URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
PERANG TANPA SENJATA TAJAM  
  Penulis: Pejuang Islam  [20/7/2020]
   
ORANG BAIK AKAN TERASINGKAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/7/2020]
   
JANJI DAN SUMPAH PALSU KEPADA RAKYAT  
  Penulis: Pejuang Islam  [18/7/2020]
   
RESIKO BERTEMAN DENGAN PENJAHAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/7/2020]
   
MUSLIM NUSANTARA APA ISLAM NUSANTARA?  
  Penulis: Pejuang Islam  [15/7/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Selasa, 4 Agustus 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 312 users
Total Pengunjung: 5096610 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
KARENA TAMAK, TERIMA UANG SOGOK ‘PROYEK PENGHANCUR ISLAM’ 
Penulis: Pejuang Islam [ 12/3/2020 ]
 
KARENA TAMAK, TERIMA UANG SOGOK ‘PROYEK PENGHANCUR ISLAM’

Luthfi Bashori


Penulis mendapat kiriman berita tentang adanya cairan dana senila Rp 125 M untuk sebuah proyek penghancuran Islam dari dalam. Jika benar berita ini, maka sungguh sangat memprihatinkan dan mengenaskan, karena ternyata memang ada tangan-tangan jail yang sengaja ingin menghancurkan Islam dengan berbagai macam cara, baik yang dilakukan oleh kalangan non muslim maupun oleh oknum intern umat Islam sendiri. 

Tertulis dalam berita tersebut ada beberapa rincian, di antara sub bidang yang digarap dalam proyek ini antara lain, biaya pulsa kuota untuk para ketua cabang yang bertugas memprovokasi lewat video dengan penyebaran di dunia medsos dan youtube.

Ada pula biaya shooting, biaya show force, biaya mingguan buzzer, biaya karaoke, biaya pasang logo, biaya cuci otak, kunjungan ketua, dan lain sebagainya.

Yang lebih menyedihkan, bahwa pelaksana proyek yang dilakukan oleh oknum-oknum muslim ini, tiada lain hanya karena ingin meraup harta kekayaan sebanyak-banyaknya, hingga mau-maunya menghancurkan Islam, agama yang mereka anut walaupun hanya sebatas pengakuan  di depan publik.

Semua ini mereka lakukan, tiada lain karena pengaruh ‘ sifat ketamakan’ yang termasuk cela dan kejelekan terbesar dari jiwa seseorang, bahkan dapat merusak peribadatannya.

Ketamakan itu adalah sumber dari segala kejelekan dan mala petaka, karena dengan menerima sogokan, sama halnya para pelakunya akan terus bergantung kepada para bos terkait, serta berlindung dan bersandar kepada pemilik modal, dan jelaslah ini merupakan penghambaan diri mereka kepada para bandar tersebut.

Menerima sogokan, tentu menimbulkan kehinaan yang sangat besar. Padahal orang mukmin itu tidak boleh menghinakan dirinya. Ketamakan bertentangan dengan hakikat iman yang menghendaki adanya kemuliaan. Kemuliaan yang dimiliki orang mukmin bisa terwujud dengan memusatkan perhatian mereka kepada Allah, dan hati mereka merasa tenang dengan-Nya serta percaya pada-Nya saja. Inilah kemuliaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang beriman. Allah SWT berfirman, “Dan kemuliaan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin.” (QS. Al-Munafiqun, 8).

Sebagaimana kemuliaa adalah sifat orang-orang mukmin, begitu pula kehinaan adalah akhlak orang kafir dan orang munafik. Allah SWT berfirman yang artyinya, “Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.” (QS. Al-Mujadalah, 20).

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam