kembali bahaya laten komunis.

Terutama dengan adanya upaya-upaya untuk mencabut TAP MPRS tahun 1966, tentang pernyataan Partai Komunis sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah Indonesia.

Apalagi sekarang ini banyak warga asing dari negara Komunis China Tiongkok, sudah banyak yang masuk di Indonesia.

Ini bahaya sekali. Jangan-jangan dengan masuknya orang-orang China Tiongkok ini, walaupun dengan alasan, bekerja @ berdagang ataupun yang lain-lain, tour, jadi turis... Ini bisa-bisa kambuh lagi komunisme yang ada di Indonesia, dan hal itu tidak menutup kemungkinan. Makanya kita harus waspada.

Demikian juga pentingnya ada pelarangan penyebaran paham seperti Komunisme, Marxisme dan Lenimisme,

Umat Islam wajib menentang upaya-upaya pencabutan Tap MPR terkait komunisme tersebut, dari manapun datangnya tanpa harus memperdulikan apapun resikonya.

Kita umat Islam yang ada di Indonesia khususnya harus waspada, harus berani menolak kalau ada kemungkinan-kemungkinan bahaya laten Komunis akan timbul lagi, harus ditolak, kita harus berani.

Siapapun yang mengatakan, atau siapapun yang memperbolehkan Komunisme masuk lagi atau berkembang lagi di Indonesia, maka umat Islam pada khususnya, dan juga seluruh bangsa Indonesia, hendaklah menolaknya bersama-sama, begitu semestinya.

Tidak peduli siapapun orang yang memperbolehkan berkembangn ulang ajaran Komunisme, maka harus ditolak dan ditentang, karena ini sangat bahaya. Bahaya masalah akidah.

Mereka itu kalau sudah dapat menguasai sekian persen di Indonesia, maka akan terulang sejarah penyelewengan G.30.SPKI, seperti dulu juga, mereka akan berusaha menguasai politik nasional.

Kalau sudah menguasai politik maka umat Islam akan digencet.
Bukan sekedar digencet, kalau mereka ini kemudian berkuasa, bisa saja umat Islam dibantai. Ya begitu itulah kebyataan yang terjadi dimana-mana.

Karena itu, agar kita tidak menjadi korban maka hendaklah distop semua upaya untuk menghidupkan kembali orang-orang Komunis atau Partai Komunis Indonesia.

Ya Ikhwan.. apa yang saya sampaikan ini mudah-mudahan ada manfaatnya, dan mudah-mudahan kita menjadi peduli dan waspada terhadap apa saja yang terjadi di sekeliling kita, jangan sampai kita lengah.

Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan ada manfaatnya.

Mudah-mudahan kita selalu dijaga oleh Allah SWT, pribadi kita, keluarga kita, handai taulan kita, masyarakat kita dan negara kita, mudah-mudahan semuanya dijaga oleh Allah SWT.

Jangan sampai dihancur-luluhkan oleh musuh-musuh agama, bangsa dan negara yang tidak bertanggung jawab.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam