URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [29/7/2019]
   
WAJIB TAQLID BAGI SELAIN MUJTAHID 
  Penulis: Pejuang Islam  [28/7/2019]
   
MANFAAT QISHAS DALAM ISLAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/7/2019]
   
BUKTI EMPAT MADZHAB BANYAK DIMINATI ULAMA SALAF 
  Penulis: Pejuang Islam  [25/7/2019]
   
DALAM URUSAN MAKAN PUN DILARANG SOMBONG 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/7/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 18 Agustus 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 2 users
Total Hari Ini: 146 users
Total Pengunjung: 4538165 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
IKUT KELOMPOK MAYORITAS UMAT ISLAM 
Penulis: Pejuang Islam [ 21/7/2019 ]
 

IKUT KELOMPOK MAYORITAS UMAT ISLAM
(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy`ari)

Luthfi Bashori

Di dunia ini yang dikatakan kelompok mayoritas di kalangan umat Islam adalah golongan Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang di dalam praktek fiqih mereka mengikuti empat madzhab mu’tabar (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali), dalam keyakinan aqidah Tauhid mengikuti ijtihad Imam Asy’ari dan Maturidi, sedangkan dalam ilmu Tashawwuf mengikuti Imam Junaid Albaghdadi, yaitu Tashawwuf yang dibingkai Syariat.

Para ulama yang namanya tersebut di atas inilah yang menjadi tokoh-tokoh sentral dari generasi Salaf yang Shalih, dikenal sebagi penerus ajaran Rasulullah SAW dan para Shahabat, serta menjadi panduan bagi mayoritas umat Islam. Mereka juga disebut sebagai kelompok Salafiyah. (Catatan: Kelompok Salafiyah yang dimaksud itu bukan kelompok Salafi).

Dalam kitab Risalah Ahlus Sunnah wa Jama’ah, KH. Hasyim Asy’ari mengatakan:
“Anda pasti tahu bahwa kebenaran ada di pihak kelompok Salafiyah yang mengikuti khittah generasi salaf yang salih.

Merekalah yang disebut Sawadul A’dham (Kelompok Mainstream). Merekalah yang sejalan dengan para ulama Alharamain (dua tanah suci yang mulia) dan para ulama Al-Azhar (di masa dahulu) yang merupakan suri teladan bagi kelompok pengusung kebenaran”. (Kitab Risalah Ahlus Sunnah wa Jama’ah).

Di jaman hidupnya Hadlratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, yang dijadikan kiblat oleh umat Islam secara umum saat itu adalah para ulama Alharamain Makkah dan Madinah serta para ulama Al-Azhar Mesir yang beraliran Ahlus Sunnah beraqidah Asy’ariyah dan Maturidiyah. Saat itu mereka ini adalah para ulama yang terdengar senantiasa berkiblat dan mengikut kepada aturan Syariat sesuai tuntunan Alquran, Assunnah, Ijma’ dan Qiyas yang dilakukan oleh para Salaf.  

KH. Hasyim Asy’a juga mengtakan: “Di antara mereka terdapat ulama-ulama yang tidak mungkin disebutkan semua mengingat keberadaannya yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Sebagaimana bintang-bintang di langit yang tidak dapat dihitung jumlahnya.”

Karena banyaknya jumlah para ulama Asy’ariyah dan Maturidiyah dan telah tersebar di seluruh penjuru dunia, maka kesamaan pandangan dan pilihan terhadap aqidah Asy’ariyah dan Maturidiyah itu, maka dinilai oleh KH. Hasyim Asy’ari sebagai tauladan bagi umat Islam mayoritas.

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan seluruh umatku berada dalam kesesatan. Dan Allah berpihak bersama jama’ah mayoritas. Barangsiapa yang menyendiri (menyimpang dari jamaah), dia akan menyendiri ke neraka.” (HR. Tirmidzi).

KH. Hasyim Asy’ari juga menukil Hadits dalam riwayat Imam Ibnu Majah:
“Apabila terjadi perselisihan, hendakalah kalian mengikuti Assawadul A’dham (kelompok mayoritas), bersama dengan kebenaran dan para pengusungnya.”

Beliau juga menukil Hadits dari kitab Aljami’us Shaghir:
“Sesungguhnya Allah telah melindungi umatku (agar tidak) bersepakat dalam kesesatan.”

Dari Hadits ini jelaslah, bahwa keberadaan kelompok mayoritas dari kalangan umat Islam yang menjadi pengikut aqidah Asy’ariyah dan Maturidiyah, termasuk menjadi jaminan kebenaran pilihan mereka dalam menentukan aqidah mana yang seharusnya diikuti oleh umat Islam.
      

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam