URL: www.pejuangislam.com
Email: editor@pejuangislam.com
 
Halaman Depan >>
 
 
Pengasuh Ribath Almurtadla Al-islami
Ustadz H. Luthfi Bashori
 Lihat Biografi
 Profil Pejuang Kaya Ide
 Imam Abad 21
 Info Asshofwah
Karya Tulis Pejuang


 
Ribath Almurtadla
Al-islami
 Pengasuh Ribath
 Amunisi Dari Tumapel
 Aktifitas Pengasuh
 Perjuangan Pengasuh
 Kalender Ribath
Pesantren Ilmu al-Quran (PIQ)
 Sekilas Profil
 Program Pendidikan
 Pelayanan Masyarakat
 Struktur Organisasi
 Pengasuh PIQ
 
Navigasi Web
Karya Tulis Santri
MP3 Ceramah
Bingkai Aktifitas
Galeri Sastra
Curhat Pengunjung
Media Global
Link Website
TV GARIS LURUS
Kontak Kami
 
 
 Arsip Teriakan Pejuang
 
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [13/11/2017]
   
HARTA HALAL vs HARTA HARAM 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [11/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
DAKWAH YOUTUBE 
  Penulis: Pejuang Islam  [10/11/2017]
   
 
 Book Collection
 (Klik: Karya Tulis Pejuang)
Pengarang: H. Luthfi B dan Sy. Almaliki
Musuh Besar Umat Islam
Konsep NU dan Krisis Penegakan Syariat
Dialog Tokoh-tokoh Islam
Carut Marut Wajah Kota Santri
Tanggapan Ilmiah Liberalisme
Islam vs Syiah
Paham-paham Yang Harus Diluruskan
Doa Bersama, Bahayakah?
 
 WEB STATISTIK
 
Hari ini: Sabtu, 18 November 2017
Pukul:  
Online Sekarang: 11 users
Total Hari Ini: 612 users
Total Pengunjung: 3663047 users
 
 
Untitled Document
 PEJUANG ISLAM - MEDIA GLOBAL
 
 
UNESCO Keluarkan Resolusi Kritik Pendudukan Israel 
Penulis: republika.co.id [3/5/2017]
 
UNESCO Keluarkan Resolusi Kritik Pendudukan Israel


Dewan eksekutif dari Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) mengeluarkan sebuah resolusi untuk mengkritik Israel atas pendudukan yang dilakukan di wilayah Yerusalem dan Jalur Gaza. Langkah ini disambut dengan baik oleh para pemimpin Palestina.  

Menurut para pemimpin Palestina, resolusi itu menjadi sebuah kemajuan dan kemenangan internasional. Dalam ketentuan yang dikeluarkan oleh UNESCO, Israel tidak lagi berhak melakukan pendudukan di dua kota tersebut dan kedaulatan mereka sepenuhnya batal demi hukum.

"Dunia telah memilih untuk berdiri di sisi yang benar dalam menghadapi ketidakadilan Israel melalui pendudukan dan kebijakan-kebijakan yang mereka lakukan," ujar Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Malki, dilansir Aljazirah, Rabu (3/5).

Resolusi ini diajukan oleh sejumlah negara anggota yang kebanyakan adalah negara di kawasan Timur Tengah, yaitu Aljazair, Mesir, Lebanon, Oman, Qatar, Maroko, dan Sudan. Masing-masing menyerukan agar Israel menghentikan pendudukan di kota dan wilayah, yang selama ini menjadi dasar konflik dengan Palestina.

Setelah pemungutan suara dilakukan atas dikeluarkannya resolusi tersebut, sebanyak 22 negara menyetujui. Sementara, tujuh anggota dewan organisasi, serta Amerika Serikat (AS), Jerman, dan Italia menyatakan penolakan.

Selama ini, Israel dilaporkan terus melakukan pendudukan di Yerusalem. Termasuk di wilayah timur kota itu, yang dengan tegas dikatakan sebagai Ibu Kota Palestina di masa depan.  

Berbagai tindakan untuk menduduki kota tersebut dilakukan Israel, mulai dari dibangunnya permukiman, hingga penggalian terowongan, dan banyak proyek lainnya. Dengan resolusi oleh UNESCO, pentingnya Yerusalem sebagai sebuah kota suci untuk tiga agama yang berbeda juga ditegaskan.

Selama ini, Yerusalem menjadi kota yang penting bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi. Ketiga agama berbagi tempat di salah satu kota tertua di dunia tersebut karena berkaitan dengan apa yang tertulis di kitab suci masing-masing.

Sebelumnya, UNESCO juga telah mengeluarkan resolusi yang secara lebih keras mengkritik Israel pada 2016 lalu. Saat itu, tepatnya pada April di tahun itu UNESCO menyatakan Isreal telah melakukan agresi secara ilegal dan melakukan perbuatan melawan kebebasan bagi umat Muslim untuk beribadah di Masjid al-Aqsa.

Kemudian pada Oktober 2016, UNESCO kembali mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa kawasan di sekitar al-Aqsa sepenuhnya milik umat Islam. Sementara Israel yang merasa di sana juga terdapat rumah ibadah Yahudi, yaitu Temple Mount merasa tersingkir.


republika.co.id

   
 Isikan Komentar Anda
   
Nama 
Email 
Kota 
Pesan/Komentar 
 
 
 
 
Kembali Ke Index Berita
 
 
  Situs © 2009-2017 Oleh Pejuang Islam