URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH DENGAN METODE YANG VARIATIF 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/5/2020]
   
ORANG MURTAD WAJAHNYA GELAP 
  Penulis: Pejuang Islam  [24/5/2020]
   
INTIMIDASI TERHADAP MUSLIM  
  Penulis: Pejuang Islam  [24/5/2020]
   
YAHUDI DIUSIR NABI MUHAMMAD SAW 
  Penulis: Pejuang Islam  [20/5/2020]
   
SEJARAH PERANG SALIB 
  Penulis: Pejuang Islam  [20/5/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 30 Mei 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 150 users
Total Pengunjung: 5049388 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MATAHARI TERBIT DARI BARAT 
Penulis: Pejuang Islam [ 23/12/2019 ]
 
MATAHARI TERBIT DARI BARAT
(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari)

Luthfi Bashori


KH. Hasyim Asy`ari dalam kitab Risalah Ahli Sunnah wal Jama`ah membahas tentang terbitnya matahari dari barat sebagai tanda datangnya hari Qiamat, disebutkan dalam kitab Bad`ul Wahyi pada Shahih Bukhari terdapat riwayat dari Sahabat Abu Dzar RA yang mengatakan: “Nabi SAW pernah bertanya kepadaku: ‘Ketika matahari terbenam, kemanakah perginya?’

Aku menjawab: ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahuinya.’

Lalu beliau bersabda: ‘Matahari pergi bersujud di bawah Arsy lalu meminta izin (untuk terbit kembali) dan diizinkan. Dan tidak lama lagi ia akan bersujud tetapi sujudnya tidak diterima, dan ia akan meminta izin (untuk terbit kembali) tetapi tidak di izinkan. Kembalilah ke tempat dari mana kamu datang. Maka ia pun terbit dari tempatnya terbenam. Itu adalah makna firman Allah SWT: ‘Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui’ [QS. Yasin: 38].”’

Dalam kitab Fathul Bari dikatakan bahwa kemungkinan yang dimaksud dengan sujudnya matahari itu ialah sujudnya malaikat yang bertugas menjaganya.

Atau sujud dalam bentuk keadaan, sehingga ungkapan itu adalah kinayah yang menujukkan bertambahnya ketundukan dan kepatuhan pada waktu itu.

Imam An-Nawawi mengatakan: “Adapun sujudnya matahari adalah kemampuan membedakan dan memahami yang Allah SWT ciptakan di dalam diri matahari.

Sekalipun standar keimanan umat Islam harus bersumber dari Alquran, Hadits dan Ijma` para ulama, namun tidak ada salahnya jika menengok pendapat ilmuan Barat yang mencoba meneliti, apakah mungkin suatu saat matahari terbit dari barat ?

Silahkan disimak kajian berikut ini:

Henrik Svensmark, seorang ilmuwan cuaca dari Danish National Space Centre, percaya kalau Bumi mengalami periode alami dari awan rendah karena sinar kosmik yang masuk ke atmosfer lebih sedikit.

Alhasil, menurut dia, dampaknya bisa menghancurkan kehidupan umat manusia, karena mengubah iklim Bumi secara radikal dan menaikkan status penyakit berat seperti kanker.

Bumi memiliki inti cair yang sangat panas, dan menghasilkan medan magnet yang mampu melindungi bumi dari radiasi matahari.

Pelindung ini sifatnya tak kasat mata, dan memiliki meluas ribuan kilometer ke luar angkasa. Daya tariknya mempengaruhi segalanya hal, mulai dari komunikasi global hingga jaringan listrik.

Medan magnet ini begitu penting bagi kehidupan di Bumi. Namun kini mulai melemah hingga 15 persen selama 200 tahun terakhir.

Alanna Mitchell, dalam buku terbitan terbarunya yang berjudul `The Spinning Magnet: The Electromagnetic Force that Created the Modern World and Could Destroy It,` menyebut, secara historis, kutub magnet Bumi Utara dan Selatan telah membalik setiap 200 ribu atau 300 ribu tahun.

Namun, pembalikan saat ini terlambat, karena yang terakhir sekitar 780 ribu tahun yang lalu. Jika medan magnet terus menurun, Bumi bisa berakhir seperti Planet Mars.

"Dunia yang dulunya subur, berubah menjadi planet kering yang tandus sehingga tidak mampu lagi mendukung kehidupan," tutur Mitchell.

Kendati demkikian, masih belum bisa dipastikan waktu Bumi akan berbalik arah rotasi.

Para ilmuwan bahkan mengaku heran mengapa hal ini terjadi, dan fenomena ini digambarkan sebagai `aktivitas gelisah.`

Benarkah pembalikan kutub Bumi bisa membuat Matahari terbit dari barat?

Tentu umat Islam wajib meyakini bahwa salah satu tanda terjadinya hari Qiamat yaitu terbitnya matahari dari arah barat, hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam