URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
Hari ini: Sabtu, 1 November 2014 - Pejuang Islam, melestarikan kemurnian Ahlussunnah wal Jamaah
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Sekilas Profil
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV NU GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
Ucapan dan Perbuatan yang Menyebabkan Kemurtadan (1) 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/10/2014]
   
Seseorang Itu Tidak Dilihat Dari Pakaiannya 
  Penulis: Pejuang Islam  [5/10/2014]
   
BAHAYA MENYAKITI TENTANGGA 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/10/2014]
   
BERMANFAAT BAGI EMPAT KETURUNAN 
  Penulis: Pejuang Islam  [3/10/2014]
   
KISAH AL-‘UTBI DALAM BERTAWASSUL 
  Penulis: Pejuang Islam  [22/9/2014]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 1 November 2014
Pukul:  
Online Sekarang: 21 users
Total Hari Ini: 510 users
Total Pengunjung: 1877767 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
KISI-KISI KESESATAN LDII 
Penulis: H. Luthfi Bashori [ 8/3/2009 ]
 
Dinukil dari buku Kupas Tuntas Kesesatan & Kebodohan LDII  karya M. Amin Jamaluddin. Ketua LPPI

1.Tokoh-tokoh Pendukung LDII :
a.Di atas puncak tertinggi penguasa atau Imam adalah Imam Amirul Mukminin Nurhasan Ubaidah Lubis (nama aslinya Madigol). Sejak wafatnya Nurhasan Ubaidah, tahta itu dijabat langsung oleh anaknya, yaitu Abdul Dhohir bin Madigol. Dan setelah Abdul Dhohir meninggal pada bulan September 2006, posisi Imam/Amir LDII dipegang oleh adik kandungnya yaitu Abdul Aziz. Sang Amir dijaga dan dikawal oleh semacam paswalpres yang diberi nama paku bumi.
b.Empat wakil terdiri dari empat tokoh kerajaan yaitu tokoh-tokoh besar dalam keamiran LDII.
c.Wakil Amir Daerah.
d.Wakil Amir Desa
e.Wakil Amir Kelompok
f.Di samping itu ada Wakil Amir Khusus dari Oknum TNI dan POLRI. Juga ada tim empat Serangkai (4S) yang terdiri dari Wakil Amir, para Aghniya (orang-orang kaya), para pengurus organisasi (LDII), Pramuka, CAI dan lain-lain) serta para muballigh  
2.Kronologi berdirinya LDII (Islam Jamaah). Sekitar tahun 1941-an sepulang Al Imam Nurhasan Ubaidah Lubis Amir (Madigol) dari mukimnya selama 10 tahun di Makkah, saat itulah masa awal dia menyampaikan ilmu Hadist manqulnya. Selain itu juga ia biasa melakukan kawin cerai, terutama mengincar janda-janda kaya. Kebiasaan itu benar-benar ia tekuni hingga mati (1982 M). kebiasaan lainnya adalah mengkafir-kafirkan dan mencaci maki para kyai/ulama yang di luar aliran kelompoknya dengan cacian dan sumpah serapah yang paling keji dan kotor. Dia sering menyebut-nyebut ulama yang kita muliakan yaitu Prof. Dr. Buya Hamka dan Imam Ghozali dengan sebutan (maaf,pen) Prof. Dr. Buya Hamqo dan Imam Ghonzali. Juga dia sangat hobi membakar kitab-kitab kuning pegangan para kyai/ulama NU, kebanyakan dengan membakarnya di depan para murid dan pengikutnya.
3.BAB KAFAROH 16 september 2006 a). Onani, kafarohnya beramal shaleh di pusat LDII selama 1 bulan atau uang Rp 2000/hari → (Rp60.000,-), b). Homoseksual, kafarohnya beramal shaleh di pusat 3 bulan atau uang Rp 2000/hari→(Rp 180.000), e). Aborsi, kafarohnya beramal shaleh di pusat 6 bulan atau uang Rp 2000/hari→(Rp 360.000)
4.Sistem ilmu manqul musnad muttashil (sistem belenggu otak/sistem brain washing) melalui disiplin pengajian dengan pemahaman ilmu agama buatan sendiri, terus menerus digencarkan dengan metode CBSA tradisional, yaitu Sorogan Bandungan Quran Hadist Jamaah (jamaah Quran Hadist), yaitu Quran dan Hadist yang manqul dari sang amir Madigol.
5.Sistem Taqiyyah, berupa “Fathonah,Bithonah, Budiluhur Luhuring Budi karena Allah.” Dengan menggunakan istilah-istilah yang Islami dan mulia, orang-orang yang tidak mengerti menjadi percaya dan yakin.
6.Sistem pernyataan taubat hanya kepada Amir yang sifat taubatnya ditentukan Amir.
7.Sistem nasehat Amir bahwa sumber hukum syariat Islam menurut aliran LDII itu ada tiga, yaitu Allah, Rasul, dan Amir, maka wajiblah ada tiga jenis pengajian; ngaji Allah, ngaji Rasul, ngaji Amir. Dan sumber hukum syariat yang berasal dari sang Amir – lah yang utama dan nomor satu, dalam hal ini kelompok aliran LDII telah membuat/merekayasa pemahaman agama Islam dengan diramu sedemikian rupa sesuai dengan kepentingannnya, tujuannya, dan seleranya sendiri.
8.Sistem adanya sumur barakah di pondok Kediri yang disambungkan dengan sumur Zam-Zam di Makkah.
9.Sistem nasehat Amir bahwa Nurhasan Ubaidah Lubis Amir (Madigol) itu lebih tinggi derajatnya dan lebih berat bobotnya daripada manusia sedunia, maka wajiblah para jamaah bersyukur kepada sang Amir. Sebab, dengan adanya sang Amir, maka jamaah pasti masuk surga.
10.Sistem nasehat Amir, bahwa semua alim ulama di luar aliran kelompok jamaah LDII itu bodoh, lalai, khianat, pelupa, pikun, ilmunya tidak sah atau bathil, dan orangnya diyakini pasti kafir dan ahli neraka, kekal di dalamnya.
11.Surat Al Isra’ ayat 71 yang artinya : “Pada hari kami memanggil tiap-tiap manusia dengan imam mereka.” (QS. Al Isra’ : 71). Menurut penafsiran Nurhasan Ubaidah Lubis (Madigol): Pada hari kiamat nanti setiap orang akan dipanggil oleh Allah dengan didampingi oleh imam mereka, yang akan menjadi saksi atas semua amal perbuatan mereka di dunia. Kalau orang itu tidak punya imam, dikatakannya pada hari kiamat nanti tidak ada yang menjadi saksi baginya, sehingga amal ibadahnya menjadi sia-sia dan dimasukkan ke dalam neraka. Oleh karena itu, katanya semua orang Islam harus mengangkat atau membaiat seorang imam untuk menjadi saksi bagi dirinya pada hari kiamat. Dan jamaah harus taat kepada imamnya agar nanti disaksikan oleh imam dan dimasukkan ke dalam surga. Dan orang yang paling berhak menjadi imam adalah Nurhasan Ubaidah Lubis (Madigol), katanya, karena dia dibaiat pad tahun 1941, maka orang-orang yang mati sebelum tahun 1941, berarti mereka belum membaiat, jadi pasti masuk neraka.
12.Islam seseorang itu tidak sah kecuali dengan berjamaah. Dan yang dimaksud jamaah, katanya ialah jamaahnya Nurhasan (Madigol).
13.Jamaah juga tidak sah tanpa imam. Dan yang dimaksud imam adalah Nurhasan Lubis (Madigol).
14.Sedangkan yang dimaksud ijtihad menurut Nurahasan adalah ide atau ilham, untuk membuat peraturan/undang-undang yaitu dengan menafsirkan -menurut kemauan sendiri- ayat Al Quran dan Hadist. Sebagai contoh, dalam Al Quran banyak sekali ayat-ayat yang berbicara mengenai kewajiban infaq, seperti dalam surat Al Baqarah ayat 3, yang artinya :” Dan sebagian dari apa yang Kami beri rizki kepada mereka, mereka menginfaqkannya.” Menurut Nurhasan, lafadz infaq di dalam ayat ini dan ayat lainnya, ialah setoran atau pemberian harta dari jamaah LDII kepada sang Imam Nurhasan. Sedangkan untuk besarnya setoran sebesar 10% dari setiap rizki yang diterima oleh anggota jamaahnya, dan ini merupakan ijtihad Nurhasan yang harus ditaati. Tinggal terserah para anggota LDII, apakah mau masuk surga atau masuk neraka. Kalau mau masuk surga, maka harus taat kepada Nurhasan Ubaidillah Lubis (Madigol).
15.Amir LDII Nurhasan, mengatakan kepada salah seorang jamaahnya yang telah melanggar aturannnya, karena mempelajari ilmu Islam lewat kitab berbahasa Arab dari ustadz di luar jamaah LDII : ”Kita orang ini (Islam jamah/LDII) adalah ahli surga semuanya, jadi tidak usah belajar bahasa Arab, nanti kita di Surga akan bisa bahasa Arab sendiri. Pokoknya yang penting kita menepati lima bab yaitu doktrin setelah baiat : 1. Mengaji, 2. Mengamalkan, 3. Membela, 4. Berjamaah, 5. Taat Allah, Rasul, Amir, pasti wajib masuk surga.
16.Tentang poligami, bagi bapak-bapak Pengurus LDII apalagi yang mampu ekonomi (aghniya) diwajibkan menikah lagi/wayuh/poligami untuk peramutan, pengembangan dari dalam (memperbanyak anggota LDII), untuk Pengurus Pusat sampai 4 istri, untuk Pengurus bawahnya 3 istri yang ketiganya harus ijin Bapak Imam Pusat.
17. Poligami tidak ada ijin istri pertama, yang ada musyawarah.
18.Bagi para gadis atau janda, diperbolehkan menginginkan, melamar kepada mas-mas atau bapak-bapak, .agar teramut, terjaga dari menikah dengan orang luar LDII.
19.Ada dua macam pernikahan, yaitu : Nikah dalam (ND) yaitu nikah di hadapan Amir/Imam, tidak pakai wali dan tanpa surat nikah. Nikah Luar (NL) yaitu Nikah resmi di KUA.
20.Dalam setiap pengajian dibahas bagaimana cara (gaya) berhubungan intim suami-istri.
21.Menurut Panji Masyarakat No. 279, Edisi 15 September 1979 :”Di antara doktrin itu, boleh saling tukar-menukar isteri antara Amir-amir yang banyak tersebar di seluruh Indonesia. Seorang Pengurus Korp Muballigh Kemayoran menceritakan bahwa Suwandi, ex Amir di Jakarta yang lari dari Islam Jamaah pernah mengirimkan isterinya yang cantik untuk dipakai oleh Amirul Mukminin Nurhasan Lubis di Kediri. Sebagai gantinya Nurhasan mengirimkan isterinya atau gundiknya untuk Suwandi.
(pejuangislam)  

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
Tulis Kode Di Bawah
 
 
1.
Pengirim: neo umar  - Kota: malang
Tanggal: 4/4/2009
 
LDII ORANG BINGUNG STRESSS,dan kumpulan orang pesimis hidup apa gak bisa cari Hareem lain selain Hareem teman sendiri,dan cari uang kok dari umat apa itu Amir kagak biasa cari rezeki sendiri, dan kalau ada yang bisa bayar DP 5000.000,- berarti bisa zinah halal dan aborsi berapakali tuh......., dunia mau kiamat kalau amir2 semua kayak gitu, ternyata indonesia negeri hebat punya aliran agak aneh bin rusak, maaf bila tulisan saya agak pakai emosi Tadz, semoga umat muslem dalam lindungan ALLAH SWT 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kata orang, Indonesia ini ibarat sorga dunia. Bumi yang subur, tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Tuh nanam kayu pohon ketela di sela-sela tanah bebatuanpun bisa hidup. Jadi 'menanam' apa saja di Indonesia ini bisa hidup, termasuk menanam aliran sesat. Sesesat apapun aliran itu, lah kok ya ada saja pengikutnya. Lia Edan ngaku jadi malaikat pun ada pengikutnya. Aneh memang, dulu bernama Islam Jamaah, trus dilarang pemerintah dan divonis sesat, kemudian ganti nama Lemkari, diprotes oleh organisasi karate Indonesia, dan ganti nama LDII, di saat pemilu dan penguasa orde baru butuh suara, maka LDII mendaftarkan diri menjadi anderbo partai Golkar sebagai penyokong utama penguasa orde baru, maka LDII mendapat perlindungan, sekalipun tetap mempertahankan kesesatannya. Nah, sekarang mumpung ramai-ramainya pemilu, kita mohon kepada bapak-bapak Golkar untuk segera mengamputasi LDII yang nyata-nyata mengajarkan aliran sesat. Semoga beliau-beliau mendengarkan keluhan umat Islam mayoritas ini. Syukran Akhi atas masukannya.

2.
Pengirim: Rosi  - Kota: Yogyakarta
Tanggal: 24/4/2009
 
Saya warga LDII, wahai kaum Muslim semuanya marilah kita bersatu padu, kita bangkitkan kejayaan Islam, kita bangsa Indonesia merupakan bangsa dengan pemeluk Islam terbesar didunia. Kita semua harus mengamalkan Al-Quran dan Hadist dengan benar, contoh masalah sholat : Dlm hadist Muslim diterangkan bacaan alfatehah dimulai dengan " Alhamdulillah......." (ta'awud dan bismillah disamarkan) tapi atas dasar dalil yang mana Muslimin Indonesia mengeraskan ta'awud dan bismillah?????? Jangan2 tidak tahu hadist ini???? atau hanya ikut2 pendahulu????? Dan masih banyak amalan yang dikerjakan Muslim Indonesia tidak sesuai Al-Quran dan hadist, contoh lain masalah menutup aurat banyak wanita yang ngaku Islam tapi tdk menutup aurot. Menutup aurot hukumnya wajib, perintah Allah dalam Al-Quran, kok tidak dilaksanakan!!!!! Ayo sama2 kita bersatu padu saling membantu dalam melaksanakan kewajiban/ibadah/menegakkan hukum Islam di Indonesia. Mari Kita sadarkan kebodohan masyarakat Islam Indonesia yang masih percaya mistik, mengikuti adat bangsa barat(pacaran, valentine day, tahun baruan dll.) yang jauh dari Al-Quran dan Hadist
Wass  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Anda masuk Islam dulu dan tinggalkan LDII yang menjadi jelmaan dari Lemkari dan hasil metamorfose dari Islam Jamaah. Baru mengajak bersatu ! Bagaimana akan bersatu jika aqidahnya saja sudah berbeda antara agama Islam dan LDII.

Perlu anda ingat bahwa Islam Jamaah yang anda anut ini telah lama divonis sesat oleh para ulama dan umat Islam bahkan dilarang oleh pemerintah dengan bukti-bukti yang secara ringkas tertera dalam artikel di atas.

Anda berbiraca atas nama Alquran dan Hadits sedangkan anda tidak tahu seluk beluk Islam.

Karena itu masuklah Islam dengan sempurna dan belajarlah kepada ahlinya. fas aluu ahladz dzikri in kuntum laa ta'lamuun (bertanyalah kepada para ulama jika kalian tidak mengerti).

 Termasuk tentang masalah khilafiyah furu'iyah dalam tata cara shalat berjamaah.

Jika anda hanya berpegangan dengan dengan satu-dua riwayat hadits dan anda pahami secara letterleg (hafiyah) maka anda akan mendapatkan pemahaman yang sempit, yang dapat menjerumuskan anda dalam kesalahan fatal.

Biasanya, tumbuhnya aliran sesat karena kekurang-luasan dalam memahami agama, serta mengandalkan pemikiran yang sempit, dan lagi-lagi faktor hidayah Allah yang menentukan.

Penyair menyebutkan : Wakullun yadda'i wushlan bi laela # wa laela laa tuqirru lahu bi dzaaka (setiap lelaki mengaku sebagai kekasihnya Laela # sedangkan Laela tidak pernah mengakui mereka - selain hanya si Qais yang telah memenuhi kreteria sebagai kekasihnya ), Kisah diambil dari legenda Qais & Laela atau Majnun Laela.

Ilustrasi ini memberi arti bahwa banyak golongan yang mengaku sebagai pemeluk Islam, namum tidak memenuhi syarat dan rukunnya sebagai umat Islam.

Nah, apakah Islam itu seperti yang digambarkan oleh prara penganut aliran sesat itu ?

Bertanyalah kepada para ulama Ahlussunnah wal Jamaah tentang hakikat ajaran Islam. jika kalian tidak memahaminya, hingga tidak salah dalam menjalani kehidupan beragama di dunia yang hanya sebentar ini.

3.
Pengirim: aswaja  - Kota: Probolinggo
Tanggal: 25/4/2009
 
assalam..
mohon maaf sebelumnya, saya hanya mengejewantahkan bahwa hadits itu banyak bukan hanya satu, dan ini Mas Rosi sudah pasti tau, atau jangan2 tidak tau??? hehe.. (maaf njiplak kata2nya).

Menurut mazhab Syafi’iyah basmalah wajib dibaca, karena basamalah bagian dari surat Fatihah, ayat pertama. Berdasarkan satu riwayat bahwa Rasulullah saw. menghitung ayat-ayat Fatihah sebanyak tujuh, termasuk basmalah. [HR. Bukhari]

Dan dalam kitab Al-Majmu` ada 6 orang shahabat yang meriwayatkan hadits tentang basmalah adalah bagian dari surat Al-Fatihah. (Al-Majmu` jilid 3 halaman 302)


Dalam riwayat lain Nabi bersabda. “Bila engkau membaca alhamdulillah … (Fatihah, maksudnya, red), maka bacalah bismillahirrahmanirrahim, karena itu merupakan Ummul Qur’an dan Ummul Kitab serta termasuk tujuh ayat Fatihah.” [HR. Daar Quthny]

Hadits yang senada juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dengan isnad yang shahih dari Ummi Salamah.

Masih menurut Syafi’iyah, dianjurkan membaca basmalah dengan keras sekiranya terdengar makmumnya di semua salat jahriyah (salat-salat yang disunatkan mengeraskan bacaan-bacaannya [Fatihah dan surat-surat setelahnya]: Maghrib, Isya’, Subuh, Jum’at).

Dikisahkan oleh Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw. membaca basmalah dengan jelas (terdengar jama’ahnya –red). [HR. Bukhari dan Muslim]

Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat basmalah tidak harus dibaca dalam salat, karena tidak termasuk ayat Fatihah, juga surat-surat lainnya dalam al-Qur’an (kecuali an-Naml pada pertengahan surat). Pendapat ini berdasar pada riwayat Sahabat Anas ra. “Aku salat bersama Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar dan Usman ra, tak kudengar satupun dari mereka membaca basmalah.” [HR. Muslim dan Ahmad].

Namun demikian mazhab Hanafiyah membolehkan membacanya dalam salat tidak berjama’ah(munfarid = sendirian), dengan suara yang lirih (sekiranya orang di dekatnya tidak mendengar dengan jelas).

Sama dengan Syafi’iyah, Hambaliyah berpendapat bahwa basmalah termasuk salah satu ayat Fatihah dan harus dibaca dalam salat, namun dengan suara lirih.

Wallahu a’lam.

 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jazakumullah kher, kami online kan untuk Mas Rosi dan para pengunjung.

4.
Pengirim: aswaja  - Kota: Probolinggo
Tanggal: 25/4/2009
 
Bukti-bukti Kesesatan LDII
Berbagai kesesatan LDII telah nyata di antaranya:

Menganggap kafir orang Muslim di luar jama¡¦ah LDII.

Menganggap najis Muslimin di luar jama¡¦ah LDII dengan cap sangat jorok, turuk bosok (vagina busuk).

Menganggap sholat orang Muslim selain LDII tidak sah, hingga orang LDII tak mau makmum kepada selain golongannya.

Bagaimanapun LDII tidak bisa mengelak dengan dalih apapun, misalnya mengaku bahwa mereka sudah memakai paradigma baru, bukan model Nur Hasan Ubaidah. Itu tidak bisa. Sebab di akhir buku Kitabussholah yang ada Nur Hasan Ubaidah dengan nama ¡¥Ubaidah bin Abdul Aziz di halaman 124 itu di akhir buku ditulis: KHUSUS UNTUK INTERN WARGA LDII. Jadi pengakuan LDII bahwa sekarang sudah memakai paradigma baru, lain dengan yang lama, itu dusta alias bohong.

Bukti-bukti dan uraiannya sebagai berikut dengan diawali diskrispi tentang LDII itu sendiri.

DESKRIPSI LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia)
Pendiri dan pemimpin tertinggi pertamanya adalah Madigol Nurhasan Ubaidah Lubis bin Abdul bin Thahir bin Irsyad. Lahir di Desa Bangi, Kec. Purwoasri,. Kediri Jawa Timur, Indonesia, tahun 1915 M (Tahun 1908 menurut versi Mundzir Thahir, keponakannya).

Faham yang dianut oleh LDII tidak berbeda dengan aliran Islam Jama’ah/Darul Hadits yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971 (SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971).

Keberadaan LDII mempunyai akar kesejarahan dengan Darul Hadits/Islam Jama’ah yang didirikan pada tahun 1951 oleh Nurhasan Al Ubaidah Lubis (Madigol). Setelah aliran tersebut dilarang tahun 1971, kemudian berganti nama dengan Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI) pada tahun 1972 (tanggal 13 Januari 1972, tanggal ini dalam Anggaran Dasar LDII sebagai tanggal berdirinya LDII. Maka perlu dipertanyakan bila mereka bilang bahwa mereka tidak ada kaitannya dengan LEMKARI atau nama sebelumnya Islam Jama’ah dan sebelumnya lagi Darul Hadits). Pengikut tersebut pada pemilu 1971 mendukung GOLKAR.

Nurhasan Ubaidah Lubis Amir (Madigol) bertemu dan mendapat konsep asal doktrin imamah dan jama’ah (yaitu Bai’at, Amir, Jama’ah, Taat) dari seorang Jama’atul Muslimin Hizbullah, yaitu Wali al-Fatah, yang dibai’at pada tahun 1953 di Jakarta oleh para jama’ah termasuk sang Madigol sendiri. Pada waktu itu Wali al-Fatah adalah Kepala Biro Politik Kementrian Dalam Negeri RI (jaman Bung Karno).

Aliran sesat yang telah dilarang Jaksa Agung 1971 ini kemudian dibina oleh mendiang Soedjono Hoermardani dan Jenderal Ali Moertopo. LEMKARI dibekukan di seluruh Jawa Timur oleh pihak penguasa di Jawa Timur atas desakan keras MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jatim di bawah pimpinan KH. Misbach.

LEMKARI diganti nama atas anjuran Jenderal Rudini (Mendagri) dalam Mubes ke-4 Lemkari di Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta, 21 November 1990 menjadi LDII (Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia). (Lihat Jawa Pos, 22 November 1990, Berita Buana, 22 November 1990, Bahaya Islam Jama¡¦ah Lemkari LDII, LPPI Jakarta, cetakan 10, 2001, halaman 265, 266, 267).

Semua itu digerakkan dengan disiplin dan mobilitas komando “Sistem Struktur Kerajaan 354″ menjadi kekuatan manqul, berupa: “Bai’at, Amir, Jama’ah, Ta’at” yang selalu ditutup rapat-rapat dengan system: “Taqiyyah, Fathonah, Bithonah, Budi luhur Luhuring Budi karena Allah.” (lihat situs: alislam.or.id).

Penyelewengan utamanya: Menganggap Al-Qur¡¦an dan As-Sunnah baru sah diamalkan kalau manqul (yang keluar dari mulut imam atau amirnya), maka anggapan itu sesat. Sebab membuat syarat baru tentang sahnya keislaman orang. Akibatnya, orang yang tidak masuk golongan mereka dianggap kafir dan najis (Lihat surat 21 orang dari Bandung yang mencabut bai¡¦atnya terhadap LDII alias keluar ramai-ramai dari LDII, surat ditujukan kepada DPP LDII, Imam Amirul Mu¡¦minin Pusat , dan pimpinan cabang LDII Cimahi Bandung, Oktober 1999, Bahaya Islam Jama¡¦ah Lemkari LDII, LPPI Jakarta, cetakan 10, 2001, halaman 276- 280).

Itulah kelompok LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang dulunya bernama Lemkari, Islam Jama¡¦ah, Darul Hadits pimpinan Nur Hasan Ubaidah Madigol Lubis (Luar Biasa) Sakeh (Sawahe Akeh/sawahnya banyak) dari Kediri Jawa Timur yang kini digantikan anaknya, Abdu Dhohir. Penampilan orang sesat model ini: kaku ¡Vkasar tidak lemah lembut, ada yang bedigasan, ngotot karena mewarisi sifat kaum khawarij, kadang nyolongan (suka mencuri) karena ada doktrin bahwa mencuri barang selain kelompok mereka itu boleh, dan bohong pun biasa; karena ayat saja oleh amirnya diplintir-plintir untuk kepentingan dirinya. (Lihat buku Bahaya Islam Jama¡¦ah Lemkari LDII, LPPI Jakarta, cetakan 10, 2001).

Modus operandinya: Mengajak siapa saja ikut ke pengajian mereka sacara rutin, agar Islamnya benar (menurut mereka). Kalau sudah masuk maka diberi ajaran tentang shalat dan sebagainya berdasarkan hadits, lalu disuntikkan doktrin-doktrin bahwa hanya Islam model manqul itulah yang sah, benar. Hanya jama’ah mereka lah yang benar. Kalau menyelisihi maka masuk neraka, tidak taat amir pun masuk neraka dan sebagainya. Pelanggaran-pelanggaran semacam itu harus ditebus dengan duit. Daripada masuk neraka maka para korban lebih baik menebusnya dengan duit.

Dalam hal duit, bekas murid Nurhasan Ubaidah menceritakan bahwa dulu Nurhasan Ubaidah menarik duit dari jama’ahnya, katanya untuk saham pendirian pabrik tenun. Para jama’ahnya dari Madura sampai Jawa Timur banyak yang menjual sawah, kebun, hewan ternak, perhiasan dan sebagainya untuk disetorkan kepada Nurhasan sebagai saham. Namun ditunggu-tunggu ternyata pabrik tenunnya tidak ada, sedang duit yang telah mereka setorkan pun amblas. Kalau sampai ada yang menanyakannya maka dituduh “tidak taat amir”, resikonya diancam masuk neraka, maka untuk membebaskannya harus membayar pakai duit lagi.

Kasus terakhir, tahun 2002/2003 ramai di Jawa Timur tentang banyaknya korban apa yang disebut investasi yang dikelola dan dikampanyekan oleh para tokoh LDII dengan iming-iming bunga 5% perbulan. Ternyata investasi itu ada tanda-tanda duit yang telah disetor sangat sulit diambil, apalagi bunga yang dijanjikan. Padahal dalam perjanjian, duit yang disetor bisa diambil kapan saja. Jumlah duit yang disetor para korban mencapai hampir 11 triliun rupiah. Di antara korban itu ada yang menyetornya ke isteri amir LDII Abdu Dhahir yakni Umi Salamah sebesar Rp 169 juta dan Rp 70 juta dari penduduk Kertosono Jawa Timur. Dan korban dari Kertosono pula ada yang menyetor ke cucu Nurhasan Ubaidah bernama M Ontorejo alias Oong sebesar Rp22 miliar, Rp 959 juta, dan Rp800 juta. Korban bukan hanya sekitar Jawa Timur, namun ada yang dari Pontianak Rp2 miliar, Jakarta Rp2,5 miliar, dan Bengkulu Rp1 miliar. Paling banyak dari penduduk Kediri Jawa Timur ada kelompok yang sampai jadi korban sebesar Rp900 miliar. (Sumber Radar Minggu, Jombang, dari 21 Februari sampai Agustus 2003, dan akar Kesesatan LDII dan Penipuan Triliunan Rupiah karya H.M.C. Shodiq, LPPI Jakarta, 2004).

Fatwa-fatwa sesatnya dan pelarangannya

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat: Bahwa ajaran Islam Jama¡¦ah, Darul Hadits (atau apapun nama yang dipakainya) adalah ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya dan penyiarannya itu adalah memancing-mancing timbulnya keresahan yang akan mengganggu kestabilan negara. (Jakarta, 06 Rabiul Awwal 1415H/ 13 Agustus 1994M, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Ketua Umum: K.H. Hasan Basri, Sekretaris Umum: H.S. Prodjokusumo.

Fatwa Majelis Ulama DKI Jakarta: Bahwa ajaran Islam Jama¡¦ah, Darul Hadits (atau apapun nama yang dipakainya) adalah ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya dan penyiarannya itu adalah memancing-mancing timbulnya keresahan yang akan mengganggu kestabilan negara. (Jakarta, 20 Agustus 1979, Dewan Pimpinan Majelis Ulama DKI Jakarta, K.H. Abdullah Syafi¡¦ie ketua umum, H. Gazali Syahlan sekretaris umum.

Pelarangan Islam Jama¡¦ah dengan nama apapun dari Jaksa Agung tahun 1971: Surat Keputusan Jaksa Agung RI No: Kep-089/D.A./10/1971 tentang: Pelarangan terhadap Aliran- Aliran Darul Hadits, Djama¡¦ah jang bersifat/ beradjaran serupa. Menetapkan: Pertama: Melarang aliran Darul Hadits, Djama¡¦ah Qur¡¦an Hadits, Islam Djama¡¦ah, Jajasan Pendidikan Islam Djama¡¦ah (JPID), Jajasan Pondok Peantren Nasional (JAPPENAS), dan aliran-aliran lainnya yang mempunyai sifat dan mempunjai adjaran jang serupa itu di seluruh wilajah Indonesia. Kedua: Melarang semua adjaran aliran-aliran tersebut pada bab pertama dalam keputusan ini jang bertentangan dengan/ menodai adjaran-adjaran Agama. Ketiga: Surat Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan: Djakarta pada tanggal: 29 Oktober 1971, Djaksa Agung R.I. tjap. Ttd (Soegih Arto).

Buku-buku LPPI tentang Bahaya Islam Jama¡¦ah, Lemkari, LDII (1999); Akar Kesesatan LDII dan Penipuan Triliunan Rupiah (2004).

Teks pidato Staf Ahli Menhan Bidang Ideologi dan Agama Ir. Soetomo, SA, Mayor Jenderal TNI bahwa Beberapa contoh aliran sempalan Islam yang bisa membahayakan aqidah Islamiyah, yang telah dilarang seperti: Lemkari, LDII, Darul Hadis, Islam Jama¡¦ah.¡¨ (Jakarta 12 Februari 2000, Staf Ahli Menhan Bidang Ideologi dan Agama, Ir. Soetomo, SA, Mayor Jendral TNI).

Ketua Komisi fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH Ma¡¦ruf Amin menyatakan, Fatwa MUI: LDII sesat. Dalam wawancara dengan Majalah Sabili, KH Ma¡¦ruf Amin menegaskan: Kita sudah mengeluarkan fatwa terbaru pada acara Munas MUI (Juli 2005) yang menyebutkan secara jelas bahwa LDII sesat. Maksudnya, LDII dianggap sebagai penjelamaan dari Islam Jamaah. Itu jelas!¡¨ (Sabili, No 21 Th XIII, 4 Mei 2006/ 6 rabi¡¦ul Akhir 1427, halaman 31).

BUKTI-BUKTI KESESATAN LDII
A. Orang-orang Islam yang di luar jama’ahnya dinyatakan sebagai:
- Orang kafir
- musuh Alloh
- musuh orang iman
- calon ahli neraka
- tidak boleh dikasihani. Di antaranya ditulis:

Dalam Makalah LDII berjudul Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Jama¡¦ah dengan kode H/ 97, halaman 8, berbunyi: Dan dalam nasehat supaya ditekankan bahwa bagaimanapun juga cantiknya dan gantengnya orang-orang di luar jama¡¦ah, mereka itu adalah orang kafir, musuh Allah, musuh orang iman calon ahli neraka, yang tidak boleh dikasihi,¡¨

Untuk menyikapi orang di luar jama¡¦ah LDII yang telah dianggap kafir itu dikemukakan ayat yang sebenarnya memang untuk orang kafir, tetapi di makalah itu untuk menegaskan orang di luar jama¡¦ah LDII adalah kafir, dan larangan menikah dengan orang selain jama¡¦ah LDII. Maka ditulis di baris selanjutnya:

“ingatlah firman Alloh”:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ . سورة النساء 144

“Hai orang orang iman jangan menjadikan kamu kekasih pada orang-orang kafir yakni selain orang iman.”

Dan diberi dorongan bahwa ternyata didalam jama’ah masih banyak sekali perawan-perawan, rondo-rondo yang cantik, yang barokah yang siap dinikahi dan banyak pula joko-joko, dudo-dudo yang ganteng dan tidak kalah gagahnya daripada orang-orang luar jama’ah. (Makalah LDII berjudul Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Jama’ah, h/97, halaman 9).

Secara berulang-ulang disebutkan dalam buku tokoh Islam Jama’ah Drs. Nurhasim yang berjudul “IMAM DAN JAMA’AH DALAM AGAMA ISLAM” maupun buku2 lainnya keluaran LDII, bahwa tiada Islam kecuali dengan berjama’ah (yang dimaksud adalah jama’ah H. Nurhasan Ubaiadah) . Tiada Islam itu artinya adalah kafir.

Uraiannya sbb:
“JAMA’AH DIDALAM AGAMA MENGENAI SELAIN SHOLAT ialah :
—-Mengangkat Amir/Imam untuk dita’ati dalam agama untuk menuju Surga, dan selamat dari Neraka Allah, berdasarkan dalil Hadits mauquf ialah ucapan Umar bin Al Chotob yang tersebut didalam Musnad ibnu Hanbal:

لا إسلام إلا بالجماعة ولا جماعة إلا بالإمارة ولا إمارة إلا بالبيعة ولا بيعة إلا بالطاعة

(Buku tokoh Islam jama’ah, Drs. Nurhasim, “IMAM DAN JAMA’AH DALAM AGAMA ISLAM” halaman 12)

— ”Sedang ber-jama’ah harus dengan jalan ber-amir. Ber-Amir dengan jalan berbai’at kemudian diikuti dengan taat sesuai dalil”. ( Drs. Nurhasim halaman 34 )

لا إسلام إلا. . . . . . . . . .

— ”Keterangan Rosulullah mengenai Jama’ah dengan sabda:

ما أنا عليه وأصحابي

(Yang aku tetapi dan para sahabatku) itu tidak bertentangan dan tidak mengurangi isi dari kata-kata Umar:

Laa Islaama illa bil jama’ati…. dst. . (Drs Nurhasim halaman 21)
— ”Adapun dalil yang menyanggah adanya Islam tanpa Jama’ah adalah Hadits mauquf, sabda Umar yang tersebut didalam Musnad ibnu Hanbal (Drs. Nurhasim halaman 19) :

لا إسلام إلا. . . . . . . . . .

Komentar kami: Pernyataan tersebut membuktikan bahwa yang menjadi dasar penetapan kafir terhadap orang-orang di luar jama’ah adalah Laa Islaama Illa bil jama’ati……dst

Dengan demikian dalil Laa Islaama Illaa bil Jama’ati…dst itu, bukan saja sebagai dasar berjama’ah, beramir, berbaiat dan taat tetapi lebih dari itu sebagai dasar penilaian bahwa orang yang di luar Jama’ah (H. Nurhasan Ubaidah) itu kafir. Pernyataan kafir ini yang dampaknya menjadi sangat luas, karena orang kafir itu padanya tidak ada lagi kebaikan, tidak ada kehalalan, adanya semua maksiat, semua keburukan, sama dengan binatang bahkan darah dan hartanya pun halal diambil.

Jadi walaupun beberapa guru LDII dalam kesempatan berdialog menyatakan kepada saya (penulis HMC Shodiq) bahwa Laa Islaama Illaa bil Jama’ati… itu bukan pokok tetapi hanya sebagai pendukung, namun jelas sekali pernyataan-pernyataan tersebut di atas merupakan fakta yang tidak bisa dipungkiri bahwa dalil dasar dari pada berjama’ah yang kemudian membai’at amir (H. Nurhasan Ubaidah) untuk ditaati, serta penilaian bahwa orang luar jama’ah itu kafir adalah Laa Islaama Illaa bil Jama’ati… dst. (Hadits mauquf yang dhaif).

Kesimpulannya, dalam hal yang berkaitan dengan berjama’ah, mengangkat amir, baiat dan taat serta pernyataan kafir (pengafiran), yang menjadi landasan pokoknya adalah Laa Islaama Illaa bil Jama’ati dst. lebih luas ada di Buku H.M.C. Shodiq, Akar Kesesatan LDII dan Penipuan Triliunan Rupiah, LPPI, Jakarta, cetakan 2, Oktober 2004).

B. Menganggap selain golongan LDII adalah najis, diungkapkan dengan hinaan sangat kotor, yaitu vagina busuk.
Ungkapan Imam LDII dalam teks yang berjudul Rangkuman Nasehat Bapak Imam di CAI (Snita Alam Indonesia, semacam jamboree nasional tapi khusus untuk muda mudi LDII) di Wonosalam Jombang tahun 2000. Pada poin ke-20 (dari 50 poin dalam 11 halaman).

Kutipan: “Dengan banyaknya bermunculan jamaah-jamaah sekarang ini, semakin memperkuat kedudukan jamaah kita (maksudnya, LDII, pen.). Karena betul-betul yang pertama ya jamaah kita. Maka dari itu jangan sampai kefahamannya berubah, sana dianggap baik, sana dianggap benar, akhirnya terpengaruh ikut sana. Kefahaman dan keyakinan kita supaya dipolkan. Bahwa yang betul-betul wajib masuk sorga ya kita ini. Lainnya turuk bosok kabeh.” (CAI 2000, Rangkuman Nasehat Bapak Imam di CAI Wonosalam. Pada poin ke-20 (dari 50 poin dalam 11 halaman)).

Tanggapan:
Ketika saya membaca teks itu, lalu menanyakan kepada seorang yang telah benar-benar sepuluhan tahun lebih belajar kepada Imam pendiri LDII yakni H Nurhasan Ubaidah Lubis yang dulu jamaahnya disebut Darul Hadits kemudian Islam Jamaah kemudian Lemkari, akhirnya LDII. Orang yang saya tanya itu mengajukan pertanyaan, untuk menegaskan apakah memang teks itu dari LDII. Lalu dia minta saya bacakan sebagian isi teksnya, maka saya baca poin 3:

“Nasehat pokok, nasehat utama yaitu satu-satunya jamaah supaya:
- Tetap menetapi QHJ (maksudnya, Qur’an Hadits Jamaah, pen.).
- Tetap menetapi 5 bab,
- Tetap menetapi sambung jamaah.”

Bekas murid Imam LDII ini mengakui bahwa itu memang teks dari LDII. Lalu dia minta saya membacakan apa yang akan saya tanyakan, yaitu poin 20. Saya pun membacakannya. Ketika saya baca kalimat: “Bahwa yang betul-betul wajib masuk sorga ya kita ini. Lainnya…. “ (saya tidak tega untuk meneruskan membaca, jadi macet). Lalu sang bekas murid Imam LDII itu meneruskan kalimat itu dengan dua kalimat alternatif, yang sama-sama amat sangat joroknya. Lalu dia bertanya: kalimat yang pertama atau yang kedua? Saya jawab, yang pertama (yaitu seperti yang tertulis di atas). Maka dia kaget, lho… jadi sekarang dipakai lagi? Padahal sudah pernah dihapus itu.

Dari keterangan itu, berarti penghinaan terhadap umat Islam oleh Imam LDII ini sudah sejak Imam pertama, kemudian diteruskan sekarang ini oleh penggantinya, yaitu anak Nurhasan bernama Abdu Dhohir.

Umat Islam selain jamaah LDII semuanya dihina dengan sebutan kemaluan wanita (vagina) yang busuk. Rangkaian penghinaan itu mengandung berbagai masalah:

Masalah aqidah yakni:
i. Mewajibkan (kepada Allah?) bahwa jamaah LDII saja yang masuk surga.
ii. Memastikan jamaahnya dengan perkataan betul-betul wajib masuk surga.
iii. Memastikan orang-orang selain jamaahnya sebagai vagina busuk semua (dengan keyakinan bahwa jamaah LDII adalah khoirul bariyyah –sebaik-baik manusia dan wajib masuk surga, sedang selain jamaah LDII adalah syarrul bariyyah –seburuk-buruk manusia, makanya disebut dengan kata-kata sangat jorok itu, menurut penjelasan bekas murid Imam LDII).

Menghina umat Islam selain jamaah LDII, tanpa kecuali, semuanya dianggap sebagai vagina busuk.

Mengucapkan kata-kata sangat kotor di depan pemuda-pemudi kader LDII atas nama nasehat Imam, itu berarti mengatasnamakan agama Allah, namun mulutnya sangat jorok.

Imam memberi nasehat itu bukan sekadar seperti khotib atau muballigh biasa. Sedangkan muballigh biasa pun apa yang disampaikan berupa nasehat agama itu adalah menyampaikan agama Allah. Muballigh saja kalau sampai menghina umat Islam apalagi dengan kata-kata yang sangat jorok, maka perlu dituntut. Boleh jadi dikeroyok massa beramai-ramai. Apalagi ini Imam yang merupakan pemimpin atas nama agama Allah.

Di samping membuat murkanya umat Islam secara keseluruhan, sikap LDII ini telah menyamai bahkan melebihi kejahatan terburuk yang Allah kecamkan, yaitu betapa buruknya sifat lancang orang Yahudi dan Nasrani yang berangan-angan bahwa hanya merekalah yang masuk surga, lalu dibantah langsung oleh Allah swt:

وَقَالُوا لَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ كَانَ هُودًا أَوْ نَصَارَى تِلْكَ أَمَانِيُّهُمْ قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ(111

Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (QS Al-Baqarah: 111).

بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِنْدَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ(112).

(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS Al-Baqarah: 112).

Dibanding dengan Yahudi dan Nasrani dalam ayat ini, LDII lebih drastis lagi, karena ungkapannya itu tegas-tegas dengan kata-kata “betul-betul wajib masuk surga” (Bahwa yang betul-betul wajib masuk sorga ya kita ini), lalu yang lainnya dihina dengan kata-kata sangat jorok.

Imam LDII mewajibkan hanya jamaahnya sajalah yang masuk surga itupun sudah ada tantangannya yang langsung dari Allah swt, yang dihadapkan kepada kelompok yang ditiru oleh LDII:

وَقَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَةً قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدًا فَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ عَهْدَهُ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ(80)

Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.” Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”. (QS Al-Baqarah: 80).

ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ(24)

Hal itu adalah karena mereka mengaku: “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung”. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan. (QS Ali Imran: 24).

C. Menganggap sholat orang selain LDII tidak sah, karena tidak sesuai dengan hadits Nabi saw. Hingga mereka tidak mau makmum kepada selain LDII.
(Kenyataan di kantor-kantor dan di kampung-kampung, orang LDII tidak mau makmum kepada selain golongannya. Bahkan cenderung tidak mau sholat di masjid Muslimin selain LDII. Kalau di kantor dan mereka terpaksa sholat di masjid kantor, maka biasanya orang LDII memilih datang ke masjid setelah masjid sepi atau sesudah sholat berjama’ah bubar. Atau sholat di mana saja, tidak di masjid. Bahkan mereka tidak pernah berjum’atan di masjid Muslimin selain milik LDII). Padahal sholat orang LDII perlu dipertanyakan, sebab landasannya adalah buku khusus untuk intern warga LDII berjudul Kitabussholah, 151 halaman. Sedangkan dalam Kitabussholah itu ada pemalsuan hadits riwayat At-Tirmidzi.

Jadi, LDII menganggap sholat orang selain golongan mereka tidak sah. Padahal sholat orang LDII justru yang bermasalah, karena pedomannya buku Kitabussholah khusus untuk intern warga LDII, yang di dalamnya mengandung kebohongan pendirinya, Nur Hasan Ubaidah.

Ini mengandung beberapa masalah:

Menganggap sholat yang sah hanya sholat orang LDII.

Buku pedoman sholat LDII, Kitabussholah mengandung kebohongan Nur Hasan Ubaidah pendiri Islam Jama’ah.

Menjadi bukti bahwa LDII adalah jama’ah yang mengikuti dan berpedoman kepada Nur Hasan Ubaidah, yang sudah terbukti banyak bohongnya.

Bagaimanapun LDII tidak bisa mengelak dengan dalih apapun, misalnya mengaku bahwa mereka sudah memakai paradigma baru, bukan model Nur Hasan Ubaidah. Itu tidak bisa. Sebab di akhir buku Kitabussholah yang ada Nur Hasan Ubaidah dengan nama ‘Ubaidah bin Abdul Aziz di halaman 124 itu di akhir buku ditulis: KHUSUS UNTUK INTERN WARGA LDII. Jadi pengakuan LDII bahwa sekarang sudah memakai paradigma baru, lain dengan yang lama, itu dusta alias bohong.

Menganggap sholat orang selain LDII tidak sah, karena tidak berpedoman kepada buku Kitabussholah yang mengandung kebohongan itu.
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jazakumullah kher, kami online kan untuk Mas Rosi dan para pengujung.

5.
Pengirim: ridwan  - Kota: Probolinggo
Tanggal: 25/4/2009
 
Sebelum menjawab pertanyaan saudara Rosi ini akan dibahas mengenai status surat al-Fatihah dalam shalat.

Membaca Surat al-Fatihah merupakan rukun shalat, baik dalam shalat fardhu maupun shalat sunnah. Hal ini didasarkan pada Hadits Nabi SAW berikut ini: Dari Ubadah bin Shamit, Nabi SAW menyampaikan padanya bahwa tidak sah shalatnya orang yang tidak membaca surat al-Fatihah. (HR Muslim)

Sementara basmalah merupakan ayat dari Surat al-Fatihah. Maka tidak sah jika seseorang shalat tanpa membaca basmalah berdasarkan dengan firman Allah SWT : Dan sungguh Kami telah berikan kepadamu (Nabi Muhammad) tujuh ayat yang berulang-ulang dan Al-Quran yang agung. (QS al-Hijr: 87)

Yang dimaksud dengan tujuh ayat yang berulang-ulang adalah Surat al-Fatihah. Karena al-Fatihah itu terdiri dari ayat yang dibaca secara berulang-ulang pada tiap-tiap rakaat shalat. Dan ayat yang pertama adalah basmalah. Dalam sebuah hadits disebutkan:

Dari Abu Hurairah beliau berkata, Rasalullah SAW bersabda, alhamdu lillahi rabbil alamin merupakan induk Al-Quran, pokoknya al-Kitab, serta Surat as-Sab ul Matsani. (HR Abu Dawud)

Berdasarkan dalil ini, Imam Syafi i RA mengatakan bahwa basmalah merupakan bagian dari ayat yang tujuh dalam surat al-Fatihah. Jika ditinggalkan, baik seluruhnya maupun sebagian, maka raka at shalatnya tidak sah. Imam Syafi i RA mengatakan bahwa basmalah merupakan tujuh ayat dari surat al-Fati ah. Apabila ditinggalkan atau tidak dibaca sebagian ayatnya, maka raka atnya tidak cukup. (Al-Umm, juz I, haL 129)

Karena merupakan bagian dari surat al-Fatihah, maka basmalah ini juga dianjurkan untuk dikeraskan ketika seseorang membaca al-Fatihah dalam shalatnya, sesuai dengan Hadits Nabi SAW: Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW (selalu) mengeraskan suaranya ketika membaca basmalah (dalam shalat). (HR Bukhari)

Menjelaskan hadits ini, Ali Nayif Biqa i dalam tahqiq kitab Idza Shahha al-Hadits Fahuwa Madzhabi karangan Syeikh as- Subki menjelaskan: Ibn Khuzaimah berkata dalam kitab Mushannaf-nya menyatakan, pendapat yang menyatakan sunnah mengeraskan basmalah merupakan pendapat yang benar. Ada hadits dari Nabi SAW dengan sanad yang muttashil (urutan perawi hadfts yang sampai langsung kepada Nabi Muhanzmad SAW), tidak diragukan, serta tidak ada keraguan dari para ahli hadfts tentang shahih serta muttashil-nya sanad hadfts ini. Lalu Ibn Khuzaimah berkata, telah jelas dan telah terbukti bahwa Nabi SAW (dalam hadits tersebut) mengeraskan bacaan basmalah dalam shalat. (Ma na Qawl al-Imam al-Muththalibi Izda Shahha al-Hadits Fahuwa Madzhabi, hal 161)

Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa basmalah merupakan sebagian surat dari al-Fatihah, sehingga harus dibaca manakala membaca al-Fatihah dalam shalat. Dan juga basmalah disunnahkan untuk dikeraskan dalam shalat jahriyyah atau shalat yang disunnahkan untuk mengeraskan suara yakni maghrib, isya dan subuh dan beberapa shalat sunnah berjamaah yang dikerjakan pada malam hari.

Sunnah artinya lebih utama dikerjakan tapi tidak sampai pada hukum wajib. Kesunnahan mengeraskan bacaan basmalah ini sebagaimana sunnahnya mengeraskan keseluruhan al-Fatihah dalam shalat jahriyyah tersebut
Kajian Aswaja diatas adalah hidangan ilmu dari KH MUHYIDDIN ABDUSSHOMAD
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Ketua PCNU Jember dalam/di berbagai sumber.
Semoga bermanfaat!..
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jazakumullah kher, kami online kan untuk Mas Rosi dan para pengunjung.

6.
Pengirim: diqqi  - Kota: jepara
Tanggal: 29/9/2009
 
ASS.... LDII mulai melebarkan sayapnya..susah sekali untuk membendungnya.banyak yang terjerumus ke hadist manqulnya Nur hasan.gmn ni pak ustadz..?kaum kwarij memang susah untuk diberitahu dan serampangan dalam dakwahnya... 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
ASS.... LDII mulai melebarkan sayapnya..susah sekali untuk membendungnya.banyak yang terjerumus ke hadist manqulnya Nur hasan.gmn ni pak ustadz..?kaum kwarij memang susah untuk diberitahu dan serampangan dalam dakwahnya...

7.
Pengirim: anh  - Kota: kediri
Tanggal: 3/10/2009
 
innallaha a'lamu bima la ta'lamun 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Semoga umat Islam Indonesia tetap istiqomah dalam koridor Sunni Syafi'i

8.
Pengirim: Renal lugina  - Kota: jakarta
Tanggal: 12/10/2009
 
Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh?

Ashadu allailaha illallah wa ashadu anna Muhamad rasullullah,
Ama ba'du

wahai kaum muslimin jangan tertipu propaganda percayalah itu semua dusta itu propaganda itu tidak benar, itu memutarbalikan fakta dan dipelintir di lebih-lebihkan, mereka menyatakan lddi tidak boleh mendengar dan mengaji pada diluar atau selain mulut ulama ldii itu tidak benar, banyak sekali ulama-ulama ldii yang berguru diluar/ pada selain jamaah ldii, dan mengikuti apa yang dikatakan selain orang ldii selama itu benar sesuai quran dan sunah, banyak pula fatwa MUI yang Ldii ikuti, kemudian belajar mengaji quran hadis pada selain ldii misalkan ke syeh sabah mesir, ke mekah kepada para imam masjidil haram, kemudian ada juga ke salah satu syeh ke thailand, begitupun didalam negeri, kemudian tidak benar pula menajiskan dan mengkafirkan, mengenai mangkul, saya kira semua ulama yang kredibel ilmunya dan ahalaknya, yang mengusai dan ahli dalam ilmu quran hadis sudah pada mengerti apa itu mangkul, apa itu, isnad dan sandaran, silahkan anda tanyakan, jadi sesungguhnya para penghasut dan pemfitnah ini mudah sekali menghukumi tanapa tahu hakikatnya, ini tidak ilmiah tendensius dan cenderung dengki, saya bisa bongkar semua kedustaan tulisan fitnahan ini dengan bukti bahwa itu bohong, oleh karena itu jangan smapai terpengaruh jiwa anada dan otak anad dengan tulisan fitnah propaganda ini, jangan samapai tercuci otak anada oleh mereka, bagi anda yang ingin bukti silahkan hub email saya 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG ISLAM JAMA’AH (LDII)
Faham Islam Jamaah ada di Indonesia sekitar tahun 70-an. Karena ajarannya sesat dan menyesatkan serta menimbulkan keresahan masyarakat, faham ini dilarang oleh Pemerintahan pada tahun 1971. Larangan Pemerintah tidak diacuhkan, mereka terus beroprasi dengan berbagai nama yang terus berubah hingga memuncak sekitar tahun 1977-1978.
Faham ini menganggap bahwa ummat Islam yang tidak termasuk Islam Jama’ah adalah termasuk 72 golongan yang pasti masuk neraka; Umat islam harus mengangkat ’’Amirul Mukminin’’ yang menjadi pusat pemimpin dan harus mentaatinya; umat islam yang masuk golongan ini harus di bai’at dan setia kepada ‘’Amirul Mukminin’’ di jamin masuk surga; ajaran Islam yang sah dan boleh dituruti hanya ajaran Islam yang bersumber dari ‘’Amirul Mukminin’’.
Pengikut aliran ini harus memutuskan hubungan dengan golongan lain walaupun orang tuanya sendiri; tidak sah salat di belakang orang yang bukan Islam Jama’ah. pakaian shalat pengikut Islam Jama’ah yang tersentuh oleh orang lain yang bukan pengikutnya harus disucikan; suami harus mengusahakan agar istrinya turut masuk golongan Islam Jama’ah dan jika tidak mau maka perkawinannya harus diputuskan; perkawinan yang sah adalah perekawinan yang direstui oleh ‘’Amirul mukminin’’ dan khotbah yang sah bila dilafadzkan dalam bahasa Arab.
Berhubung dengan hal-hal tersebut di atas maka Majelis Ulama Indonesia menyatakan:
1.Bahwa ajaran Islam Jamaah, Darul Hadits (atau apapun nama yang dipakainya / termasuk LDII, pen) adalah ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya dan penyiarannya itu adalah memancing-mancing timbulnya keresahan yang akan mengganggu kestabilan negara.
2.Menyerukan agar ummat Islam berusaha menginsafkan saudara-saudara kita yang tersesat itu untuk kembali kepada ajaran agama Islam yang murni dengan dasar niat dan keinginan menyelamatkan sesama hamba Allah yang telah memilih Islam sebagai agamanya dari kemurkaan Allah SWT.
3.Agar ummat Islam lebih meningkatkan kegiatan dakwah Islamiyah melalui pengajian atau media lainnya, terutama terhadap para remaja, pemuda, pelajar, seniman dan lain-lain yang sedang haus terhadap siraman agama Islam yang murni terutama kepada calon-calon pengikut Islam Jamaah dalam tahap pertama, dengan metode atau cara-cara penyampaian yang yang lebih sesuai dengan ummat yang dihadapi.
4.Agar segera melaporkan kepada Kejaksaan se tempat dengan memberikan bukti-bukti yang cukup lengkap manakala gerakan atau kegiatan Islam Jamaah (atau apapun nama lain yang dipakainya) sampai menimbulkan keresahan dan kegoncangan rumah tangga dan masyarakat.




Jakarta, 06 Rabiul Awwal 1415 H/13 Agustus 1994 M

DEWAN PIMPINAN
MAJELIS ULAMA INDONESIA

Ketua Umum
(KH. HASAN BASRI)

Sekretaris Umum (H.S. PRODJOKUSUMO)

9.
Pengirim: PSISRA SRAGEN  - Kota: Sragen
Tanggal: 11/1/2010
 
LDII Pembohong, LDII memang betul2 pembohong, hati2 ama LDII semua muslimin, aku sekarang berada dalam kelompoknya, mau keluar masih malu dan merasa gak enak ati sama mertua aku, hati-hati dan waspada sama kebohongan LDII 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mudah-mudahan anda dilindungi oleh Allah.

10.
Pengirim: kris  - Kota: mlg
Tanggal: 23/1/2010
 
ammy,bantu ini ya..
Ritual apa maksudmu? Mukenah gk hrs ptih yg pnting suci, mana dalil yg menyebutkan (ada yg bilang sprti LnL} bgaimana Ammy menanggapi perihal demikian, Sukron Katsiro..... 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mukena berwarna putih bukanlah satu keharusan. Menimbang sebuah aliran dikatakan sesat bukan karena warna seragamnya, tetapi karena keyakinan aqidahnya yang melenceng dari aqidah Islamiyah

11.
Pengirim: Habsyi Ridwan  - Kota: Karawang
Tanggal: 5/2/2010
 
untuk sdr rosi dan para pengikut LDII sadarlah dan kembali kepada ajaran islam yg sebenarnya janganlah kalian tenggelam dalam kesesatan ajaran kalian. Kesesatan kalian begitu nyata, sampai ibu bapak kalian tidak kalian akui sebagai orang tua kalian jika orang tua kalian bukan salah satu dari pengikut kalian, Saya sudah pernah mengikuti pengajian kalian begitu juga Kakak saya malah dulu istri saya dan kakak ipar saya menjadi salah satu dari pengikut kalian, dan alhamdulillah mereka sudah sadar. bahkan sampai sekarang saya dan teman saya yang ada di salah satu pondok pesantren di karawang menyatakan akan memerangi aliran sesat kalian. Jadi sadarlah dan bertobatlah kalian semua dari kesesatan kalian 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Seluruh penganut LDII hendaklah bertobat kepada ALLAH dan kembali mengikuti ajaran Islam yang benar dengan baik.

12.
Pengirim: Didit  - Kota: surabaya
Tanggal: 4/9/2010
 
LDII hanya mementingkan nafsu duniawi, mementingkan kelompoknya sendiri. Apalagi harus infaq kepada amir jika tidak masuk neraka, terlihat sekali materialistis. Baru kali ini ada imam seperti ini.. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mudah-mudahan kita dan seluruh keluarga diselamatkan dari pengaruh aliran sesat.

13.
Pengirim: a. salman al farisi  - Kota: gresik
Tanggal: 16/9/2010
 
ana ahadu tholibukum yaa ustadz 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mudah-mudahan ilmunya diberi barakah.

14.
Pengirim: Mirza  - Kota: Singosari
Tanggal: 22/9/2010
 
Ini satu lagi cerita tentang LDII, di Kediri, kebetulan beliaunya yang cerita mondok di Lirboyo. Ada seseorang yang berkunjung ke rumahnya Anggota LDII. Setelah beliaunya pergi ternyata bekas duduk beliau langsung disiram dengan air. Astaghfirullah!

Ada lagi. Ada seorang Anggota LDII beserta keluarganya keluar. Waktu itu rumah tidak ada yang jaga, tetapi mereka masih punya jemuran. Hari hujan, tetangganya mengangkat jemuran mereka supaya tidak kehujanan, namanya juga tetangga. 'ndilalah', jemuran sebegitu banyaknya langsung dicuci kembali semua. Masya Allah!!!

Ass. Pak Kyai... Saya tunggu jadi khatib Jum'at lagi di Masjid Hizbullah. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Umat Islam perlu tahu info ini. Di Indonesia, warga LDII sangat minoritas, dan di belahan dunia Islam lainnya malah tidak kenal LDII produk 'oknum' Indonesia ini. Padahal Nabi SAW bersabda : Alaikum bissawaadil a'dham, hendaklah kalian mengikuti golongan umat Islam yang kuantitas dan kualitasnya mayoritas.

15.
Pengirim: naima  - Kota: gresik
Tanggal: 23/11/2010
 
sebetulnya ldii itu bukan aliran sesat 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Terserah masyarakat yang menilai, kami hanya memposting kisi-kisi ringkas, bahwa LDII adalah Islam Jamaah' yang pernah dilarang di Indonesia sebelum ganti nama LDII

16.
Pengirim: lia  - Kota:
Tanggal: 30/12/2010
 
jangan hanya pande melihat kekurangnan,,
qt d hadirkan d dunia bkan laen hnya karna allahh,, jgnlahh mencemooh ajaran" yg iyy turunkan,,
hidup saling toleransi itu perlu,,, 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Lebih penting dari toleransi yang anda tawarkan, adalah anda kembali kepada ajaran Islam yang benar dengan mengikuti tuntunan para ulama Ahlus sunnah wal jamaah yang secara estafet mempelajari dari para ulama generasi sebelumnya, yang terus menerus hingga generasi para Tabi'in yang mngambil dari para Shahabat dan para Shahabat langsung belajar kepada Nabi SAW.

17.
Pengirim: muhammad Dzikrulloh Al -Haq  - Kota: cepu,Blora,Ja-teng
Tanggal: 27/2/2011
 
saya ingat komentar dari ketua LPPI bahwa LDII adalah Lembaga Dajjal Iblis Indonesia.dan perlu di ketahui bahwa yg namanya Nurhasan ubaidah Lubis(LUAR BIASA) itu pernah ada kasus d mekkah,yaitu nyuri kambing. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kami mengambil rujukan dari buku keluaran LPPI.

18.
Pengirim: andi  - Kota: jogja
Tanggal: 12/3/2011
 
ass wwbb kita prihatin dgn beragam kejadian atau fenomena yang timbl ditengah2 masyarakat muslim.ke3rancuan2 yang masuk kedalam ranah sensitif{agama}menurut hemat saya ada beberapa faktor yang melatar belakangi mekar dan semerbak ajaran2 yang tidqk logis tersebt.1.demokrasi/kebebasan menyatakan ide.2:generasi yang tahu agama tapi tidak memahami agama.3 kepiawaian mush2 allah membgks cela noda yang disukai nafsu sebagai jalan untk menark jiwa2 yang sedang dibalut keraguan. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Formalisasi Syariat dalam tataran hukum positif, adalah mutlak diperlukan di negeri ini.

19.
Pengirim: syaiful  - Kota: tangerang
Tanggal: 16/8/2011
 
klo saya pribadi''Klo jamaahnya LDTII itu orangnya pinter2 tapi pada keblinger oleh pemimpinnya sendiri'''dengan nama ALLOH yg Maha pengasih lagi Maha penyayang,,,kita sama2 pemeluk agama islam'''untuk menghilangkan sgala kerisauan dihati dan masyarakat luas.,mari berdo'a kpd Alloh minta ditunjuki mana diantara kami yg sesat,,,,dan perbanyaklah jikir IHDINA ShIROTOL MUSTAQIIM,,,,,sekali lagi maaf''banyak ajaran2 mengtasnamakan ISLAM katanya ini jalan yg lurus tapi kebanyakan ga ada yg BENER dan tidk sesuai dgn anjuran ALLOH s.w.t dan Nabi Muhammad s.a.w! saya yg blum banyk mengerti tolong bagi jamaah LDTII,,,saya yakin dihati nurani kalian'''bisa menilai arti dari kata menyimpang''dan satu lagi''''jagalah AQIDAH dan AkhLAKULKaRIMaH karena keduanya dapat menujukan mana yg benar dan menyimpang,,,,itu saja yg saya bisa sampaikan'''sebelumnya minta dimaafkan bila ada salah2kata,,saya hanyalah manusia lemah yg selalu memohon kasih dan sayangnya ALLOH SWT bagi diriku dan kaum muslimin dan muslimat..allhamdullilahirobbil'alamin..trimakasih''''saya ucapkan wa'alaikum salam warahmatullohi wabarakatuh. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Nabi SAW berpesan kekada ummat : 'Alaikum bissawaadil a'dham (wajiblah atas diri kalian untuk mengikuti golongan (muslimin) yang mayoritas'.

Di dunia ini ummat Islam yang jumlahnya mayoritas adalah pengikut Ahlus sunnah wal jama'ah yang mengikuti empat madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali). Sedang yang lainnya adalah minoritas, itupun terbagi menjadi berbagai aliran, bahkan banyak juga aliran bikin-bikinan baru, termasuk LDII tentunya.

20.
Pengirim: obet  - Kota: tegal
Tanggal: 20/8/2011
 
orang yg blm tau ldii pasti menganggap ldii sesat padahal sebaliknya intropeksi deiri aja sendiri saya tetangga dari orang ldii dan ternyata mrk orang yg sangat baik2 wasalam 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Aqidah seseorang/sekelompok adalah penentu bagi baik-tidaknya diri mereka dalam pandangan syariat, bukan hanya karena kebaikan perilakunya. Jika ada orang yg ahli menolong sesama, suka memberi, baik perangainya dan hampir semua sifat kebaikan sosial sebagai manusia ada pada dirinya, hanya saja ia adalah penganut Atheis misalnya, maka tetap saja orang itu tidak baik menurut kaca mata Islam.

21.
Pengirim: kiki  - Kota: medan
Tanggal: 23/8/2011
 
assalammualikum wr.wb
knp slalu mnyalakan LDII..
jangn slalu mrasa bnar atas ajaran yang kalian miliki.........aplgi ssama islamm........yang kalian katakn tntg LDII smua itu tidak bnar...toh smua blajar dari qur'an n hadist dan tidak ada yang menyimpang..dan tidak ada paksaan tuk brgbng ddlm nya...buat anggota2 LDII yg sdah kluar..jgn mnjlk2kn LDII...mngkin kamu2 smua yg blum bisa mngkuti turan2 nya.

wassalam 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
KAJIAN MUI KAB. MALANG TENTANG LDII

Majalah Al-Muftie (Medianya Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Malang), terbitan Ramadlan 1432/2011. Pada halaman 3, rubrik Kabar Utama, terdapat artikel FRIH (Forum Ruju' Ilal Haq) Para Mantan Anggota IJ. 'Waspadai Aliran Sesat Islam Jamaah (IJ) dan 'LDII Paradigma Baru'.

Apa itu Islam Jamaah ?
Islam Jamaah (IJ) adalah sebutan yang ditujukan kepada kelompok umat Islam, yang awalnya dipimpin oleh H. Nurhasan Ubaidah (HNU) sejak pembaiatannya sebagai imam IJ yang diakuinya padsa tahun 1941.

Organisasi yang pertama kali dibentuk oleh pimpinan IJ adalah Yayasan Pengajian Islam Djamaah (YPID), yang kemudian beberapa kali berubah nama, dan nama organisasi IJ yang sekarang adalah Lembaga Dakwa
Islam indonesia [LDII]. MUI telah mengeluarkan fatwa sesat terhadap ajaran Islam Jamaah sejak lama, sejalan dengan larangan Pemerintah RI terehadap ajaran Islam Jamaah dengan nama apapun melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI: 089/DA/1971.

Namun Islam Jamaah nyatanya masih aktif meneruskan ajaran HNU.Kegiatan warga IJ yang nampak di masyarakat adalah mengajian al-Qur'an dan al-Hadits yang terjadwal dengan intensitas tinggi. Sampai di sini nyaris tidak ada kemusykilan, namun kalau anda mampu mencermati lebih jauh, maka akan nampak bahwa yang menjadi landasan kegiatan mereka adalah ajaran-ajaran rahasia [bithonah]imam mereka diantaranya yaitu:

1. BAIAT KEPADA IMAM IJ: warga IJ harus yakin bahwa dengan berbaiat kepada imam IJ dan menta'ati ajarannya maka hidupnya halal dan matinya wajib masuk surga, sedangkan diluar IJ, Islamnya tertolak dan matinya wajib masuk neraka .

2. ILMU MANQUL: bahwa ilmu agama harus diambil [manqul] dari jalur HNU, kalau tidak, maka ilmunya tidak sah,ibadahnya tidak sah dan Islamnya tidak sah alias belum/tidak Islam.

3. INFAQ PERSENAN WAJIB: wajib infaq sampai 10% dari penghasilan, disetor kepada imam, di tambah infaq dan shadaqah lain untuk Pusat, Daerah, Desa dan Kelompok.

4. PRAKTEK PENGKAFIRAN: warga IJ mempraktekkan pengkafiran dalam
hal:
A). Tidak makmum shalat kepada imam shalat non warga IJ, kalau terpaksa harus makmum maka niatnya shalat munfarid/shalat sendiri.
B). Tidak menyalati atau mendoakan jenazah muslim non warga IJ walaupun orang tua sendiri.
C). Anak-anak warga IJ tidak mendapat hak waris.
D). Tidak boleh nikah dengan orang Islam di luar IJ, dan sahnya nikah harus Nikah Dalam (ND) dulu, nikah di KUA hanya formalitas untuk mendapatkan surat nikah.
E). Warga IJ yang keluar atau di keluarkan dari IJ di hukumi murtad dari Islam.
F). Dll.

5. Nasehat Pokok Imam IJ Pada Teks Daerahan Bulanan Berbunyi:
Barang siapa yang mau tetap menetapi, memerlukan dan mempersungguh Qur'an Hadits, jama'ah CARA LIMA BAB karena Allah sampai pol tutug ajal matinya masing-masing WAJIB MASUK SURGA (dalilnya surat An-nisa ayat 13 dan Hadits Tirmdzi juz 3 hal 31).

Yang dimaksud cara 5 Bab adalah program ibadah IJ yaitu:

1). Ngaji. 2). Ngamal. 3). Membela Qur'an Hadits. 4). Sambung jamaah,dan 5). Ta'at Allah, Rasul, Imam secara Qur'an Hadits.

Nasehat ini merupakan klaim IJ bahwa yang WAJIB MASUK SURGA hanya warga IJ karena hanya mereka yang menetapi Islam dengan cara 5 Bab yang spesifik ajaran HNU, sedangkan muslim lainnya yang menetapi agama Islam tidak secara 5 Bab IJ, WAJIB MASUK NERAKA.

Doktrin ini menjadi pengikat warga IJ, sebab kalau keluar diancam matinya WAJIB MASUK NERAKA. Ini satu bukti kedustaan memaknai Al-Qur'an surat AN NISA ayat 13 dan 14 untuk kepentingan kelompoknya.

Doktrin-doktrin semacam di atas inilah yang menbedakan antara LDII dengan agama Islam.

22.
Pengirim: INISIAL K R  - Kota: BATANG
Tanggal: 9/11/2011
 
Tak usahlah qt memikirkan semua itu, karena biarlah nanti tuhan yg menentukan nasib qt sendri dsna. toch blm tentu jg qt benar,. jd menurut q qt jlni aj yg menurut qt benar dgn niat yg baik, tak usah saling menyalahkan. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Justru syariat mengajarkan : Qulil haqqa walau kaana murran (Katakan yang sebenar-benarnya sekalipun itu terasa pahit). Jadi KR perlu belajar dulu agama ini dengan baik dan benar, baru dapat berkomentar. Agar KR dapat membedakan mana ajaran yang benar dan mana aliran yang sesat. Begitu !

23.
Pengirim: Toni Reza  - Kota: Jakarta
Tanggal: 11/11/2011
 
Ustad, sebenarnya apa sih yg "dijual" oleh LDII sehingga banyak yang tertarik. Ajarannya apa yang berbeda dengan dengan ahlussunnah sehingga orang2 (maksudnya pengikut LDII) meyakini bahwa ajaran LDII adalah kebenaran? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Wallahu a'lam, kami belum tahu apa yang mereka 'jual', rujukan kami adalah hasil investigasi MUI dan LPPI, untuk mengingatkan ummat Islam agar tidak salah dalam melangkah.

Mohon baca juga artikel kami berjudul : Kajian MUI Tentang LDII.

24.
Pengirim: roy chandra  - Kota: tangrang
Tanggal: 18/12/2011
 
Pak tau nga yang paling senang kalo kita umat islam pada saling mejelekan saling serang saling caci maki yang menang adalah yang punya pasilitas yang sekarang kita gunakan saat ini, siapa dia.....? Yahudii.... nasroniii... emang maunya mereka umat islam ini saling bunuh bunuhan. Seperti yang terjadi di negara islam sekarang ini. Bapak atau ibu yang nulis tulisan ini berikir nga sampai kesana. . Kasian pak bu..  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jika tidak ada yang mengungkap bahaya aliran sesat, tahu nggak siapa yang paling rawan jadi korban kesesatan aqidahnya ? Yaa anak cucu kita kaan ? Padahal keselamatan dunia akhirat tergantung dari keselamatan aqidah semata. Bahaya gerakan aliran sesat dengan bahaya pemurtadan umat dari kalangan non muslim adalah sama-sama bahaya bagi keselamatan kehidupan umat Islam.
Musailimah Alkadzzab adalah salah satu tokoh aliran sesat yang ada di jaman Nabi SAW dan diperangi oleh tentara umat Islam. Di saat yang sama, umat Islam juga berperang melawan kalangan kaum kafir.

25.
Pengirim: hari y  - Kota: jakarta
Tanggal: 21/2/2012
 
sebelum anda menjelek2kan orang lain apakah anda sendiri keluarga anda saudara2 anda sudah benar jgn hanya pinter ngomong perpuatan sendiri kaya setan 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Maaf, situs ini sifatnya ilmiah, bukan ajang debat bebas seperti di FB. Apalagi dengan menggunakan kata-kata yang tidak berdasarkan dalil syariat. Jika anda ingin berdebat seperti yang anda lontarkan di atas, di sini bukan tempatnya, jadi sebaiknya anda cari akun FB yang dapat menampung perkataan-perkataan anda.

Perlu anda cermati bahwa artikiel ini dinukil dari buku Kupas Tuntas Kesesatan & Kebodohan LDII karya M. Amin Jamaluddin. Ketua LPPI, Jakarta. (HP 081310331766). Beliau selalu siap debat ilmiah dan dialog terbuka, sewaktu-waktu anda dan teman-teman anda mengundangnya.
Terima kasih.

26.
Pengirim: Abu Syahri  - Kota: Tangerang
Tanggal: 2/6/2012
 
Assalaamu 'alaikum.wahai kaum muslim rohimakumullah(ASWAJA)mari berdoa kepada Allah dengan ikhlas semoga saudara saudara kita diberikan hidayah taufik dan dapat mengetahui mana yang hak dan bathil sehingga kembali kepada Islam yang hak menurut pemahaman salafussholih Amin 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Mudah-mudahan mereka benar-benar arrujuu` ilal haqq (kembali kebada ajaran Islam yang benar)

27.
Pengirim: novriyadi  - Kota: bekasi
Tanggal: 21/8/2012
 
gw bukan LDII tapi gw mau kasih tau ini situs artikelnya ga beres karena sudah memfitnah orang urusin diri sendiri bener ga dirilo kalo lo ga suka sama lDII bilang aja langsung kepusatnya berani ga lo jgn cuma bikin artikel yg gak jelas cuma isinya fitnah doang kita negara pancasila dodol lo. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Artikel dinukil dari beberapa buku rujukan yang mengungkap tentang pemahaman LDII termasuk dari MUI. Mohon baca artikel kami dengan judul lain bertema tentang LDII. Mudah-mudahan mereka dapat kembali kepada aqidah Aswaja.

28.
Pengirim: rada  - Kota: blitar
Tanggal: 7/9/2012
 
orang2 yg blm prnh msk dlm ldii ga akn tahu sbnrnya ldii tuh kaya gmn, org ldii yg blang kalo artikel ini fitnah itu bohong, artikel para ulama yg mmbantah ldii hmpir semua ssuai dgn knyataan yg ada. saya skeluarga ikut aliran ini, dan bgaimana cara agar saya bs kluar dr alirn sesat ini?? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Sebaiknya sering-sering datang ke kantor MUI se tempat atau ke Ulama NU yang sepuh untuk meminta bimbingan kepada mereka, mudah-mudahan Allah menambah hidayah agar menjadi muslim yang baik dan benar.

29.
Pengirim: muklisin  - Kota: malang
Tanggal: 1/10/2012
 
Hebat 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ya, kesesatan yg sangat dahsyat dan hebat.

30.
Pengirim: Jusuf Hilmy  - Kota: Mataram
Tanggal: 2/10/2012
 
Pengirim: aswaja - Kota: Probolinggo
Tanggal: 25/4/2009

Bukti-bukti Kesesatan LDII
Berbagai kesesatan LDII telah nyata di antaranya:

Menganggap kafir orang Muslim di luar jamaah LDII.

Tapi ana lihat Pejuang Islam juga menganggap LDII bukan Islam ketika dia mengatakan dalam tanggapannya sbb: "Anda masuk Islam dulu dan tinggalkan LDII yang menjadi jelmaan dari Lemkari dan hasil metamorfose dari Islam Jamaah. Baru mengajak bersatu ! Bagaimana akan bersatu jika aqidahnya saja sudah berbeda antara agama Islam dan LDII."
Sesama Islam kok saling hujat sich?  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Karena LDII masih berada di luar Islam, maka kami mengajak mereka untuk masuk Islam, tentunya sesuai pemahaman para ulama salaf Ahlus sunnah wal jamaah. Kalau sudah masuk Islam, maka tidak akan dipermasalahkan lagi oleh umat Islam.

31.
Pengirim: Alan wijoyo  - Kota: LAMONGAN
Tanggal: 6/1/2013
 
Jadi bingung aku...mau milih ikut yang mana...?tolong kasih saran 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Nabi SAW bersabda : Alaikum bis sawaadil a'dham (hendaklah kalian mengikuti golongan mayoritas). Nah di dunia ini kaum Aswaja adalah kelompok mayoritas, sedangkan LDII jumlahnya sangat minoritas.

32.
Pengirim: Muhammad Reyhan  - Kota: Saudi
Tanggal: 5/3/2013
 
Bismillah, ada beberapa point dari kisi-kisi kesesatan LDII yang ana bisa ambil hikmahnya.

Dan banyak sekali dari kisi-kisi diatas dikarang/dimodivikasi oleh sang penulis blog ini, yang ana sayangkan judulnya blog ini "NU garis lurus" ???

Sesuatu bangat buat ana, sejak kapan NU menjadi garis lurus??? Padahal setahu ana NU itu ahlul bid'ah "Akar dari sumber bid'ah di RI"

Wallahu 'alam 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Sejak maraknya penganut aliran-aliran sesat LDII, JIL, Syiah dan Wahhabi berkeliaran di dunia maya seperti anda saat ini.

Kami tampil dengan pembahasan ilmiah, agar anda tahu betapa rusaknya aqidah aliran sesat jika ditinjau dari dekat.

33.
Pengirim: gue  - Kota: mboh
Tanggal: 4/4/2013
 
Kalo memang sesat, kenapa tidak di serbu aja kayak Ahmadiyah? Faktanya LDII masih eksis sampe sekarang bahkan pengikutnya semakin banyak,meskipun banyak yg memprovokasi dan fitnah tanpa bukti nyata kayak tulisan goblok ini. Setau ane LDII tidak melarang siapapun untuk bergabung dengan organisasi mereka, jadi buat yang ingin membuktikan fitnah2 seperti ini,kenapa gak ikutan aja langsung gabung ke LDII, tih kalopun ada yg gak beres dan gak sesuai tinggal keluar aja kan? Daripada memfitnah gak jelas !! 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
1. MUI sebagai lembaga resmi yang diakui oleh pemerintah itu mengeluarkan maklumat setelah investigasi.

2. Ikut gabung kesesatan LDII ?

3. Sebaiknya anda menulis di FB saja agar dapat menggunakan bahasa-bahasa kotor dan kasar yang non ilmiyah secara bebas, karena Situs ini khusus untuk kalangan ahli ilmu yang dapat menyampaikan argumentasinya secara ilmiyah.

34.
Pengirim: fajar  - Kota: kendari
Tanggal: 22/4/2013
 
saya dipesan sama guru sya,,,,

klau mw mnafsirkan sesuatu itu hrus dengan ilmu,,,,jNgan hanya asal"an,,,


klau menurut saya,,
jama'ah LDII itu mnafsirkan al-qur'an dan hadis tanpa berdsarkan ilmu,,,,

pngen pinter tpi keminter,,, 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Hidayah itu diturunkan oleh Allah kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Sulit mengingatkan orang yang belum mendapat hidayah dari Allah.

35.
Pengirim: aa  - Kota: palembang
Tanggal: 15/5/2013
 
lucu... setelah ditelaah ternyata dirinya tukang menjelek-jelekkan orang lain,... apa pendapat anda... heheheh???
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Pendapat kami, komentar anda tidak ilmiah, jadi tidak tepat dengan status Situs kami ini yang sejak pertama online sengaja dikemas secara ilmiah.

36.
Pengirim: joko  - Kota: surabaya
Tanggal: 5/6/2013
 
askum. di sini senang di sana senang di mana mana hatiku senang, buat apa susah susah itu tak ada gunanya, kalau gak punya uang ?????? buat apa mikirin orang lain yg memang beda pandangan dan kefahaman agama. yg penting mari selamatkan diri kita dan keluarga kita dari api neraka. ajzkk  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Buat ngasih tahu umat Islam kalau LDII itu menyimpang dari Islam jadi haram untuk dianut.

37.
Pengirim: joko  - Kota: Surabaya
Tanggal: 5/6/2013
 
ternyata hanya komentar yang disenangi aja yang di tampilkan. contoh komen saya di sembunyikan. payah 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Komentar yang tidak bermutu dan tidak ilmiah, tempatnya di FB, bukan di Situs ilmiah ini.

38.
Pengirim: Adham A  - Kota: Banyuwangi
Tanggal: 16/6/2013
 
Assalamualaikum wr wb,
Wahai saudaraku, apakah baik perbuatan saling menghujat? tidakkah itu hanya membawa kemudharataan, perpecahan?
jagalah lisan, jagalah perasaan, bukankah benda tertajam di dunia ini hanyalah lidah?
apakah tidak ada penyampaian yg lebih baik daripada saling menghujat? Allah SWT menurunkan hidayah-Nya kepada orang2 yg Dia kehendaki, seburuk apapun kalau Dia sudah berkehendak maka tidak ada satu halangan-pun. Bahkan seorang pemuka pun mempunyai hitam di dirinya, tidak ada yg putih seluruhnya, benar semua perbuatan, tingkah lakunya bahkan Rasul juga pernah salah. jangan berebut benar, jika semua menganggap dirinya benar lalu dimanakah letak salah? Cara terbaik bukanlah dengan kekerasan, kekasaran...
Cara yg baik, benar menurut manusia tidak semuanya baik, benar menurut Allah. Ikuti kata hatimu karena seburuk2nya manusia, tidaklah hilang hati nurani dari dirinya. semoga kita tetap mendapat hidayah dari-Nya. Aamiin
Alhamdulillah Jazakumullahu Khair 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah, demikianlah ajaran syariat Islam, bukan menghujat. Kami terangkan kesalahan LDII agar tidak diikuti oleh umat Islam.

39.
Pengirim: joko  - Kota: Surabaya
Tanggal: 20/6/2013
 
Kita hidup sekali di dunia ini atas kehendak ALLOH, kita lahir tidak bawa apa2. maka jalanilah hidup ini seperti yg dicontohkan N.Muhammad. kalau sudah sesuai ya sudah...benar salah Alloh yg menentukan. tidak usah mencari pembenaran diri sendiri ..karena tidak ada manfaadnya..ajzkk 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Benar, tapi Haditsnya yang asli dari Nabi SAW, bukan manqul dari Hasan Madigul.

40.
Pengirim: Kuslan Hasan Yusuf  - Kota: Luwuk Banggai
Tanggal: 14/7/2013
 
System tarbiyah yg ada di LDII menurut saya cukup baik. Namun mereka harus meninggalkan doktrin-doktrin sesat yg menyelubungi organisasi mereka. Selain itu mereka harus mencari dan melihat mata rantai sanad keilmuannya, apakah bersambung kepada Rasul SAAW atau tidak. Kalau hal ini mereka bisa benahi dan tanpa berlebihan mengkultuskan Nurhasan Ubaidah yg notabene meninggal dalam kecelakaan tragis, saya yakin Organisasi ini akan mendapatkan simpati yg luar biasa dari kaum Muslimin. Walloohu a'lam. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
LDII sudah pernah mengajukan kpd MUI Pusat untuk berubah menjadi LDII PARADIGMA BARU. Namun sayangnya dalam paradigma baru inipun aqidah dan amaliahnya tetap menggunakan YANG LAMA, ya yang itu-itu jugag

41.
Pengirim: putri suzan  - Kota: jakarta
Tanggal: 14/8/2013
 
Assalamu'alaikum wr. wb.

saya hanya ingin memberi tanggapan dari artikel diatas

usia saya 19tahun saat ini. saya adalah orang yang sangat sensitif dengan agama, saya selalu mencari tau apa tujuan islam sebenarnya, meski saya terlahir islam saya tetap selalu mencari tau tentang agama ini

3 tahun kebelakang saya dipertemukan dengan seorang LDII, mengenal bagaimana sikap dan sifat orang ini. sampai mengenal bagaimana latar belakang keluarganya, orang ini tidak pernah merasa sok palig pintar dan sok paling benar mengenai agamanya(ajaran LDII). ya setahun kebelakang saya diperkenalkan dengan pengajian jama'ah oleh orang tuanya. saya rutin mengaji setiap minggu .

setiap minggu ke minggu saya mulai mengetahui bahwa ini disebut LDII.
saya mulai berdiskusi dengan orang2 yang diluar LDII. ya tanggapannya sama seperti artikel diatas. menghujat, dan menghujat.

pemikiran saya terombang ambing disini, sembari saya mengaji, saya juga selalu mencari tau sejarah LDII. yang saya dapat diinternet dan dibuku2 yang diberikan dari teman saya isinya sama, yaitu menyatakan ldii adalah sesat.

saya juga mengalami keraguraguan kpd LDII saat itu, sangat ragu.
saya mulai mencari alasan untuk tidak mengaji rutin lg.

tapi apa yang saya rasakan setelah itu, rohani saya terasa tidak terisi setelah saya mengenal LDII.

artikel2 yang saya baca memang mampu membuat saya ragu. tapi setelah keraguan itu, saya tidak hanya ingin membaca suatu hal yang hanya memperlihatkan sisi jeleknya hal yang dibahas, akhirnya saya lanjutkan pengajian rutin saya tanpa menanyakan tanggapan artikel2 ini kepada org LDII. tanpa saya tanyakan bagaimana pendapat org trhadap LDII.

dan saya menjawab keraguan itu dengan memperhatikan setiap apapun yan dilakukan orang2LDII. saya menemukan bahwa artikel yang saya baca dengan kenyataan adalah tidak benar :) semua berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan dlm artikel2 itu. adapun hal2 yang benar dilakukan oleh orang2 LDII pada artikel2 tersebut memiliki alasan yang syar'i :)

ini tanggapan pribadi saya. bukan mengenai LDII dan islam lainnya. saya hanya mengatakan yang sebenarnya terjadi. Allah memang memberikan hak kepada umatnya berbicara, tetapi berbicaralah yang baik atau diam :)

manusia itu tempatnya salah (apalagi saya seorang wanita berusia 19tahun) kita ini hanya manusia ingat itu. uruslah pribadi kita masing2 dengan Tuhan. itu sudah cukup, sangat cukup. uruslah urusan dirisendiri dengan Allah karna urusan kita sendiri saja blum tentu benar :)

Alhamdulillah Jazaakumullohu Khoiro 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Karena anda masih sangat muda belia, dan belum dewasa, maka masih belum banyak mempunyai pengalaman hidup, jadi sangat mudah dan rawan tertipu oleh panganut aliran sesat, semoga anda tidak hanyut dalam kesesatan, sebaiknya datanglah dan belajarlah kepada para Kiai senior setempat, seperti para kiai yang tergabung dalam MUI.

Tanggapan atas acara Klarifikasi LDII ke MUI Bogor
BismillaaahirRahmaanirRahiiim,
Assalaamu a’laikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada MUI Bogor atas undangannya sebagai nara sumber dari Tim Ahli MUI Bogor, khususnya mengenai Lembaga Dakwah Islam Indonesia, LDII / Islam Jamaah. Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berbicara di acara Klarifikasi LDII ke MUI, Selasa 23 April 2013 lalu. Kepada Para Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta semua Tokoh Ormas Pembela Islam, semoga Allah membalas dengan balasan yang baik di dunia ini dan di akhirat nanti.
Mohon maaf atas segala kekurangan kami dalam penyampaiannya. Perjuangan kami menyampaikan AlHaq selalu mendapat sabotase dan penjegalan dari berbagai pihak sejak 2010 lalu. Bahkan persaksian kami serta surat resmi kami ke MUI Pusat tidak pernah mendapat jawaban, sejak 2010. Padahal niat kami adalah menjaga akidah Umat Islam yang kami cintai karena Allah.
Forum Ruju’ Ilal Haq ( FRIH ) adalah wadah / forum komunikasi mantan warga Islam Jamaah. FRIH dibentuk pada tanggal 22 May 2010, di masjid Al I’tisham Jakarta. Kami umumnya telah menjadi warga dan sekaligus menjadi pengurus Islam Jamaah dalam waktu yang cukup lama, beberapa dari kami bahkan telah lebih dari 30 tahun. Ketika itu kami memiliki jabatan penting dalam “keorganisasian” Islam Jama’ah , diantaranya Wakil Imam pusat, Wakil Imam Daerah, Wakil Imam Desa, dan jabatan lainnya
Islam Jamaah adalah sebuah sekte yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971 (SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971) dan juga telah difatwa sesat oleh MUI. Aliran ini meyakini umat islam yang tidak membaiat imamnya, tidak bergabung dengan jamaahnya, adalah kafir dan pasti wajib masuk neraka. Ajaran Islam Jamaah ini bersumber dari Nurhasan Ubaidah alias Madigol. Islam Jamaah mengklaim telah ada tahun 1941 di Kediri Jawa Timur.
Sejak itu, Nurhasan (mengklaim sebagai Amir Umat Islam yang sah di Indonesia), menjalankan kegiatan menyebarkan ajaran terlarangnya dengan sembunyi-sembunyi. Untuk melancarkan penyebaran ajaran ini, Nurhasan mengajarkan untuk berbohong (Bithonah), menyuap dan lain sebagainya.
Mengingat bahaya besar yang sudah dan akan terus terjadi bagi Akidah Umat Islam, dan keresahan yang terus dapat merusak Kerukunan Umat Islam di Indonesia, serta bahaya laten yang dapat mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, berikut laporan kami tentang LDII :
1. Tanggapan terhadap acara 23 April 2013 di Kantor MUI Bogor kemarin :
a. Mengajak Umat Islam mengusut tuntas kasus Surat Invalid LDII, bahwa Surat Aseli dari MUI tidak bersetempel, namun Surat versi LDII bersetempel. Akibatnya sejak 2006 sampai 2013 ini beberapa anggota LDII aktif sudah menjadi anggota MUI yang sangat bahaya sekali bagi keselamatan akidah Umat Islam di Indonesia
b. LDII tidak bisa memberikan bukti nyata bahwa mereka sudah meninggalkan ajaran Islam Jamaah.
c. FRIH mempunya bukti yang sangat kuat diantaranya :
i. Rekaman Suara Aseli Abdullah Syam Ketua Umum LDII di dalam acara Camping Cinta Alam Indonesia 2011, yang masih mengkafirkan Umat Islam selainnya, masih berbaiat dengan Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan
ii. Email percakapan Ahmad Kuntjoro Ketua DPP LDII yang masih aktif dan Erlina di tahun 2012, di percakapan tersebut Ahmad Kuntjoro mengkafirkan Erlina yang keluar dari LDII. Ada juga tuduhan Pemerintah Indonesia tidak mengurusi umat islam dsb
iii. Rekaman percakapan Narendra yang minta cerai ke Adam karena perbedaan keyakinan di tahun 2010, setelah Adam keluar dari LDII
iv. Rekaman suara Thoyibun Dai DPP LDII Pusat di tahun 2010, yang masih mengajarkan ajaran Nurhasan dan menyebut yang keluar dari LDII dengan panggilan Murtad
v. Video Testimoni beberapa mantan LDII / Islam jamaah dan saat ini ada ratusan mantan LDII yang bisa bekerjasama dengan Umat Islam untuk memberikan kesaksian dan menjelaskan akidah aseli LDII / Islam Jamaah
2. Menginformasikan kepada Bapak-bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta Ormas-ormas Islam di bogor bahwa LDII adalah Islam Jamaah yang sejak tahun 1941 sampai saat ini masih aktif dan terus menyebarkan ajarannya. Islam Jamaah memiliki Pemerintah Rahasia, persis mengikuti seperti yang dibawa oleh Nurhasan Ubaidah (Negara dalam Negara).
3. Berikut beberapa kesesatan LDII / Islam Jamaah :
a. Islam Jamaah mengkafirkan umat islam selainnya,
b. Menganggap umat islam selain golongannya najis
c. Tidak boleh belajar agama kecuali dari golongannya
d. Menikah harus dengan golongannya
e. Menghalalkan dusta (Bithonah / Taqiyyah) untuk kelancaran penyebaran alirannya.
f. Sekte ini mengklaim belajar dari Ulama Ahlussunnah di Makkah Madinah. Tapi kami mendapat fatwa Ulama Haramain, bahwa itu adalah kedustaan semata. Cek : www.rujuilalhaq.blogspot.com
g. Wajib setor upeti 10% dari penghasilan bulanan
h. Wajib menulis surat taubat dan membayar uang tebusan
i. Sholat Munfarid, sholat berjamaah dengan niat sholat sendiri (supaya dianggap sudah tidak sesat lagi)
4. Berikut daftar kedzholiman Islam Jamaah / LDII terhadap Mantan-mantan LDII :
a. Dipukul dan dipenjara di pondok pesantrennya,
b. Diputus nasabnya, tidak diakui keluarga lagi
c. Diusir dari kampungnya
d. Diputuskan dari keluarganya
e. Dipaksa cerai dari pasangannya
f. Diambil hartanya
g. Dirusak nama baiknya dengan bermacam-macam tuduhan palsu
h. Diancam, dicemooh, ditakut-takuti
5. Islam Jamaah memiliki bermacam-macam topeng / baju untuk mengelabui umat, mereka menggunakan topeng / baju ini dalam rangka menyebarkan ajarannya. Topeng-topeng itu diantaranya adalah :
a. LDII, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, merupakan kelanjutan dari Lemkari
b. CAI, Cinta Alam Indonesia, organisasi kepemudaan islam jamaah
c. ASAD, Persatuan Silat Nasional ‘Persinas’ Asad, pasukan silat islam jamaah
d. SENKOM, Sentra Komunikasi Mitra Polri, semacam intelnya islam jamaah
e. Yayasan Wali Barokah, yayasan lain untuk melancarkan acara islam jamaah
f. Usaha Bersama, semacam koperasinya islam jamaah
6. Kepada Bapak-bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan serta Ormas-ormas Islam Bogor khususnya dan seluruh wilayah NKRI pada umumnya, kami sampaikan bahwa kami siap bekerjasama untuk meluruskan aliran ini karena kami tahu betul seluk beluk dan licinnya permainan mereka. Dan sebagai langkah awalnya kami Menyerahkan DATA yang otentik baik berupa tulisan maupun rekaman suara dan video, untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar masih mengamalkan dan terus menyebarkan ajaran Islam Jamaah yang telah difatwakan sesat oleh MUI dan dilarang oleh Kejaksaan Agung 1971 itu.
7. Karena tidak mungkin kita sebagai Umat Islam menerima sumpahnya orang yang membolehkan Berdusta / Taqiyyah / Bithonah, maka untuk menuntaskan kasus pendangkalan akidah yang dilakukan oleh para pembela sekte Nurhasan “Islam Jamaah”, yang sekarang memiliki organisasi LDII, Kami siap melakukan Sumpah Mubahalah dengan petinggi LDII / Islam Jamaah, diantaranya :
a. Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan ( Imam Islam Jamaah )
b. Kasmudi Ashidqi ( Wakil Imam Islam Jamaah )
c. Abdullah Syam ( Ketua Umum LDII Pusat )
d. Thoyibun ( Dai LDII Pusat )
e. Ahmad Kuntjoro ( Ketua DPP LDII )
f. Kholil Bustomi ( Dai Islam Jamaah Pusat )
g. Aziz Ridwan ( Dai Islam Jamaah Pusat )
h. Aceng Karimullah ( Dai LDII Pusat )
8. Kepada tokoh-tokoh ulama, pejabat pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat agar tetap istiqomah dalam aqidah dan tugasnya, waspada dan berhati-hati dalam menerima hadiah-hadiah yang disodorkan oleh warga jamaah maupun pengurus LDII, karena hal tersebut bisa jadi sebagai jebakan-jebakan yang dapat menyandera independensi dan kemerdekaan ilmu yang diamanahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala, sebagaimana Allah telah menyampaikan pernyataannya:
Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (Al Baqarah (2):204)
Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (At Taubah (9):55)
9. Bagi para tokoh masyarakat, tokoh ulama, atau tokoh pemerintah yang sudah terlanjur menerima hadiahnya karena ketidak tahuannya selama ini, semoga bisa menyadari diri dan memohon pengampunan kepada Allah SWT, agar tidak diwafatkan oleh Allah dalam keadaan menyesal, seperti Rahib Nasrani atau ulama Yahudi yang bernama Bal’am bin Baura’ yang kisahnya diabadikan dalam Al Qur’an surat Al A’raf : 175-176, yang artinya : “175. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. 176. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, yang jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
10. Kepada warga jamaah LDII, wabil khusus pengurus LDII, kami sarankan dan kami himbau agar sosialisasi paradigma barunya, diarahkan kepada internal jamaahnya, dengan tujuan agar aqidah dan doktrin-doktrin yang diajarkan selama ini dan untuk selanjutnya, tidak lagi menganggap hanya kelompok jamaahnya saja yang dijamin selamat menjadi penghuni surga, kemudian menganggap jamaah kaum muslimin yang di luar jemaahnya sudah pasti menjadi penghuni neraka.
11. Kepada warga jamaah LDII, agar tidak lagi menjadi orang-orang yang da’wahnya untuk kepentingan ashobiyahnya sendiri dan berkeyakinan hanya jamaahnya-lah yang paling benar dan dijamin selamat menjadi penghuni surga, berdasarkan hadits Nabi tentang 73 golongan. Karena hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam yang didakwahkan oleh Rosulullah s.a.w sebagaimana firman Allah dalam al Qur’an surat An Nahl : 125 yang artinya : “125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Demikian juga dalam sabdanya, Rasulullah s.aw menyatakan: “Bukanlah termasuk umatku, yang dakwahnya untuk kepentingan ashobiyah, bukanlah termasuk umatku yang berperang untuk membela ashobiyahnya dan bukan termasuk umatku orang yang mati untuk kepentingan ashobiyah”. (HR. Abu Dawud)
Demikianlah surat permohonan ini kami buat semata-mata karena mencari ridho Allah, berkeinginan menyelamatkan Umat Islam dari kesesatan yang nyata. Dan atas perhatian serta perkenannya, atas nama Pengurus FRIH, Forum Ruju’ Ilal Haq www.rujuilalhaq.blogspot.com kami ucapkan Terima Kasih, Jazaakumullahu khairan.

Barakallaahufiiikum
Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Walhamdulillaaahi Rabbil’Aalamiiin

Hormat kami

SekJen FRIH Ketua Umum FRIH
H. Adam Amrullah, S.T H. Drs. Budiono


42.
Pengirim: markih  - Kota: baus
Tanggal: 18/8/2013
 
apakah ulasan anda sudah melalui penyelidikan secara obyektif atau cuman subyektifitas anda sendiri, misalnya tukar menukar istri....merpati saja tdk mau tukar pasangan apalagi ini manusia yang diberi akal?....hati-hati jangan
sampai menyebar fitnah. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kami adalah pengurus MUI Kab. Malang, maka kami sampaikan tulisan kawan-kawan MUI sbb:

Tanggapan atas acara Klarifikasi
LDII ke MUI Bogor

Syaiful Falah,

Kamis, 02/05/2013
15:10:09

Bismillahir Rahmanir Rahim,


Assalamu a’laikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada MUI Bogor atas undangannya sebagai nara sumber dari Tim Ahli MUI Bogor, khususnya mengenai Lembaga Dakwah Islam Indonesia, LDII / Islam Jamaah.

Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berbicara di acara Klarifikasi LDII ke MUI, Selasa 23 April 2013 lalu. Kepada Para Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta semua Tokoh Ormas Pembela Islam, semoga Allah membalas dengan balasan yang baik di dunia ini dan di akhirat nanti.

Mohon maaf atas segala kekurangan kami dalam penyampaiannya. Perjuangan kami menyampaikan AlHaq selalu mendapat sabotase dan penjegalan dari berbagai pihak sejak 2010 lalu.

Bahkan persaksian kami serta surat resmi kami ke MUI Pusat tidak pernah mendapat jawaban, sejak 2010. Padahal niat kami adalah menjaga akidah Umat Islam yang kami cintai karena Allah.

Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH) adalah wadah / forum komunikasi mantan warga Islam Jamaah. FRIH dibentuk pada tanggal 22 May 2010, di masjid Al I’tisham Jakarta.

Kami umumnya telah menjadi warga dan sekaligus menjadi pengurus Islam Jamaah dalam waktu yang cukup lama, beberapa dari
kami bahkan telah lebih dari 30 tahun. Ketika itu kami memiliki jabatan penting dalam “keorganisasian” Islam Jama’ah , di antaranya Wakil Imam pusat, Wakil Imam Daerah, Wakil
Imam Desa, dan jabatan lainnya Islam Jamaah adalah sebuah sekte yang telah dilarang oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada tahun 1971 (SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/ D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971)
dan juga telah difatwa sesat oleh MUI.

Aliran ini meyakini umat islam yang tidak membaiat imamnya, tidak bergabung dengan jamaahnya, adalah kafir dan pasti wajib masuk neraka. Ajaran Islam Jamaah ini bersumber dari Nurhasan Ubaidah alias Madigol.

Islam Jamaah mengklaim telah ada tahun 1941 di Kediri Jawa Timur. Sejak itu, Nurhasan (mengklaim sebagai Amir Umat Islam yang sah di Indonesia), menjalankan kegiatan menyebarkan ajaran terlarangnya dengan sembunyi-sembunyi. Untuk melancarkan penyebaran ajaran ini, Nurhasan mengajarkan untuk berbohong (Bithonah), menyuap dan lain sebagainya.

Mengingat bahaya besar yang sudah dan akan terus terjadi bagi Akidah Umat Islam, dan keresahan yang terus dapat merusak Kerukunan Umat Islam di Indonesia, serta bahaya laten yang dapat mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, berikut laporan kami tentang LDII :

1. Tanggapan terhadap acara 23 April 2013 di Kantor MUI Bogor kemarin :

a. Mengajak Umat Islam mengusut tuntas kasus Surat Invalid LDII, bahwa Surat Asli dari MUI tidak bersetempel, namun Surat versi LDII bersetempel. Akibatnya sejak 2006 sampai 2013 ini beberapa anggota LDII aktif sudah menjadi anggota MUI yang sangat bahaya sekali bagi keselamatan akidah Umat Islam di Indonesia

b. LDII tidak bisa memberikan bukti nyata bahwa mereka sudah meninggalkan ajaran Islam Jamaah.

c. FRIH mempunya bukti yang sangat kuat diantaranya :


i. Rekaman Suara Asli Abdullah Syam Ketua Umum LDII di dalam acara Camping Cinta Alam Indonesia 2011, yang masih mengkafirkan Umat Islam selainnya, masih berbaiat dengan Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan


ii. Email percakapan Ahmad Kuntjoro Ketua DPP LDII yang masih aktif dan Erlina di tahun 2012, dipercakapan tersebut Ahmad Kuntjoro mengkafirkan Erlina yang keluar dari LDII. Ada juga tuduhan Pemerintah Indonesia tidak mengurusi umat islam dsb


iii. Rekaman percakapan Narendra yang minta cerai ke Adam karena perbedaan keyakinan di tahun 2010, setelah Adam keluar dari LDII


iv. Rekaman suara Thoyibun Dai DPP LDII Pusat di tahun 2010, yang masih mengajarkan ajaran Nurhasan dan menyebut yang keluar dari LDII dengan
panggilan Murtad


v. Video Testimoni beberapa mantan LDII / Islam jamaah dan saat ini ada ratusan mantan LDII yang bisa bekerjasama dengan Umat Islam untuk
memberikan kesaksian dan menjelaskan akidah aseli LDII / Islam Jamaah

2. Menginformasikan kepada Bapak- bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan Bogor serta Ormas-ormas Islam di bogor bahwa LDII adalah Islam
Jamaah yang sejak tahun 1941 sampai saat ini masih aktif dan terus menyebarkan ajarannya. Islam Jamaah memiliki Pemerintah Rahasia, persis mengikuti seperti yang dibawa oleh Nurhasan Ubaidah (Negara dalam Negara).

3. Berikut beberapa kesesatan LDII / Islam Jamaah :


a. Islam Jamaah mengkafirkan umat islam selainnya,

b. Menganggap umat islam selain golongannya najis

c. Tidak boleh belajar agama kecuali dari golongannya

d. Menikah harus dengan golongannya

e. Menghalalkan dusta (Bithonah / Taqiyyah) untuk kelancaran penyebaran alirannya.

f. Sekte ini mengklaim belajar dari Ulama Ahlussunnah di Makkah Madinah. Tapi kami mendapat fatwa Ulama Haramain, bahwa itu adalah kedustaan semata. Cek : www.rujuilalhaq.blogspot.com
g. Wajib setor upeti 10% dari penghasilan bulanan
h. Wajib menulis surat taubat dan membayar uang tebusan

i. Sholat Munfarid, sholat berjamaah dengan niat sholat sendiri (supaya dianggap sudah tidak sesat lagi)

4. Berikut daftar kedzholiman Islam Jamaah / LDII terhadap Mantan- mantan LDII :


a. Dipukul dan dipenjara di pondok pesantrennya,

b. Diputus nasabnya, tidak diakui keluarga lagi

c. Diusir dari kampungnya

d. Diputuskan dari keluarganya

e. Dipaksa cerai dari pasangannya

f. Diambil hartanya

g. Dirusak nama baiknya dengan bermacam-macam tuduhan palsu

h. Diancam, dicemooh, ditakut-takuti

5. Islam Jamaah memiliki bermacam- macam topeng / baju untuk mengelabui umat, mereka menggunakan topeng / baju ini dalam rangka menyebarkan ajarannya. Topeng-topeng itu diantaranya adalah :

a. LDII, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, merupakan kelanjutan dari Lemkari

b. CAI, Cinta Alam Indonesia, organisasi
kepemudaan islam jamaah

c. ASAD, Persatuan Silat Nasional ‘Persinas’ Asad, pasukan silat islam jamaah

d. SENKOM, Sentra Komunikasi Mitra Polri, semacam intelnya islam jamaah

e. Yayasan Wali Barokah, yayasan lain untuk melancarkan acara islam jamaah
f. Usaha Bersama, semacam koperasinya islam jamaah

6. Kepada Bapak-bapak Pimpinan MUI Kabupaten dan Kecamatan serta Ormas-ormas Islam Bogor khususnya dan seluruh wilayah NKRI pada umumnya, kami sampaikan bahwa kami siap bekerjasama untuk meluruskan aliran ini karena kami tahu
betul seluk beluk dan licinnya permainan mereka.

Dan sebagai langkah awalnya kami Menyerahkan DATA yang otentik baik berupa tulisan maupun rekaman suara dan video, untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar masih mengamalkan dan terus menyebarkan ajaran Islam Jamaah yang telah difatwakan sesat oleh MUI dan dilarang oleh Kejaksaan Agung 1971 itu.

7. Karena tidak mungkin kita sebagai Umat Islam menerima sumpahnya orang yang membolehkan Berdusta / Taqiyyah / Bithonah, maka untuk menuntaskan kasus pendangkalan akidah yang dilakukan oleh para pembela sekte Nurhasan “Islam Jamaah”, yang sekarang memiliki organisasi LDII, Kami siap melakukan Sumpah Mubahalah dengan petinggi LDII / Islam Jamaah, diantaranya :


a. Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan (Imam Islam Jamaah)

b. Kasmudi Ashidqi (Wakil Imam Islam Jamaah)

c. Abdullah Syam (Ketua Umum LDII Pusat)

d. Thoyibun ( Dai LDII Pusat )

e. Ahmad Kuntjoro ( Ketua DPP LDII )

f. Kholil Bustomi ( Dai Islam Jamaah Pusat )

g. Aziz Ridwan ( Dai Islam Jamaah Pusat )

h. Aceng Karimullah ( Dai LDII Pusat )

8. Kepada tokoh-tokoh ulama, pejabat pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat agar tetap istiqomah dalam aqidah dan tugasnya, waspada dan berhati-hati dalam menerima hadiah-hadiah yang disodorkan oleh warga jamaah maupun pengurus LDII, karena hal tersebut bisa jadi sebagai jebakan- jebakan yang dapat menyandera independensi dan kemerdekaan ilmu yang diamanahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala, sebagaimana Allah telah menyampaikan pernyataannya:

Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (Al Baqarah (2):204)

Maka janganlah harta benda dan anak- anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (At Taubah (9):55)

9. Bagi para tokoh masyarakat, tokoh ulama, atau tokoh pemerintah yang sudah terlanjur menerima hadiahnya karena ketidak tahuannya selama ini, semoga bisa menyadari diri dan memohon pengampunan kepada Allah SWT, agar tidak diwafatkan oleh Allah dalam keadaan menyesal, seperti Rahib Nasrani atau ulama Yahudi yang bernama Bal’am bin Baura’ yang kisahnya diabadikan dalam Al Qur’an
surat Al A’raf : 175-176, yang artinya : “175.

Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat- ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang- orang yang sesat. 176.

Dan kalau Kami
menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat- ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, yang jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga).

Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.

10. Kepada warga jamaah LDII, wabil khusus pengurus LDII, kami sarankan dan kami himbau agar sosialisasi paradigma barunya, diarahkan kepada internal jamaahnya, dengan tujuan agar aqidah dan doktrin-doktrin yang diajarkan selama ini dan untuk selanjutnya, tidak lagi menganggap hanya kelompok jamaahnya saja yang dijamin selamat menjadi penghuni surga, kemudian menganggap jamaah kaum muslimin yang di luar jemaahnya sudah pasti menjadi penghuni neraka.

11. Kepada warga jamaah LDII, agar tidak lagi menjadi orang-orang yang da’wahnya untuk kepentingan ashobiyahnya sendiri dan berkeyakinan hanya jamaahnya-lah yang paling benar dan dijamin selamat menjadi penghuni surga, berdasarkan hadits Nabi tentang 73 golongan.

Karena hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam yang didakwahkan oleh Rosulullah s.a.w sebagaimana firman Allah dalam al Qur’an surat An Nahl : 125 yang artinya : “125. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah [845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang- orang yang mendapat petunjuk.


Demikian juga dalam sabdanya, Rasulullah s.aw menyatakan: “Bukanlah termasuk umatku, yang dakwahnya untuk kepentingan ashobiyah, bukanlah termasuk umatku yang berperang untuk membela ashobiyahnya dan bukan termasuk umatku orang yang mati untuk kepentingan ashobiyah”. (HR. Abu Dawud)

Demikianlah surat permohonan ini kami buat semata-mata karena mencari ridho Allah, berkeinginan menyelamatkan Umat Islam dari kesesatan yang nyata. Dan atas perhatian serta perkenannya, atas nama Pengurus FRIH, Forum Ruju’ Ilal Haq www.rujuilalhaq.blogspot.com kami ucapkan Terima Kasih, Jazaakumullahu khairan. Barakallaahufiiikum Wassalaamu’alaikum
Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Walhamdulillaaahi Rabbil’Aalamiiin

Hormat kami SekJen FRIH Ketua Umum FRIH

(Adam Amrullah, S.T - (H. Drs. Budio.

43.
Pengirim: ナイキフリー6スパイダーマ  - Kota: ナイキフリー6スパイダーマ
Tanggal: 9/10/2013
 
With thanks due to the fact that such a noteworthy advise and the critique, I am all out impressed! Provision products like this coming.
ナイキフリー6スパイダーマンメンズ http://www.nikefreejapanrun.com/ナイキフリー6スパイダーマンメンズ-c-1_25/ 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Okey, takasimurah.

44.
Pengirim: Jasman, SH  - Kota: Aceh
Tanggal: 23/10/2013
 
Menurut Pendapat saya semua yang bpk sampaikan diatas hanya untuk menjelekkan warga LDII, seharusnya seorang yang beragama islam tidak boleh saling mengejek, memfitnah,mengadu domba sesamanya, dan untuk bpk ketahui bagaimana keadaan perkembangan islam sekarang ini,apakah sesuai dengan islam sebenarnya atau tidak, kebanyakan manusia sekarang ini megaku islam tapi tidak sesuai dengan ajaran islam yang sebenarnya, (Islam KTP). Terimakasih.  
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Yang kami sampaikan adalah rangkuman dari Fatwa MUI Pusat tentangt LDII.

45.
Pengirim: Anshor  - Kota: Jakarta
Tanggal: 10/11/2013
 
Mas pejung, tolong dong jelaskan maksud dalil ini:

Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku -atau Beliau bersabda:
umat Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam- di atas kesesatan, dan
tangan Allah bersama jamaah, dan barang siapa yang menyempal maka dia
menyempa menuju neraka.

- Tirmidzi, Bab Maa Ja'a fi Luzumil Jamaah, No. 2167

(1) "Dan berpegang-teguhlah kamu sekalian kepada tali (agama) Alloh
dengan jama'ah, dan janganlah kamu sekalian firqoh". (QS. Ali 'Imron,
No. Surat: 3, Ayat: 103).

(2) "Dan berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah seraya
berjama’ah, dan janganlah kamu berfirqah-firqah (bergolong-golongan),
dan ingatlah akan ni’mat Allah atas kamu tatkala kamu dahulu
bermusuh-musuhan maka Allah jinakkan antara hati-hati kamu, maka dengan
ni’mat itu kamu menjadi bersaudara, padahal kamu dahulunya telah berada
di tepi jurang api Neraka, tetapi Dia (Allah) menyelamatkan kamu dari
padanya; begitulah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya
kamu mendapat petunjuk.” (QS.Ali ‘Imran:103 )

(3) “Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang
yang beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, dan apabila mereka berada
bersama-sama Rosululloh dalam ‘Amrin Jaami’in’ (sambung berjama’ah;
sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan), mereka tidak meninggalkan
(Rosululloh) sebelum meminta idzin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang
yang meminta idzin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang
beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, maka apabila mereka meminta idzin
kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah idzin kepada siapa yang kamu
kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada
Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.
An-Nuur, No. Surat: 24, Ayat: 62).

(4) “Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang keluar dari Al-Jama’ah
kira-kira satu jengkal, maka sungguh tali Islamnya telah lepas dari
lehernya kecuali jika ia kembali lagi”. (HR. Abu Daud).

(5) “Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang memisahi Al- Jama’ah
satu jengkal saja, lalu ia mati, maka ia mati dengan kematian
jahiliyah”. (HR. Bukhori).

(6) Kamu sekalian menetapilah pada Al-Jama’ah, dan takutlah kamu
sekalian pada Al-Firqoh, maka sesungguhnya syetan bersama satu orang dan
syetan itu akan menjauh dari dua orang, dan barangsiapa yang ingin
berada di tengah-tengah surga maka hendaklah dia menetapi Al-Jama'ah".
(HR. Tirmidzi juz 3 hal 207).

(7) “Dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan, mereka semua
masuk di dalam neraka, kecuali hanya satu golongan (yang tidak masuk
neraka). Mereka (sahabat) berkata: “Dan siapakah yang satu golongan itu,
ya Rosulalloh? Rosululloh, bersabda: “yaitu (golongan) yang mengerjakan
apa yang saya kerjakan dan yang dikerjakan oleh sahabat-sahabat saya”.
(HR. Tirmidzi, No. Hadits: 2565).

(8) “Barangsiapa yang beramal dalam Jama’ah, lalu benar, maka Alloh
menerimanya, dan jika salah, Alloh mengampuninya. Dan barangsiapa yang
beramal mencari yang Firqoh, lalu benar, maka Alloh tidak akan
menerimanya, dan jika salah, maka hendaklah ia bertempat duduk pada
tempat duduknya dari api (mak: di neraka)”. (HR. Thobrooni).

(9) “Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu
(Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya:
carilah Islam yang berbentuk jama'ah dan yang mempunyai imam sebagai
pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak
ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam,
bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72
firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga
maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori,
Kitabul Fitan).

(10) “...maka wajib atas kamu berjama’ah, karena sesungguhnya
serigala itu makan kambing yang sendirian.” (HR.Abu Dawud dari Abi
Darda, Sunan Abi Daud dalam Kitabus Shalah: I/150 No.547)

(11) "Jama’ah itu rahmat dan firqoh itu adzab.” (HR.Ahmad dari Nu’man
bin Basyir, Musnad Ahmad:IV/278, Silsilah Ahaditsush Shohihah No.667)

(12) “Dia (Allah) telah mensyari’atkan bagi kamu tentang Ad-Dien, apa
yang telah diwasiatkanNya kepada Nuh dan apa yang telah Kami (Allah)
wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa
dan Isa, yaitu: “Tegakkanlah Ad-Dien dan JANGANLAH kamu ber PECAH-BELAH
di tentangnya.” Berat bagi musyrikin menerima apa yang engkau serukan
kepada mereka itu. Allah menarik kepada Ad-Dien itu orang yang
dikehendaki-Nya dan memberi petun juk kepada (Ad-Dien)-Nya orang yang
kembali kepada-Nya.” (QS.Asy-Syura:13)

(13) “Dan tangan (pertolongan) Alloh atas Al-Jama’ah, dan barangsiapa
yang membelot, maka ia membelot ke neraka”. (HR. Tirmidzi).
 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Keberdaan LDII itu minoritas, sedangkan Nabi SAW memerintahkan umatnya untuk mengikuti golongan mayoritas.

حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي . حدثنا الوليد بن مسلم حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم

“Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (as-sawad al a’zham).” (HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at Tabrani, al Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al Hafidz As Suyuthi dalam Jamius Shoghir, ini adalah hadits Shohih)

46.
Pengirim: Anshor  - Kota: Jakarta
Tanggal: 13/11/2013
 
Kalau dalil yang ini bagaimana maksudnya?....

Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku -atau Beliau bersabda:
umat Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam- di atas kesesatan, dan
tangan Allah bersama jamaah, dan barang siapa yang menyempal maka dia
menyempa menuju neraka.

- Tirmidzi, Bab Maa Ja'a fi Luzumil Jamaah, No. 2167

(1) "Dan berpegang-teguhlah kamu sekalian kepada tali (agama) Alloh
dengan jama'ah, dan janganlah kamu sekalian firqoh". (QS. Ali 'Imron,
No. Surat: 3, Ayat: 103).

(2) "Dan berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah seraya
berjama’ah, dan janganlah kamu berfirqah-firqah (bergolong-golongan),
dan ingatlah akan ni’mat Allah atas kamu tatkala kamu dahulu
bermusuh-musuhan maka Allah jinakkan antara hati-hati kamu, maka dengan
ni’mat itu kamu menjadi bersaudara, padahal kamu dahulunya telah berada
di tepi jurang api Neraka, tetapi Dia (Allah) menyelamatkan kamu dari
padanya; begitulah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya
kamu mendapat petunjuk.” (QS.Ali ‘Imran:103 )

(3) “Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang
yang beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, dan apabila mereka berada
bersama-sama Rosululloh dalam ‘Amrin Jaami’in’ (sambung berjama’ah;
sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan), mereka tidak meninggalkan
(Rosululloh) sebelum meminta idzin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang
yang meminta idzin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang
beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, maka apabila mereka meminta idzin
kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah idzin kepada siapa yang kamu
kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada
Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.
An-Nuur, No. Surat: 24, Ayat: 62).

(4) “Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang keluar dari Al-Jama’ah
kira-kira satu jengkal, maka sungguh tali Islamnya telah lepas dari
lehernya kecuali jika ia kembali lagi”. (HR. Abu Daud).

(5) “Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang memisahi Al- Jama’ah
satu jengkal saja, lalu ia mati, maka ia mati dengan kematian
jahiliyah”. (HR. Bukhori).

(6) Kamu sekalian menetapilah pada Al-Jama’ah, dan takutlah kamu
sekalian pada Al-Firqoh, maka sesungguhnya syetan bersama satu orang dan
syetan itu akan menjauh dari dua orang, dan barangsiapa yang ingin
berada di tengah-tengah surga maka hendaklah dia menetapi Al-Jama'ah".
(HR. Tirmidzi juz 3 hal 207).

(7) “Dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan, mereka semua
masuk di dalam neraka, kecuali hanya satu golongan (yang tidak masuk
neraka). Mereka (sahabat) berkata: “Dan siapakah yang satu golongan itu,
ya Rosulalloh? Rosululloh, bersabda: “yaitu (golongan) yang mengerjakan
apa yang saya kerjakan dan yang dikerjakan oleh sahabat-sahabat saya”.
(HR. Tirmidzi, No. Hadits: 2565).

(8) “Barangsiapa yang beramal dalam Jama’ah, lalu benar, maka Alloh
menerimanya, dan jika salah, Alloh mengampuninya. Dan barangsiapa yang
beramal mencari yang Firqoh, lalu benar, maka Alloh tidak akan
menerimanya, dan jika salah, maka hendaklah ia bertempat duduk pada
tempat duduknya dari api (mak: di neraka)”. (HR. Thobrooni).

(9) “Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu
(Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya:
carilah Islam yang berbentuk jama'ah dan yang mempunyai imam sebagai
pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak
ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam,
bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72
firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga
maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori,
Kitabul Fitan).

(10) “...maka wajib atas kamu berjama’ah, karena sesungguhnya
serigala itu makan kambing yang sendirian.” (HR.Abu Dawud dari Abi
Darda, Sunan Abi Daud dalam Kitabus Shalah: I/150 No.547)

(11) "Jama’ah itu rahmat dan firqoh itu adzab.” (HR.Ahmad dari Nu’man
bin Basyir, Musnad Ahmad:IV/278, Silsilah Ahaditsush Shohihah No.667)

(12) “Dia (Allah) telah mensyari’atkan bagi kamu tentang Ad-Dien, apa
yang telah diwasiatkanNya kepada Nuh dan apa yang telah Kami (Allah)
wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa
dan Isa, yaitu: “Tegakkanlah Ad-Dien dan JANGANLAH kamu ber PECAH-BELAH
di tentangnya.” Berat bagi musyrikin menerima apa yang engkau serukan
kepada mereka itu. Allah menarik kepada Ad-Dien itu orang yang
dikehendaki-Nya dan memberi petun juk kepada (Ad-Dien)-Nya orang yang
kembali kepada-Nya.” (QS.Asy-Syura:13)

(13) “Dan tangan (pertolongan) Alloh atas Al-Jama’ah, dan barangsiapa
yang membelot, maka ia membelot ke neraka”. (HR. Tirmidzi).

 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Jawabannya terangkum dalam Hadits Nabi SAW: Alaikum bis sawaadil a'dham (Hendaklah kalian mengikuti golongan mayoritas).

Saat ini, umat Islam Indonesia adalah golongan terbesar jumlahnya di dunia, dan mayoritasnya bermadzhabkan Sunni Syafi'i Asy'ari. Ini saja yang harus kita ikuti.

Dengan semakin jauhnya zaman kita saat ini dengan zamannya baginda Nabi Muhammad Shollallaah ‘alaih wa sallam dan para sahabat, dan juga seiring dengan perkembangan dinamika masyarakat, maka dewasa ini sering kita lihat peselisihan di antara kaum muslimin sendiri. Terhadap permasalahan ini, Baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sudah memberikan pedoman bagi kita agar mengikuti as-sawaad al-a’zhom (jama’ah kaum muslimin yang terbanyak), karena kesepakatan mereka (as-sawaad al-a’zhom) mendekati ijma’, sehingga kemungkinan keliru sangatlah kecil.
حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي . حدثنا الوليد بن مسلم . حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي . حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم

“Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (as-sawad al a’zham).”
(HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at Tabrani, al Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al Hafidz As Suyuthi dalam Jamius Shoghir, ini adalah hadits Shohih)

al-Imam as-Suyuthi rahimahullaah menafsirkan kata As-sawadul A’zhom sebagai sekelompok (jamaah) manusia yang terbanyak, yang bersatu dalam satu titian manhaj yang lurus. (Lihat: Syarah Sunan Ibnu Majah: 1/283). Menurut al-Hafidz al-Muhaddits Imam Suyuthi, As-Sawad Al-A’zhom merupakan mayoritas umat Islam.

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Atsqolani menukil perkataan Imam Ath-Thabari mengenai makna kata “jamaah” dalam hadits Bukhari yang berbunyi, “Hendaknya kalian bersama jamaah”, beliau berkata, “Jamaah adalah As-Sawad Al-A’zhom.” (Lihat Fathul Bari juz 13 hal. 37)

Ibnu Hajar al-Atsqolani pun memaknai “Jama’ah” sebagai As-Sawad Al-A’zhom (mayoritas umat Islam).

Hadits di atas juga senada dengan hadits yang masyhur dan shohih berikut ini
اختلفت اليهود على إحدى وسبعين فرقة سبعين من النار وواحدة في الجنة واختلفت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة إحدى وسبعون فرقة في النار وواحدة في الجنة وتختلف هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة اثنتان وسبعون في النار وواحدة في الجنة فقلنا : انعتهم لنا قال : السواد الأعظم

“Umat Yahudi terpecah menjadi 71 firqoh, 70 firqoh di neraka dan 1 firqoh di surga. Umat Nashoro terpecah menjadi 72 firqoh , 71 firqoh di neraka dan 1 firqoh di surga. Umat ini akan terpecah menjadi 73 firqoh, 72 firqoh di neraka dan 1 firqoh di surga.”

Kami (para sahabat) bertanya, “Tunjukkan sifatnya untuk kami.” Beliau menjawab, “As-Sawad Al-A’zhom.”

Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Kabir juz 8 hal. 273 nomor 8.051.

Al-Haitsami berkata, “Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan At-Tirmidzi secara ringkas. Juga diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan rijalnya tsiqoh.” (Majma’ Az-Zawaid juz 6 hal. 350 nomor 10.436)

Begitu juga senada dengan hadits shohih berikut ini
لا يجمع الله أمر أمتى على ضلالة أبدا اتبعوا السواد الأعظم يد الله على الجماعة من شذ شذ فى النار

“Allah tidak akan membiarkan ummatku dalam kesesatan selamanya. Ikutilah As-Sawad Al-A’zhom. Tangan (rahmah dan perlindungan) Allah bersama jamaah. Barangsiapa menyendiri/menyempal, ia akan menyendiri/menyempal di dalam neraka.”

Diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Abbas juz 1 hal. 202 nomor 398 dan dari Ibnu Umar juz 1 hal. 199 nomor 391 (Jami’ul Ahadits: 17.515)

Selanjutnya perhatikan juga hadits shohih berikut ini:
قال أبو أمامة الباهلي : عليكم بالسواد الأعظم
رواه عبد الله بن أحمد والبزار والطبراني ورجالهما ثقات

Abu Umamah Al-Bahili berkata, “Hendaknya kalian bersama As-Sawad Al-A’zhom. (golongan mayoritas umat Islam)”. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dan Al-Bazzar dan Ath-Thabrani, rijal mereka berdua tsiqoh. (Lihat Majma’uz Zawaid nomor 9.097)

Demikianlah nasehat Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam kepada kita, agar kita mengikuti mayoritas umat Islam dan jangan menyendiri/menyempal, karena ancamannya neraka. Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam telah menjamin bahwa mayoritas umat Islam tidak mungkin berada dalam kesesatan, sebagai umat Islam sudah pasti kita wajib iman/percaya dan tidak ada keragu-raguan setitikpun pada beliau.

Semoga kita semua tergolong dalam kelompok As-Sawad Al-A’zhom (mayoritas umat Islam) yaitu kaum ahlussunnah wal jama’ah yang selalu berpedoman kepada Al-Qur’an, al-Hadits, al-Ijma’ wa al-Qiyas, yang kemudian pengamalan syari’atnya/fiqhnya berdasarkan salah satu dari 4 madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali), aqidahnya berdasarkan faham Asy’ariyah-Maturidiyah, dan ihsannya mengikuti Syekh Imam Abu Qosim Al-Junaidi Al-Baghdadi.

47.
Pengirim: AsYva lusiani  - Kota: Palembang
Tanggal: 14/11/2013
 
Assalamualaikum....
Saya dari gerakan NU, tolong musnahkan LDII. Kalian harus tau bahwa mereka itu aliran sesat.

Jangan pernah anggap aliran LDII itu aliran yang menjamin masuk surga, karena semua umat muslim didunia pun sudah tau bahwa itu semua sesat.

Kepada gerakan NU jangan pernah menghianati NU, mereka itu bisa merayu kita agar kita ikut aliran sesat.
Okey ? 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Orang NU memang perlu tegas, sementara waktu kebanyakan orang NU senangnya gerakan yang lembek-lembek.

48.
Pengirim: Temenya Aktifis LDII  - Kota: Irasongis ngarepe PIQ
Tanggal: 11/3/2014
 
kayaknya aliran ini sedang berkembang pesat di Malang Gus..., kadang saya mancing bicara sama temen yg aktifis LDII, dgn metode2 taqiyah mirip Syiah, kalau soal tukar pasangan dari aliran ini sering denger gak cuman di kelas para Amir 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Semoga Allah menjaga kita dan keluarga kita agar tidak terjerumus ikut aliran sesat.

49.
Pengirim: Aby firdaus al malik  - Kota: Padang
Tanggal: 29/3/2014
 
Astahgfirullah al'adzim.....!!!!. Subhanallah.....!. Maha suci Allah dari apa2 yg mereka prbuat....!.
Sungguh2 sungguh terkutuk lah manusia2 yg mlampaui batas...!. Tdk ada siksaan yg teramat pedih, mlain kan siksaan bgi orng2 yg ingkar dan dzalim, serta orng2 yg mngada2 kan syari'at2 yg tiada prnah diada kan olh Allah & rasul nya....!!!.


LDII adalh ajaran MISSIONERISME yahudi & nasrani....!.
Hati2 lh wahai saudara2 q yg seiman....!?. 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Kita harus selalu hati-hati dan waspada.

50.
Pengirim: Divkanitscha  - Kota: Surabaya
Tanggal: 13/4/2014
 
Assalaamualaikum Wr Wb,

Sangat menarik mengikuti tulisan tentang macam-macam aliran di dalam Islam, terutama aliran yang sedang dibahas. Secara pribadi saya sangat awam dengan acara pengajian2 khusus kecuali pengajian umum di masjid2 umum dan saya rasa wajar saja. Setelah membaca tulisan tersebut, saya ingin mencoba melihat ke dalam pengajian yang diadakan oleh LDII, misalnya memang tidak sesuai dengan logika, moon saya diijinkan untuk share di dalam blog ini. Andai benar LDII akidahnya kurang sesuai , maka tugas para kyai dan ulama yang mumpuni lah yang harus turun ke bawah menjumpai para generasi muda agar bisa berjalan lurus berdasarkan hukum dan ajaran yang benar.
Insya Alloh niat baik akan diberi jalan oleh Alloh SWT. Aamiin... 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Anda merasa sebagai orang awam dan anda akan meneliti sebuah aliran dalam Islam (LDII)..., lantas dengan standar apa anda dapat menilai aliran sebuah itu Benar atau Salah?

Contoh mudah, jika ada seorang petani dari desa yang hanya lulus SD saja, lantas dia ingin melakukan penelitian di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya, dengan topik penelitian terhadap Benar-tidaknya praktek Operasi Bedah penyakit dalam, yang dilakukan oleh para dokter spesialis bedah.

Lantas apa mungkin si petani yang tidak memiliki dasar keilmuan kedokteran bisa memberikan penilaian secara valid dengan standar pemahamannya sendiri, padahal dia itu merasa awam dalam dunia kedokteran.

Nah... menurut anda, apakah dibenarkan jika si petani yang hanya lulus SD ini, tiba-tiba memberi penilaian bahwa ada mal praktek dalam Operadi Bedah di Rumah Sakit Karang Menjangan, hanya karena si petani kurang cocok menurut standar keawamannya itu?

Akan terjadi seperti kasus petani desa inilah yang akan anda lakukan nantinya.

51.
Pengirim: supriyati  - Kota: metro,lampung
Tanggal: 26/5/2014
 
Ass,amalsoleh minta info biaya mondok,pondok yg di karawang..
Wass 
[Pejuang Islam Menanggapi]
BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Maaf, Kerawang itu Jawa Barat, sedang domisili kami di Jawa Timur.

Kami belum tahu, mudah-mudahan ada pengunjung yg bisa memberi info.

 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2014 Oleh Pejuang Islam