URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
BERAPA SIH, BIAYA PERNIKAHAN ITU ? 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/3/2019]
   
LARANGAN MEMANDANG SESEORANG YANG BUKAN MAHRAMNYA 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/3/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [4/3/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [4/3/2019]
   
INTRIK-INTRIK POLITIK PANGGILAN "KAFIR - NON MUSLIM" 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/3/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 23 Maret 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 6 users
Total Hari Ini: 520 users
Total Pengunjung: 4334434 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
SEPERSUSUAN TERHITUNG MAHRAM 
Penulis: Pejuang Islam [ 14/3/2019 ]
 
SEPERSUSUAN TERHITUNG MAHRAM

Luthfi Bashori

Mengetahui struktul mahram dalam keluarga sangatlah penting. Mahram menurut madzhab Syafi’i yang dianut oleh umat Islam Indonesia, adalah orang-orang yang tidak membatalkan wudhu bila bersentuhan dan haram menikahinya.

St. Aisyah RA mengatakan, Nabi Muhammad SAW besabda, “Haram menikah karena sesusuan, semua yang diharamkan karena sekandungan.” (HR. Muslim).

Ada tujuh orang mahram dari sebab nasab (keturunan).
• Ibu, ibunya ibu, dan ibu dari bapak sampai garis keturunan ke atas, dan seterusnya
• Anak, cucu, dan keturunan ke bawah, dan seterusnya
• Saudara wanita seibu-sebapak, atau seibu/sebapak saja
• Saudara wanita dari bapak
• Saudara wanita dari ibu
• Anak wanita dari saudara lelaki, dan seterusnya
• Anak wanita dari saudara wanita, dan seterusnya

Ada dua orang dari sebab radha’ah (susuan dengan lima kali )
• Ibu yang menyusui, sekalipun bukan ibu kandung
• Saudara wanita satu susuan

Ada empat orang dari sebab mushaharah (perkawinan)
• Ibu dari istri (mertua)
• Anak tiri, apabila seudah pernah menggauli ibunya
• Istri dari anak (menantu)
• Istri dari bapak
Ada satu orang dari sebab jima’ (bersetubuh), saudara wanita dari istri (ipar)

St. Aisyah RA menuturkan, “Dulu di antara ayat Alquran yang diturunkan adalah sepuluh kali susunan yang ditetapkan dapat dijadikan mahram. Lalu ayat tersebut di-mansukh (dihapus) dan diganti dengan lima kali susuan yang dimaklumi. Nabi Muhammad SAW akhirnya wafat dan lima kali susuan tersebut merupakan bagian dari Alquran yang masih tetap bacaannya.” (HR. Ahli Hadist kecuali Al-Bukhari).

Batas lima kali susuan adalah, anak bayi yang belum berusia dua tahun dan belum makan selain minum susu, dengan lima kali susuan yang terpisah-pisah atau dalam waktu yang berlainan.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam