URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/11/2017]
   
HARTA HALAL vs HARTA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 18 November 2017
Pukul:  
Online Sekarang: 4 users
Total Hari Ini: 612 users
Total Pengunjung: 3663049 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - KARYA ILMIAH USTADZ LUTHFI BASHORI
 
 
SETIAP ORANG ITU DIDAMPINGI SETAN 
Penulis: Pejuang Islam [ 9/4/2017 ]
 
SETIAP ORANG ITU DIDAMPINGI SETAN

Luthfi Bashori


Sy. Abdullah bin Mas’ud RA mengemukakan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak seorang pun di antara kalian melainkan ada jin yang selalu mendampingi untuk menggoda.”

“Apakah engkau juga, ya Rasulullah?” Tanya Shahabat.

“Ya, aku juga.” Tegas Rasulullah SAW.

“Tetapi Allah selalu melindungiku dari godaan mereka, sehingga mereka yang menggodaku akhirnya (masuk) Islam. Karena itu mereka tidak berani menyuruhku melainkan untuk kebaikan.” (HR. Muslim).

Iblis atau setan itu sendiri adalah dari bangsa jin. Di antara bangsa jin itu ada yang masuk Islam, namun banyak pula yang kafir, seperti juga yang terjadi pada bangsa manusia.

Dalam surat Al-Kaafi, 50 disebutkan bahwa, tatkala Allah memerintah semua penduduk sorga untuk sujud menghormat kepada Nabi Adam AS, maka para malaikat pun bersujud menghormat kepada beliau AS, karena ketaatan mereka kepada Allah, kecuali Iblis yang saat itu termasuk penduduk sorga, ternyata menolak perintah Allah karena kesombongannya. Dalam ayat itu Allah menerangkan bahwa Iblis adalah dari bangsa jin yang mendurhakai perintah Tuhan-nya.

Saat ini semakin tampak giat para setan pendamping bani Adam yang sedang berulah dan kambuhan dalam menggoda Bani Adam. Terbukti mereka berhasil menjerumuskan sebagian umat Islam untuk mengingkari ayat-ayat perintah Allah, bahkan ada setan yang berhasil mempengaruhi sebagian umat Islam kalangan awam untuk mendurhakai dan menolak secara terang-terangan perintah Allah hingga terjerumus ke dalam kekafiran.

Ini terbukti, mulai banyak masyarakat muslim awam yang lebih mencintai orang kafir serta rajin merajut persaudaraan dengan mereka, hanya karena berdalil demi kesetaraan atau demi kebangsaan maupun karena mencari harta dan tahta, daripada harus membela dan mempererat tali persaudaraan sesama muslim, sekalipun yang satu manhaj aqidah, hanya karena beda ormas atau partai maupun beda pandangan.

Ajaran Allah dan Rasul-Nya yang telah berhasil tertanam dalam pribadi para shahabat hingga mereka bersifat, Asyiddaa-u ‘alal kuffaari ruhamaa-u bainahum (keras dan tegas terhadap orang-orang kafir, dan lemah lembut terhadap sesama muslim), sifat ini sekarang sudah sangat memudar dari sebagian umat Islam, bahkan ada di antara mereka yang memiliki sifat terbalik, berlemah lembut terhadap orang kafir dan bersifat bengis terhadap sesama musliam.

Setan memang sangat lihai untuk merasuk ke dalam diri Bani Adam. Dari mana saja jika ada kesempatan merasuki, maka pasti akan merangseklah ke dalamnya dan bersarang demi melancarkan misinya untuk mengubah sifat pemilik raga tersebut.

Sy. Abu Sa’id Al-Khudri RA mengabarkan, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika seseorang menguap hendaklah ia menutup mulutnya, sebab setan bisa masuk.” (HR. Muslim).

A’udzubillahi minas syaithaanir rajiim. Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk, dan dari gangguan orang-orang yang telah dirasuki serta dipengaruhi setan yang terkutuk.

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
 
Kembali Ke atas | Kembali Ke Index Karya Ilmiah
 
 
 
  Situs © 2009-2017 Oleh Pejuang Islam