URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
JENAZAH YANG BICARA 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/1/2020]
   
BERSELANCAR DALAM DUNIA ORGANISASI 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/1/2020]
   
SAAT PARA KYAI SEPUH MENGIRIM ANAK & MURIDNYA BELAJAR KE LUAR NEGERI 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/1/2020]
   
ORANG MATI ITU DAPAT MENDENGAR 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/1/2020]
   
MATAHARI TERBIT DARI BARAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [23/12/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 26 Januari 2020
Pukul:  
Online Sekarang: 7 users
Total Hari Ini: 242 users
Total Pengunjung: 4800708 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
ASAP DUKHAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/12/2019 ]
 
ASAP DUKHAN
(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari)

Luthfi Bashori

KH. Hasyim Asy’ari dalam kitab Risalah Ahlis Sunnah wal Jamaah menukil hadits  tentang Dukhan, yang ditulis oleh Al-Allamah Al-Khazin dalam kitab tafsirnya, beliau mengatakan: “Sahabat Hudzaifah RA pernah bertanya: ‘Ya Rasulullah, apa itu Dukhan (asap)?’ kemudian Rasulullah SAW membaca ayat yang artinya: ‘Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata’. Asap itu akan memenuhi timur dan barat. Asap itu bertahan selama 40 hari 40 malam. Orang mukmin akan terkena asap itu lalu membuatnya seperti orang yang terkena influenza. Sedangkan orang kafir (yang terkena asap itu) akan seperti orang yang mabuk. Asap itu akan keluar dari dua lubang hidungnya, telinganya dan duburnya.”

Hadits yang dinukil oleh KH. Hasyim Asy’ari ini, banyak sekali penguatnya, antara lain di dalam Al-Quran disebutkan bahwa tanda-tanda Qiamat adalah munculnya kabut asap panas yang bernama Dukhan dan bakal menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam.

Bisa dibayangkan, bagaimana situasi pada saat itu. Gelap gulita, asap tebal dan hampir tidak ada oksigen, membuat nyawa para manusia berada di ujung tanduk. Bahkan, kelak sosok Dajjal pun sangat ketakutan saat menghadapi peristiwa ini.

Dajjal juga akan merasakan kesakitan saat asap Dukhan ini muncul. Karena terpapar asap panas dan kabut yang tebal, wajahnya akan meleleh dan sebagian dagingnya menjadi lembek hingga menutupi mata.

Banyak juga riwayat hadits yang mengatakan, Dukhan bentuknya berupa asap, yang jika mengenai orang muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir akan keluar cairan dari kuping mereka dan merasakan kesakitan yang luar biasa.

Dari Sy. Abdullah bin Mas’ud bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Akan datang Dukhan (asap) kepada manusia di hari Qiamat, yang memasuki pernapasan mereka, sehingga mereka akan merasakan seperti pilek” (HR. Muslim no.2798).

Dalam riwayat Sy. Abu Malik Al Asy’ari, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Sesungguhnya Tuhan mengingatkan kalian dari tiga hal: Asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir maka mereka akan sesak nafas dan keluar cairan dari kuping mereka, kemudian yang kedua munculnya dabbah dan yang ketiga munculnya dajjal” (HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya, 7/235).

Dalam riwayat Sy. Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan berkumpul di Irak. Adapun orang Mukmin, mereka akan merasakan seperti pilek. Sedangkan orang kafir mereka akan tertutupi kematian” (HR. Ibnu Wazir dalam Al ‘Awashim wal Qawashim)

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:
“(Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman” (QS. Ad Dukhan: 12)

Imam Al Qurthubi menjelaskan dalam kitab tafsirnya sebagai berikut:
“Sebagian ulama mengatakan, maksud ayat ini adalah, kaum Quraisy datang kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian mengatakan: “Jika Allah lenyapkan adzab ini, kami akan masuk Islam.” Namun ternyata mereka melanggar janji. Imam Qatadah mengatakan bahwa adzab yang dimaksud dalam ayat ini adalah Dukhan. Sebagian ulama mengatakan, maknanya adalah musibah kelaparan” (Tafsir Al Qurthubi).

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2020 Oleh Pejuang Islam