URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [18/5/2019]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Kamis, 27 Juni 2019
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 454 users
Total Pengunjung: 4471013 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
TAHUN 2019 INGIN ADA PERUBAHAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 5/1/2019 ]
 
TAHUN 2019 INGIN ADA PERUBAHAN

Luthfi Bashori

Kalau saya ditanya:
"Apa sudah pernah kenal dengan Prabowo?"
Saya jawab: "Belum pernah ketemu"

"Apa sudah kenal dengan Sandiaga?"
Saya jawab: "Pernah bertemu sekali sekitar satu jam, di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang itupun bersama orang banyak".

Kalau saya ditanya: "Kenapa sampeyan kok tampaknya mendukung Prabowo-Sandi dalam pilpres 2019 nanti ?"
Saya jawab: "Karena saya ingin ada perubahan untuk kondisi bangsa ini"

Andaikata ada pilihan lain lebih bagus daripada Prabowo-Sandi yang menjadi rival Jokowi-Ma`ruf, maka pilihan saya kepada Prabowo-Sandi, bisa saja saya pikir ulang atau minimal untuk bahan pertimbangan saat berada di bilik coblosan.

Yang namanya ingin perubahan itu tentu harus memilih sesuatu yang baru. Termasuk pada pilpres tahun ini, jadi bukan sekedar mengganti wakil presiden dengan figur yang baru.

Tentunya macam-macam cara seseorang yang menginginkan adanya perubahan, adakalanya dengan mencari lingkungan yang baru. Bahkan saat ini lagi ngetrend istilah berhijrah, mengadopsi istilah Hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah. Ada sekelompok anak muda yang bertato pada tubuhnya, lantas ramai-ramai menghapus tatonya itu karena ingin berhijrah. Tujuannya agar ada perubahan pada dirinya ke arah yang jauh lebih positif.

Untuk situasi perekonomian di negara kita, tentunya saya sangat menginginkan ada perubahan yang signifikan. Karena saya merasakan sendiri betapa berat menanggung beban kehidupan dengan adanya kenaikan harga di hampir semua sektor perdagangan.

Kebetulan saya juga mempunyai tanggungan memberi nafkah keluarga dan beberapa santri pesantren dari kalangan fakir-miskin.

Dulu di saat presidennya masih Pak SBY, Alhamdulillah banyak donatur yang rajin menyalurkan hartanya lewat saya, khususnya untuk anak didik saya di pesantren yang saya kelola.

Nah, pasca Presiden SBY lengser, kemudian mulai banyak terjadi gonjang-ganjing dalam dunia perekonomian nasional, hingga mulailah beban itu semakin terasa berat, tentunya bagi seluruh kalangan.

Sebenarnya, saya sendiri tidak begitu paham tentang dunia perekonomian itu sendiri. Namun karena banyak dari para donatur yang ijin mengundurkan diri sebagai donatur tetap, maka sayapun jadi tahu bagaimana hakikatnya kondisi perekonomian nasional saat ini.

Karena, rata-rata dari kawan-kawan yang aslinya ahli shadaqah dan sangat dermawan untuk ikut memikirkan para santri fakir-miskin itu, mereka mengatakan jika usaha mereka banyak yang kondisinya menurun bahkan banyak yang hampir kolaps, karena itulah mereka belum dapat membantu lagi.

Alhamdulillah, Allah masih menyertai hamba-Nya yang terus berusaha dan bertawakkal. Karena dalam kondisi keterpurukan yang demikian itu, ternyata Allah mentaqdirkan saya bisa mendapatkan ganti sumber ma`isyah yang dapat dipergunakan untuk menopang kebutuhan rumah tangga serta kebutuhan para santri pesantren.

Namun, jika mengingat perjuangan ke depan untuk dapat mencetak anak didik agar bisa `JADI` dan sukses di masa depan mereka, tentu saya ingin sekali ada perubahan dalam kepemimpinan nasional, dengan harapan agar perekonomian masyarakat bisa pulih kembali seperti sediakala.

Saya berharap jika Prabowo-Sandi menang, maka yang pertama harus dibenahi adalah dunia perekonomian masyarakat bahkan hendaklah dijadikan prioritas utama.

Sebagai insan pesantren dan insan dakwah, saya tidak terlalu berandai-andai jika Prabowo-Sandi terpilih lantas jalan dakwah akan menjadi mulus atau sukses secara spontan, tapi bagi saya masih ada secercah harapan dari Prabowo-Sandi, karena keduanya terikat dengan Kontrak Politik di depan Ijtima` Ulama 212, maka saya berharap dan berdoa agar ke depan, jalan dakwah lebih dapat dihormati dan diperhatikan syukur-syukur diajak bersinergi oleh pihak pemerintah, karena dunia dakwah yang ikhlas itu akan selalu mengarah kepada kebaikan bagi seluruh umat manusia dimanapun berada, apalagi terhadap bangsa sendiri.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2019 Oleh Pejuang Islam