URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Senin, 27 Mei 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 7 users
Total Hari Ini: 310 users
Total Pengunjung: 4420604 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
INTRIK-INTRIK POLITIK PANGGILAN "KAFIR - NON MUSLIM" 
Penulis: Pejuang Islam [ 3/3/2019 ]
 
INTRIK-INTRIK POLITIK PANGGILAN "KAFIR - NON MUSLIM"

Luthfi Bashori

Dahulu, di saat shahabat Amr bin Ash mengacungkan Al-Quran dan tombaknya, yang memiliki arti meminta perdamaian menggunakan Al-Quran, saat itu Khalifah Ali bin Abi Thalib RA, sebenarnya mengetahui bahwa hal itu hanyalah STRATEGI yang dilakukan oleh rival politiknya dari pihak shahabat Muawiyah, namun karena didesak oleh pasukannya, maka Khalifah Ali bin Abi Thalib RA akhirnya menerima tawaran tersebut, maka dilakukanlah perundingan untuk mencapai perdamaian.

Jadi dengan tingkat kecerdasan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang di atas rata-rata, beliau lebih memahami intrik-intrik lawan politiknya daripada sekedar melihat peristiwa ANGKAT ALQURAN & TOMBAK secara kasat mata, sedangkan shahabat-shahabat lain hanya melihat makna ANGKAT ALQURAN & TOMBAK sebagai permintaan perdamaian.

Viralnya peristiwa LARANGAN memanggil KAFIR terhadap Non Muslim, terjadi pada tahun politik. Tentu bagi yang memiliki kemampuan bashirah politik di atas rata-rata tidak akan mengatakan bahwa `tema ini TIDAK sengaja dibahas`, tapi akan berpendapat, `tema ini SENGAJA ADA YANG MEMPERSIAPKAN`, karena salah satu partai kontestan pemilu 2019 adalah PDIP, yang secara riil di dalamnya banyak juga pengikut dari kalangan orang-orang Kafir Non Muslim.

Bisa jadi demi ambisi politik tertentu, maka sengaja dimunculkan kembali penggunaan istilah Kafir Non Muslim dan istilah Muwathinun (warga negara), tentunya dengan bumbu kajian tertentu.

Padahal tema yang diangkat justru saat ini sedang TIDAK DIBUTUHKAN OLEH DUNIA ISLAM, kecuali khusus bagi yang mempunyai intrik-intrik politik dengan melegalkan segala cara.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam