URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [12/12/2017]
   
PERINTAH BER-NAHI MUNKAR 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/12/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/12/2017]
   
SEJAK DULU, KAUM YAHUDI DAN NASRANI BERUSAHA MEMPENGARUHI UMAT ISLAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/12/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/12/2017]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Minggu, 17 Desember 2017
Pukul:  
Online Sekarang: 3 users
Total Hari Ini: 180 users
Total Pengunjung: 3702621 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
MANUSIA SETENGAH DRAKULA, SI BIKSU WIRATHU 
Penulis: Pejuang Islam [ 6/9/2017 ]
 
KEKEJAMAN "MANUSIA SETENGAH DRAKULA" YANG TAK TERAMPUNKAN SI BIKSU ASHIN WIRATHU

(Luthfi Bashori)

Dengan menyaksikan berbagai tayangan video amatir serta gambar-gambar foto di media sosial, tentang korban kekejaman kaum kafir harbi Myanmar terhadap umat Islam.

Bagaimana mereka tega menggorok leher anak-anak kecil muslim Rohingya, mereka memukuli kepala para wanita hingga wafat, membakar tubuh muslimin sekaligus rumahnya hingga hangus terbakar, dan berbagai tindakan brutal serta macam model penyiksaan di luar batas nilai-nilai kemanusian, bahkan kebuasan yang tidak akan dilakukan kecuali oleh binatang.

Maka pantas saat ada yang mengatakan, "Jika Biksu Wirathu dan pasukan Myanmar itu benar-benar manusia, tentu tidak akan melakukan penyiksaan yang di luar batas perikemanusiaan seperti itu."

Tapi apa boleh buat, ternyata Biksu Wirathu dan para pendukungnya itu tampaknya memang bukan manusia seutuhnya, tapi lebih tepat disebut "MANUSIA SETENGAH DRAKULA."

Manusia Setengah Drakula ini lahir di negara kecil yang kekuatan militernya tidak diperhitungkan oleh dunia.

Republik Persatuan Myanmar (juga dikenal sebagai Birma, atau disebut "Burma" oleh dunia Barat) adalah sebuah negara di Asia Tenggara.

Negara ini seluas hanya 680 ribu kmĀ² yang telah diperintah oleh pemerintahan militer sejak kudeta tahun 1988.

Myanmar termasuk negara berkembang yang memiliki populasi lebih dari 50 juta jiwa.

Ibu kota negara ini sebelumnya terletak di Yangon sebelum dipindahkan oleh pemerintahan junta militer ke Naypyidaw pada tanggal 7 November 2005.

Namun sekalipun terlahir di negara kecil, ternyata kekejaman Biksu Wirathu si Manusia Setengah Drakula diikuti oleh para pengikutnya itu dapat mengguncangkan dunia.

Karena dengan pidato provokasi Si Manusia Setengah Drakula inilah, maka lebih dari tiga ribu nyawa umat Islam Rohingya melayang.

Karena itu pula, seluruh dunia marah kepadanya, kecuali kalangan manusia-manusia yang berjenis drakula atau manusia-manusia yang memiliki sifat kebinatangan, tidak merasa terusik oleh kebiadaban Si Biksu Wirathu.
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2017 Oleh Pejuang Islam