URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/11/2017]
   
HARTA HALAL vs HARTA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 18 November 2017
Pukul:  
Online Sekarang: 5 users
Total Hari Ini: 612 users
Total Pengunjung: 3663048 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - MEDIA GLOBAL
 
 
Rudal Korut Bukan Ancaman Bagi Rusia 
Penulis: http://internasional.republika.co.id [16/5/2017]
 
Rudal Korut Bukan Ancaman Bagi Rusia

MOSKOW -- Sistem pertahanan misil Rusia melacak uji misil terakhir yang dilakukan Korea Utara. Menteri Pertahanan Rusia mengatakan, uji misil tersebut mendarat 500 kilometer dari Rusia, dan bukan merupakan suatu ancaman.

Menteri Pertahanan Rusia mengatakan, sistem balistik Rusia mengeluarkan peringatan dini yang mendeteksi adanya aktivitas peluncuran dari Korea Utara sekitar pukul 08.30 GMT pada Sabtu (13/5).

“Target Balistik tersebut telah dilacak dalam penerbangannya oleh sistem peringatan, 23 menit sebelum ia jatuh ke tengah Laut Jepang, sekitar 500 kilometer dari wilayah teritori Rusia,” ujar Menteri Pertahanan Rusia dalam pernyataannya seperti dilansir RT, Ahad (15/5).

Ia menambahkan, lintasan misil tersebut berada di jarak yang cukup jauh dari perbatasan Rusia. “Peluncuran misil tersebut tidak menimbulkan ancaman apapun terhadap Federasi Rusia. Radar peringatan dini Rusia dan kekuatan pertahanan udara saat ini terus bersiaga,” ujarnya.

Sebelumnya, Gedung Putih dalam pernyataannya menyalahkan peluncuran tersebut. Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tidak dapat membayangkan, Rusia bersikap baik-baik saja. Mengingat bahwa roket tersebut mendarat lebih dekat dengan Rusia daripada Jepang.

Militer Korea Selatan dan Jepang melaporkan bahwa misil tersebut telah terbang dengan jarak sejauh 700 kilometer dan mencapai ketinggian lebih dari dua ribu kilometer. Hal ini menimbulkan indikasi adanya misil tipe baru dengan skala menengah yang diuji coba oleh Korea Utara.

Aliansi regional Amerika Serikat mengkritisi uji coba yang dilakukan Pyongyang tersebut. Aktivitas ini adalah bentuk pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, dan merupakan bukti bahwa Korea Utara memberikan suatu ancaman.

Baca juga, Korut: Peluncuran Rudal untuk Targetkan Pangkalan Militer AS.

Beberapa negara di Uni Eropa juga mengeluarkan pernyataan yang serupa. Negara pelindung ekonomi Korea Utara, Cina, juga menyesalkan peluncuran tersebut. Negara Tirai Bambu itu pun mengajak semua pihak yang terlibat untuk melakukan pengendalian diri di situasi-situasi sulit.

http://internasional.republika.co.id
   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
Kembali Ke Index Berita
 
 
  Situs © 2009-2017 Oleh Pejuang Islam