URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
RONTOKNYA KUALITAS UMAT ISLAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [19/11/2019]
   
PANCASILA KOK DIBANDINGKAN DENGAN ALQURAN? 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/11/2019]
   
ALQURAN DIBANDINGKAN DENGAN PANCASILA ?  
  Penulis: Pejuang Islam  [17/11/2019]
   
WA DANA WA DANA DANA 
  Penulis: Pejuang Islam  [17/11/2019]
   
KELUARGA LINTAS AGAMA, SEBAGAI TANDA QIAMAT 
  Penulis: Pejuang Islam  [15/11/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Rabu, 11 Desember 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 13 users
Total Hari Ini: 728 users
Total Pengunjung: 4722958 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
70 PEMBOHONG & PENDUSTA YANG BERKELIARAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 27/11/2019 ]
 
70 PEMBOHONG & PENDUSTA YANG BERKELIARAN
(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari)

Luthfi Bashori

Judul di atas, diambil dari sebuah hadits Nabi Muhammad SAW. Adapun maksud  penyebutan nominal angka 70 dalam narasi hadits tersebut, ada dua pendapat, yang pertama dengan penyebutan nominal 70 orang itu, maka benar-benar hingga terjadi sampai 70 orang secara tepat, hanya saja kriteria pendusta yang dimasukkan itu tentu bervareasi pada setiap figur yang dimaksud.

Sedangkan pendapat kedua, penyebutan nominal 70 itu itu bukanlah makna hakiki, melainkan suatu ungkapan yang memberi arti jamak atau banyak. Jadi bukan sekedar 70 orang, tetapi bisa saja hingga 1000 pendusta, pembohong, penipu dan berbagai sifat lain yang masih tergolong satu kelompok, bahkan jumlahnya juga bisa ribuan secara hitungan nominal. 

Dalam buku Risalah Ahlis Sunnah wal Jama’ah, KH. Hasyim Asy’ari menukil hadits, tentang sabda Rasulullah SAW tentang tanda-tanda sudah dekat datangnya hari Qiamat: “Muncul 70 orang pendusta. Shahabat Amr bin Ash bertanya: “Apa tanda-tanda mereka?” Beliau SAW menjawab: “Mereka datang kepada kalian dengan membawa sunnah yang berbeda dengan sunnah yang kalian ikuti. Mereka mengganti sunnah yang kalian ikuti dengan sunnah (yang baru) tersebut. Maka apabila kalian melihat mereka, hindarilah mereka.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari.

Mari kita teliti, adakah orang-orang yang hidup di jaman sekarang ternyata memiliki sifat penipu, pembohong dan pendusta bahkan dilakukan dengan terang terangan di depan publik secara sistematik, terstruktur dan masif ?

Misalnya apa yang terjadi di kalangan para politikus, bagaimana realita di lapangan antara janji-janji yang diucapkan saat kampanye dengan kenyataan yang terjadi jika mereka sudah terpilih? Apakan semua janji-janji mereka itu pasti dipenuhi, hingga tidak terjadi penipuan, kedustaan dan kebohongan publik?

Apakah saat ini telah terjadi dalam dunia perniagaan, perkantoran, organisasi, LSM dan lain sebagainya, sudah banyak bermunculan figur-figur orang yang sengaja ingin meraup harta dari masyarakat, namun dengan cara penipuan yang sangat merugikan masyarakat, dan modusnya juga berbagai macam bentuk maupun rekayasa, dari cara yang kuno hingga yang modern?

Sebenarnya, keberadaan para penipu ini, dapat menjadi bukti valid yang menunjukkan tentang kebenaran sabda Rasulullah SAW, khususnya terkait peristiwa yang akan terjadi di akhir jaman, yaitu jika sudah dekat datangnya hari Qiamat.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam