URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH DENGAN METODE YANG VARIATIF 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/5/2020]
   
ORANG MURTAD WAJAHNYA GELAP 
  Penulis: Pejuang Islam  [24/5/2020]
   
INTIMIDASI TERHADAP MUSLIM  
  Penulis: Pejuang Islam  [24/5/2020]
   
YAHUDI DIUSIR NABI MUHAMMAD SAW 
  Penulis: Pejuang Islam  [20/5/2020]
   
SEJARAH PERANG SALIB 
  Penulis: Pejuang Islam  [20/5/2020]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 30 Mei 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 144 users
Total Pengunjung: 5049375 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
TENTANG MUNCULNYA DAJJAL 
Penulis: Pejuang Islam [ 6/12/2019 ]
 
TENTANG MUNCULNYA DAJJAL
(Bedah Buku Mbah Hasyim Asy’ari)

Luthfi Bashori


Tentunya, terkait masalah kemunculan Dajjal saat menjelang datangnya hari Qiamat ini sudah tidak asing di telinga umat Islam, namun dalam kitab Risalah Ahlis Sunnah wal Jamaah tetap dicantumkan dengan cukup rinci oleh KH. Hasyim Asy’ari, karena itu dalam tulisan ini dicukupkan pula penukilan secara lengkap narasi yang ada dalam kitab karya KH. Hasyim Asy’ari ini, sebagai berikut:

Tentang Dajjal, dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa Imam Hisyam bin Urwah RA berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‘Antara diciptakannya Nabi Adam hingga terjadinya Hari Qiamat tidak ada makhluk yang lebih besar dari Dajjal.”’ Maksudnya, lebih besar fitnahnya (malapetakanya).

Dalam Shahih Bukhari disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bercerita tentang Dajjal, lalu beliau SAW bersabda: “Dia buta mata sebelah kanan, seperti buah anggur yang mengembang.”

Di dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa Shahabat Anas RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Setiap nabi pasti telah memperingatkan umatnya akan bahaya si mata satu yang gemar berdusta. Ingatlah, sesungguhnya dia itu buta sebelah, sedangkan Tuhan kalian tidak buta sebelah, dan di antara kedua matanya terdapat tulisan kafir”.

 Imam Al-Baghawi Rahimahullah meriwayatkan dengan sanadnya dari St. Asma binti Yazid Al-Anshariyah RA bahwasanya salah satu fitnah terbesar Dajjal ialah, ia datang kepada seorang badui lalu bertanya: “Bagaimana pendapatmu jika aku mampu menghidupkan kembali ontamu, apakah kamu yakin bahwa aku adalah Tuhanmu?” Orang badui itu menjawab: “Ya”. Lalu setan muncul di hadapannya dalam wujud seperti onta milik orang badui tersebut dengan susu  yang siap diperah dan punuk yang sangat besar. Ia juga mendatangi seseorang yang telah ditinggal mati saudara dan ayahnya, kemudian bertanya: “Bagaimana pendapatmu jika mampu menghidupkan kembali saudara dan ayahmu, apakah kamu yakin bahwa aku adalah Tuhanmu?” Orang itu menjawab: “Ya”. Lalu setan muncul di hadapannya dalam wujud seperti saudara dan ayahnya.

Sy. Al-Mughirah bin Syu’bah  RA mengatakan: “Tidak ada seorang pun yang pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Dajjal seperti pertanyaanku kepada beliau. Beliau SAW bertanya: “Apa masalahmu?” Aku menjawab: “Mereka mengatakan bahwa Dajjal itu mempunyai segunung roti dan air sepanjang sungai.” Lalu beliau SAW bersabda: “Bagi Allah, Dajjal itu lebih rendah dari itu.”

Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dari Shahabat Abu Bakar RA ia mengatakan: “Rasulullah SAW pernah bercerita kepada kami bahwa Dajjal itu akan muncul di negeri timur yang disebut Khurasan. Dia ditakuti oleh orang-orang yang wajah mereka seperti perisai yang dipukul dengan palu.”

Sy. Anas RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Dajjal itu diikuti oleh 70 ribu orang Yahudi Asbahan yang mengenakan jubbah hijau.”

Imam Nawawi Rahimahullah menyatakan bahwa Imam Qadhi Iyadh berkata: “Hadis-hadis yang menceritakan tentang Dajjal itu, adalah tanda bagi golongan yang meyakini keberadaan Dajjal, dan Dajjal itu benar-benar figur yang digunakan oleh Allah SWT untuk menguji hamba-hamba-Nya. Maka Allah SWT memberinya kemampuan untuk melakukan beberapa hal.

Seperti menghidupakan mayit yang dibunuhnya, mendatangkan kemegahan dunia dan kesuburan tanah bersamanya, memiliki sorga dan neraka, diikuti oleh perbendaharaan bumi, dapat memerintah langit untuk menurunkan air hujan kemudian benar-benar turun hujan, dan dapat memerintah bumi menumbuhkan tanaman kemudian benar-benar tumbuh.

Namun semua itu terjadi dengan kekuasaan Allah SWT dan merupakan ujian dari-Nya. Kemudian Allah SWT menghilangkan semua itu darinya. Maka Dajjal tak mampu lagi membunuh seorang laki-laki maupun yang lainnya, perintahnya tidak dapat berlaku lagi, dan selanjutnya ia dibunuh oleh Nabi Isa bin Maryam AS, dan Allah SWT meneguhkan hati orang-orang yang beriman dengan ucapan yang kokoh. Inilah paham yang dianut oleh Ahlussunnah, segenap ahli hadis dan ahli fikih. Berbeda dengan golongan Khawarij, Jahmiyah, dan sebagian Muktazilah yang menolak paham tersebut.”           

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam