URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 23 Mei 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 1 users
Total Hari Ini: 188 users
Total Pengunjung: 4415887 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
RASULULLAH SAW SENANG MENGKONSUMSI BUAH 
Penulis: Pejuang Islam [ 1/5/2019 ]
 
RASULULLAH SAW SENANG MENGKONSUMSI BUAH

Luhfi Bashori

Sy. Abu Hurairah RA mengungkapkan, “Ketika orang-orang melihat buah yang pertama (di pohon mereka), mereka mengundang Rasulullah SAW. Jika Rasulullah SAW mengambil buah itu, beliau berdoa, “Wahai Allah, beri kami berkah pada buah-buahan kami. Beri kami berkah pada kota kami. Beri kami berkah pada setiap timbangan dan takaran. Wahai Allah, sungguh, Ibrahim adalah hamba-Mu, kekasih-Mu, dan utusan-Mu. Dan sungguh, aku ini juga hamba-Mu dan utusan-Mu. Ibrahim telah berdoa kepada-Mu untuk kota Mekah dan aku pun berdoa kepada-Mu untuk kota Madinah dengan doa yang sama seperti doa Nabi Ibrahim untuk kota Mekah, bahkan dua kali lipat daripada itu”. Kemudian Rasulullah SAW akan memanggil anak paling kecil yang beliau lihat dan memberikan buah itu kepadanya.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).

Di antara buah-buahan yang ada semasa hidup Rasulullah SAW dan beliau sangat menyenanginya adalah buah dubba’ atau sejenis labu. Sy. Anas bin Malik RA menceritakan, “Seorang tukang jahit mengundang Rasulullah SAW untuk makan makanan yang disediakannya. Aku pergi mengikuti beliau SAW ke tempat kenduri itu. Lantas tuan rumah menghidangkan roti kuah yang di dalamnya terdapat dubba’  dan dendeng. Aku melihat Rasululah SAW berulang-ulang mengambil dubba’ dari pinggir piring hidangan. Sejak itu aku menyukai dubba’.” (HR. Al-Bukhari).

Dalam riwayat lain, Sy. Anas bin Malik RA menyatakan, “Rasulullah SAW adalah seorang yang menyukai buah dubba’. Maka, setiap kali diundang dalam jamuan makan atau disuguhi makanan, saya selalu mengikuti (beliau) dan (saya selalu) menyuguhkan buah labu di hadapan beliau, sebab saya tahu beliau menyukainya.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, Ad-Darimi, dan Ahmad).

Sy. Jabir RA menceritakan bahwa suatu hari dirinya menemui Rasulullah SAW dan melihat buah labu  dipotong-potong. Maka, Sy. Jabir RA bertanya, “Mengapa buah ini dipotong-potong?”

Nabi Muhammad SAW menjawab, “Untuk memperbanyak makanan kita.” (HR. At-Tirmidzi dan An Nasa’i).

Selain buah labu, Rasululah SAW juga menyukai buah semangka dan melon, sebagaimana St. Aisyah RA menuturkan, “Rasulullah SAW pernah memakan buah semangka dengan kurma masak (tua).” (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa’i).
Adapun tentang buah melon, Sy. Anas bin Malik RA mengabarkan, “Saya melihat Rasulullah SAW memakan buah melon dan kurma masak secara bersamaan.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan An-Nasa’i).

Rasulullah SAW juga senang mengkonsumsi buah mentimun, sebagaimana St. Rubayyi’ binti Mu’awwidz RA mengutarakan, “Suatu saat Sy. Mu’adz bin Afra’ mengutusku untuk mengantarkan sekeranjang kurma masak dan mentimun kecil berbulu kepada Rasulullah SAW. Ternyata beliau SAW menyukai buah mentimun. Ketika saya menemui Rasulullah SAW beliau baru saja memperoleh perhiasan dari Bahrain. Maka, Rasulullah SAW memenuhi tangan beliau dengan perhiasan itu, lalu memberikannya kepada saya.” (HR. At-Tirmidzi dan Ath-Thabarani).

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam