URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
PERANG TANPA SENJATA TAJAM  
  Penulis: Pejuang Islam  [20/7/2020]
   
ORANG BAIK AKAN TERASINGKAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/7/2020]
   
JANJI DAN SUMPAH PALSU KEPADA RAKYAT  
  Penulis: Pejuang Islam  [18/7/2020]
   
RESIKO BERTEMAN DENGAN PENJAHAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/7/2020]
   
MUSLIM NUSANTARA APA ISLAM NUSANTARA?  
  Penulis: Pejuang Islam  [15/7/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Selasa, 4 Agustus 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 315 users
Total Pengunjung: 5096621 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
FAEDAH PAHAM ILMU AGAMA  
Penulis: Pejuang Islam [ 15/3/2020 ]
 
FAEDAH PAHAM ILMU AGAMA

Luthfi Bashori


Rasulullah SAW bersabda, “Aku ceritakan kepada kalian sebuah hadits, maka hafalkanlah itu. Sesungguhnya dunia itu untuk empat macam orang:

Pertama, seorang hamba yang dikaruniai Allah SWT harta dan ilmu. Kemudian dengan karunia itu ia bertakwa kepada Tuhannya dan menyambung hubungan dengan kerabatnya serta mengetahui bahwa Allah mempunyai hak padanya. Ini adalah derajat terbaik.

Kedua, seorang hamba yang dikarunia Allah ilmu, tetapi tidak dikaruniai harta. Ia mempunyai niat yang benar. Ia berkata: Andaikata aku mempunyai harta, tentulah aku beramal seperti amal si fulan. Meskipun ia hanya memiliki niat, namun pahala keduanya sama.

Ketiga, seorang hamba yang dikaruniai harta, tetapi tidak dikaruniai ilmu. Ia membelanjakan hartanya secara sembarangan dengan tanpa ilmu. Dengan harta itu ia tidak bertakwa kepada Tuhannya serta tidak menyambung hubungan dengan kerabatnya. Ia pun tidak mengetahui bahwa Allah mempunyai hak padanya. Orang ini berada dalam derajat paling buruk.

Keempat, seorang hamba yang tidak dikaruniai harta maupun ilmu. Ia berkata: Seandainya aku mempunyai harta seperti si Fulan, tentu aku beramal seperti dia. Maka ia memiliki niat dan dosanya sama.

Mempunyai ilmu agama secara baik itu dapat menguntungkan bagi pemiliknya, karena dengan ilmu agama seseorang dapat mengamalkan sesuatu yang dapat menambah pundi-pundi pahala, demi mempersiapkan kehidupannya kelak di akhirat.

Sedangkan, orang awam yang enggan belajar agama atau enggan hadir majelis ilmu, maka rawan bagi mereka melakukan sesuatu karena ketidaktahuannya, ternyata apa yang dilakukan itu dapat menambah dosa, sehingga merugikan dirinya di akhirat nanti.    

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam