URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [16/9/2018]
   
KEBUSUKAN NANAH AHLI NERAKA 
  Penulis: Pejuang Islam  [14/9/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/9/2018]
   
MEMBAYANGKAN SITUASI NERAKA JAHANNAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/9/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/9/2018]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Jumat, 21 September 2018
Pukul:  
Online Sekarang: 10 users
Total Hari Ini: 352 users
Total Pengunjung: 4071246 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
“AYOO... BELAJAR ILMU AGAMA !” 
Penulis: Pejuang Islam [ 6/7/2018 ]
 
“AYOO... BELAJAR ILMU AGAMA !”

Luthfi Bashori


Sy. Anas bin Malik RA mengatakan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Menuntut ilmu (belajar agama) adalah kewajiban bagi setiap muslim, dan mengajarkan ilmu bukan pada ahlinya adalah seperti mengalungi babi dengan berlian, mutiara dan emas.” (HR. Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

Belajar ilmu agama Islam untuk menguasai ajaran syariat yang diturunkan leh Allah SWT itu termasuk kewajiban bagi setiap jiwa muslim dimanapun berada. Karena hakikatnya, diciptakan jin dan manusia itu hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Sedangkan tata cara beribadah yang benar itu harus mengetahui ilmu beribadah, semakin mendalam ilmu yang dikuasainya maka untuk medapatkan ibadah yang benar itu semakin lebih mudah untuk terwujud.

Belum lagi jika membahas tentang keutamaan yang diberikan oleh Allah kepada para pencari ilmu agama, antara lain sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda, “Belajar ilmu itu mengahapus dosa-dosa dan belajar Al-Qur’an itu menambah pengertian akan agama.” (HR. Ad-Dailami).

Dalam riwayat lain, Sy. Abu Darda RA mengatakan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang sipa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memepermudah baginya suatu jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya bagi orang yang menuntut ilmu karena ridhanya dengan apa yang mereka perbuat.

Sesungguhnya orang yang berilmu dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit dan yang ada di bumi termasuk ikan dalam air, dan kelebihan orang yang berilmu dari orang yang beribadah tanpa ilmu itu adalah bagaikan keutamaan sinar rembulan dari seluruh bintang yang lain. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Para nabi itu tidak mewariskan dinar atau dirham, mereka hanya mewariskn ilmu. Barang siapa mengambilnya, maka dia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Dalam menuntut ilmu agama itu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pelajar, antara lain sebagaimana wasiat Nabi Muhammad SAW, “Belajarlah ilmu (agama) kalian. Juga belajarlah dengan tenang demi menuntut ilmu, dan rendah hatilah kalian kepada orang (guru) tempat kalian menuntut ilmu.” (HR. Ath-Thabarani).

Sy. Ali RA juga menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ilmu itu laksana almari (yang tertutup rapat) dan kunci pembukanya adalah pertanyaan. Oleh sebab itu, bertanyalah kalian (kepada guru) karena sesungguhnya dalam tanya jawab itu  diturunkan empat macam pahala, yakni untuk penanya, untuk orang yang berilmu (yang menjawab pertanyaan), para pendengar, dan orang yang mencintai mereka.” (HR. Abu Nu’aim).

Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad SAW juga menegaskan, “Pertanyaan yang baik itu adalah sebagian dari ilmu.” (HR. Ad-Dailami). Dengan demikian, termasuk syarat untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, maka para pelajar hendaklah tidak segan-segan untuk bertanya.

Dengan adanya pertanyaan dari seorang pelajar, maka seringkali seorang guru akan menyampaikan kata-kata bijak yang sangat bermanfaat bagi penanya dan para pelajar lainnya. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kata-kata bijaksana yang bermanfaat bagi orang-orang beriman, dimana saja didapatkan, ia lebih berhak untuk dipungut.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2018 Oleh Pejuang Islam