URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
AKIBAT BEREBUT DANA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [20/3/2020]
   
SYAHIDNYA MUSLIM YANG MENINGGAL KARENA CORONA 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/3/2020]
   
PENCARI DUNIA vs PENCARI AKHIRAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/3/2020]
   
FAEDAH PAHAM ILMU AGAMA  
  Penulis: Pejuang Islam  [15/3/2020]
   
SENYUM ITU SEDEKAH 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/3/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Jumat, 3 April 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 146 users
Total Pengunjung: 4930177 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
PENCARI DUNIA vs PENCARI AKHIRAT 
Penulis: Pejuang Islam [ 16/3/2020 ]
 
PENCARI DUNIA vs PENCARI AKHIRAT

Luthfi Bashori


Sy. Daud bin Hilal RA berkata, “Tertulis dalam Shuhuf Ibrahim AS, “Hai dunia, alangkah hinanya engkau terhadap orang-orang shaleh yang engkau bergaya dan berhias untuk mereka. Sesungguhnya aku tanamkan kebencian kepadamu di dalam hati mereka.”

Para pencari akhirat itu akan dicari oleh dunia hingga rezeqinya terpenuhi. Sedangkan, para pencari dunia itu akan dicari oleh akhirat hingga kematian datang mencengkeram lehernya.

Sudah menjadi sunnatullah, ada orang yang selalu mencari dunia dan adapula orang yang dicari oleh dunia. ‘Mencari’ adalah sesuatu yang membikin lelah dan belum tentu mendapatkan hasil, sedangkan ‘dicari’ itu akan terpenuhi apa-apa yang dibutuhkan.

Seseorang yang fokus pemikiran dan semua perhitungan untung-ruginya untuk masalah akhirat, maka ia akan dicari oleh dunia, namun seseorang yang fokus pemikirannya hanya untuk kehidupan dunia, maka harus mencari dunia dengan penuh kelelahan, padahal belum tentu mendapatkan hasil yang memuaskan.

Berapa banyak orang yang terlena dalam mengejar dunia lewat berbagai macam aktifitas perniagaan. Apalagi di jaman digital seperti saat ini, dunia perdagangan pun dapat dilakukan selama 24 jam lewat media online. Bahkan karena kesibukannya dalam mengumpulkan harta, hingga merasa tidak sempat untuk beribadah kepada Allah, karena waktunya dipenuhi oleh aktifitas keduniaan semata. Sesungguhnya, orang-orang yang semacam ini sangatlah rugi, karena kelak akan mendapati kehidupan nan suram sepanjang masa saat mereka telah meninggalkan dunia.

Namun, masih banyak pula orang yang bijaksana dalam menjalani kehidupan di dunia, yaitu mereka yang sesibuk apapun dalam uopaya mensejahterakan diri dengan bekerja mencari reziki halal, tetapi mereka juga tidak melalaikan kewajiban beribadah kepada Allah, baik ibadah wajib maupun yang sunnah.

Di sisi lain, ada pula orang-orang yang sangat istimewa baik di dunia maupun di akhirat, yaitu mereka yang diberi oleh Allah hati penuh tawakkal. Mereka lebih banyak menghabiskan kehidupan di dunia ini demi kepentingan akhiratnya, sehingga tidak tampak pada dirinya hubbud dun-ya (cinta dunia) apalagi sibuk mengejarnya, namun dalam kepasrahan itu Allah justru mengirimkan harta benda yang melimpah kepadanya.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam