URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV ONLINE
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [9/6/2018]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 23 Juni 2018
Pukul:  
Online Sekarang: 7 users
Total Hari Ini: 251 users
Total Pengunjung: 3948531 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - MEDIA GLOBAL
 
 
`Bencana Dunia itu Bernama Donald Trump` 
Penulis: http://www.tribunnews.com [8/12/2017]
 
`Bencana Dunia itu Bernama Donald Trump`


Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris mengutuk keras keputusan provokatif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Trump mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan mempersiapkan pembukaan kedutaan AS di Yerusalem.
Menurut Fahira, apa yang dilakukan Trump adalah noktah hitam sejarah peradaban manusia.

Hal itu, kata Fahira, karena tindakan tidak bertanggungjawab ini bukan hanya menginjak-nginjak upaya perdamaian di Timur Tengah dan melukai hati umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga berpotensi melahirkan bencana besar bagi kedamaian dunia.

"Bencana dunia itu bernama Trump. Jika dia tetap ngotot merealisasikan keputusan provakatif ini, kelak lembaran sejarah dunia akan mencatatkan namanya sebagai salah satu tokoh yang menjadi noktah hitam dalam perabadan modern manusia. Warga dunia harus melawan keputusan ini," ujar Fahira Idris di sela-sela Kunjungan Kerja di Biak, Papua, Kamis (7/12/2017) kemarin.

Fahira mengatakan provokasi yang dilakukan Trump menunjukkan bahwa Presiden Amerika ke-45 ini tidak hanya mengoyak-ngoyak kesepakatan Dewan Keamanan PBB.
Ia menilai Trump juga memunggungi perjuangan dan komitmen negara-negara muslim dan negara-negara lain di dunia, dalam membantu kemerdekaan Palestina.

"Trump sama sekali tidak memperdulikan sikap tegas negara-negara muslim terbesar di dunia seperti Indonesia, Turki, dan banyak negera muslim lainnya yang selama ini memperjuangkan kemerdekaan Palestina," imbuhnya.
Bagi Fahira, Trump seolah menutup telinga atas penolakan negara-negara besar seperti Rusia dan China serta negara-negara di Uni Eropa.

"Orang seperti ini benar-benar akan menjadi bencana besar bagi dunia," ujar Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, Pemerintah Indonesia harus mengambil peran besar dalam menghentikan rencana tidak bertanggungjawab Presiden Trump ini, bukan hanya karena Indonesia negara muslim terbesar di dunia tetapi karena ikut memerdekakan Palestina merupakan amanat konsititusi.
Konstitusi yang dibuat para pendiri bangsa ini, lanjut Fahira, mengamanatkan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak boleh tinggal diam selama masih ada penindasan dan penjajahan di atas dunia.

"Ini saatnya Presiden Jokowi ambil peran besar sebagai kepala negara terdepan yang menekan Amerika mengurungkan niatnya tersebut. Ini momentum bagi Presiden Jokowi untuk menjalankan komitmennya saat kampanye untuk berdiri bersama rakyat Palestina menuju kemerdekaan," ungkap Fahira.

Jika nanti keputusan Trump ini benar-benar direalisasikan, Fahira berharap Indonesia harus mampu yakinkan dunia, bahwa tidak boleh ada satupun negara yang mengikuti jejak Amerika mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.


http://www.tribunnews.com
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
Kembali Ke Index Berita
 
 
  Situs © 2009-2018 Oleh Pejuang Islam